alexametrics
29.6 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Percepatan Kendaraan Listrik, Ratusan Triliun Subsidi BBM Dialihkan

Mobile_AP_Rectangle 1

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Alasan pemerintah mempercepat pengembangan kendaraan listrik di Indonesia yakni guna mewujudkan transisi energi bersih dan mengurangi anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM), diungkapkan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

BACA JUGA : Loh Kok Ratusan Guru PAUD Pasuruan Belum Sarjana?

“Jika pengembangan kendaraan listrik dipercepat, maka subsidi BBM yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah bisa dialihkan untuk program lainnya, seperti pembangunan sumber daya manusia,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal itu disampaikan Moeldoko saat membuka seminar pada ajang pameran kendaraan Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (25/7), sebagaimana siaran pers yang diterima, Selasa.

Pemerintah tegas Moeldoko, memiliki komitmen kuat dalam percepatan pengembangan kendaraan listrik yang dibuktikan dengan keluarnya Perpres No 55/2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Saat ini, tutur dia, pemerintah juga menyiapkan instrumen lain untuk melakukan transisi dan konversi kendaraan konvensional menuju kendaraan listrik.

“Sekarang sedang disiapkan Inpres untuk transisi dan konversi kendaraan konvensional menuju kendaraan listrik di lingkungan pemerintah. Kemenhub sedang mempersiapkan prototype-nya,” terangnya.

- Advertisement -

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Alasan pemerintah mempercepat pengembangan kendaraan listrik di Indonesia yakni guna mewujudkan transisi energi bersih dan mengurangi anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM), diungkapkan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

BACA JUGA : Loh Kok Ratusan Guru PAUD Pasuruan Belum Sarjana?

“Jika pengembangan kendaraan listrik dipercepat, maka subsidi BBM yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah bisa dialihkan untuk program lainnya, seperti pembangunan sumber daya manusia,” katanya.

Hal itu disampaikan Moeldoko saat membuka seminar pada ajang pameran kendaraan Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (25/7), sebagaimana siaran pers yang diterima, Selasa.

Pemerintah tegas Moeldoko, memiliki komitmen kuat dalam percepatan pengembangan kendaraan listrik yang dibuktikan dengan keluarnya Perpres No 55/2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Saat ini, tutur dia, pemerintah juga menyiapkan instrumen lain untuk melakukan transisi dan konversi kendaraan konvensional menuju kendaraan listrik.

“Sekarang sedang disiapkan Inpres untuk transisi dan konversi kendaraan konvensional menuju kendaraan listrik di lingkungan pemerintah. Kemenhub sedang mempersiapkan prototype-nya,” terangnya.

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Alasan pemerintah mempercepat pengembangan kendaraan listrik di Indonesia yakni guna mewujudkan transisi energi bersih dan mengurangi anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM), diungkapkan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

BACA JUGA : Loh Kok Ratusan Guru PAUD Pasuruan Belum Sarjana?

“Jika pengembangan kendaraan listrik dipercepat, maka subsidi BBM yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah bisa dialihkan untuk program lainnya, seperti pembangunan sumber daya manusia,” katanya.

Hal itu disampaikan Moeldoko saat membuka seminar pada ajang pameran kendaraan Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (25/7), sebagaimana siaran pers yang diterima, Selasa.

Pemerintah tegas Moeldoko, memiliki komitmen kuat dalam percepatan pengembangan kendaraan listrik yang dibuktikan dengan keluarnya Perpres No 55/2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Saat ini, tutur dia, pemerintah juga menyiapkan instrumen lain untuk melakukan transisi dan konversi kendaraan konvensional menuju kendaraan listrik.

“Sekarang sedang disiapkan Inpres untuk transisi dan konversi kendaraan konvensional menuju kendaraan listrik di lingkungan pemerintah. Kemenhub sedang mempersiapkan prototype-nya,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/