Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prabowo Ungkap Program Makan Bergizi Gratis Sudah Jangkau 60,2 Juta Penerima

M Adhi Surya
Penulis: M Adhi Surya❯

SIAP ANTAR: Petugas SPPG Wonoasri masukan kotak MBG ke mobil distribusi, beberapa waktu lalu.
SIAP ANTAR: Petugas SPPG Wonoasri masukan kotak MBG ke mobil distribusi, beberapa waktu lalu.


Advertisement

Radar Jember - Program Makan Bergisi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah pusat terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga pertengahan Februari, realisasi penerima manfaat dilaporkan telah mencapai puluhan juta orang di berbagai daerah. 

Capaian tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam forum ekonomi nasional di Jakarta, Jumat (13/2).

Dalam pemaparannya, presiden menyebut angka penerima MBG telah menyentuh 60,2 juta orang.

Advertisement

“Saudara-saudara sekalian, dari MBG program kita saja, hari ini kita telah mencapai 60.200.000 penerima manfaat,” ujarnya di hadapan peserta forum.

Ia menegaskan bahwa jumlah tersebut bukan angka kecil jika dilihat dari skala pelaksanaan di lapangan. 

Program tersebut, kata dia, menuntut koordinasi lintas sektor agar distribusi makanan bergizi bisa berlangsung setiap hari tanpa hambatan berarti.

Advertisement

Menurut presiden, bila dihitung secara keseluruhan, jumlah masyarakat yang menerima bantuan makanan setiap hari setara dengan populasi sebuah negara.

“Tiap hari kita beri makan. Kalau dihitung, berarti kita memberi makan penduduk sebesar Afrika Selatan tiap hari,” katanya.

Sejak awal program berjalan, pemerintah disebut telah menyalurkan sekitar 4,5 miliar porsi makanan kepada penerima manfaat di seluruh Indonesia. 

Distribusi dilakukan melalui sekolah, dapur umum, serta layanan khusus bagi kelompok rentan.

Presiden juga menjelaskan bahwa penerima manfaat tidak hanya anak-anak, tetapi juga ibu hamil dan lansia. 

Skema distribusi bagi kelompok rentan dilakukan dengan pendekatan berbeda agar kebutuhan gizi tetap terpenuhi secara optimal.

“Untuk ibu-ibu hamil, kita memberi dan diantar ke rumah. Untuk lansia kita antar ke rumah,” jelasnya. 

Layanan antar tersebut terutama diberikan kepada lansia yang hidup sendiri dan tidak memiliki keluarga.

Di akhir pemaparannya, presiden menilai pelaksanaan MBG sebagai salah satu operasi distribusi pangan terbesar yang pernah dijalankan pemerintah. 

“Saya kira di dunia ini, ini suatu prestasi yang membanggakan dari segi manajemen, segi logistik, dari segi pengendalian,” tandasnya. (dhi)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Tempat Penggodokan Soeharto, SBY, hingga Prabowo Berubah Wajah! Ada Apa di Seskoad? -  Radar Jember

Tempat Penggodokan Soeharto, SBY, hingga Prabowo Berubah Wajah! Ada Apa di Seskoad? - Radar Jember

Bukan sekadar institusi militer biasa, Seskoad merupakan "Kawah Candradimuka" yang memiliki catatan emas dalam sejarah politik dan pemerintahan Indonesia.

Rangkul Guru Ngaji dan Tokoh Lintas Agama, Gus Fawait Ajak Doakan Kepemimpinan Presiden Prabowo

Rangkul Guru Ngaji dan Tokoh Lintas Agama, Gus Fawait Ajak Doakan Kepemimpinan Presiden Prabowo

Selain membahas pembangunan sumber daya manusia di tingkat lokal, ia juga mengajak masyarakat untuk senantiasa mendoakan para pemimpin bangsa.

Bupati Jember Ajak Kader Posyandu Sosialisasikan Berobat Gratis UHC dan 11 Ribu Beasiswa Kuliah

Bupati Jember Ajak Kader Posyandu Sosialisasikan Berobat Gratis UHC dan 11 Ribu Beasiswa Kuliah

Menurut dia, posisi kader Posyandu sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan kehidupan harian warga. Kedekatan itu modal kuat untuk menyampaikan berbagai program prioritas sekaligus menyerap aspirasi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer