alexametrics
23 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Koptu Muslimin Sewa Pembunuh Bayaran Seharga Rp120 Juta

Mobile_AP_Rectangle 1

SEMARANG, RADARJEMBER.ID – Kasus penembakan terhadap Rina Wulandari, istri seorang anggota TNI di Semarang, dipastikan didalangi suaminya sendiri, yakni Koptu Muslimin. Bahkan, penembakan itu bukan upaya pertama untuk menghabisi korban. Sebelumnya, korban pernah akan diracun dan disantet.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam keterangannya kemarin (25/7) mengungkapkan, lima orang dinyatakan sebagai tersangka. Satu di antaranya berperan sebagai eksekutor. Kemudian, tiga orang membantu eksekusi. Satu lainnya menyediakan senjata api. Motif kelimanya adalah memperoleh upah.

Sementara itu, motif Muslimin merencanakan pembunuhan istrinya adalah urusan asmara.”Motifnya punya pacar lagi. Jadi, ada pengakuan dari saksi yang kami periksa. Di antaranya saksi W, yakni pacarnya (Koptu Muslimin),” ujar Ahmad di Mapolda Jateng. Di tengah pemeriksaan itu, Muslimin sempat mengajak W melarikan diri.

- Advertisement -

SEMARANG, RADARJEMBER.ID – Kasus penembakan terhadap Rina Wulandari, istri seorang anggota TNI di Semarang, dipastikan didalangi suaminya sendiri, yakni Koptu Muslimin. Bahkan, penembakan itu bukan upaya pertama untuk menghabisi korban. Sebelumnya, korban pernah akan diracun dan disantet.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam keterangannya kemarin (25/7) mengungkapkan, lima orang dinyatakan sebagai tersangka. Satu di antaranya berperan sebagai eksekutor. Kemudian, tiga orang membantu eksekusi. Satu lainnya menyediakan senjata api. Motif kelimanya adalah memperoleh upah.

Sementara itu, motif Muslimin merencanakan pembunuhan istrinya adalah urusan asmara.”Motifnya punya pacar lagi. Jadi, ada pengakuan dari saksi yang kami periksa. Di antaranya saksi W, yakni pacarnya (Koptu Muslimin),” ujar Ahmad di Mapolda Jateng. Di tengah pemeriksaan itu, Muslimin sempat mengajak W melarikan diri.

SEMARANG, RADARJEMBER.ID – Kasus penembakan terhadap Rina Wulandari, istri seorang anggota TNI di Semarang, dipastikan didalangi suaminya sendiri, yakni Koptu Muslimin. Bahkan, penembakan itu bukan upaya pertama untuk menghabisi korban. Sebelumnya, korban pernah akan diracun dan disantet.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam keterangannya kemarin (25/7) mengungkapkan, lima orang dinyatakan sebagai tersangka. Satu di antaranya berperan sebagai eksekutor. Kemudian, tiga orang membantu eksekusi. Satu lainnya menyediakan senjata api. Motif kelimanya adalah memperoleh upah.

Sementara itu, motif Muslimin merencanakan pembunuhan istrinya adalah urusan asmara.”Motifnya punya pacar lagi. Jadi, ada pengakuan dari saksi yang kami periksa. Di antaranya saksi W, yakni pacarnya (Koptu Muslimin),” ujar Ahmad di Mapolda Jateng. Di tengah pemeriksaan itu, Muslimin sempat mengajak W melarikan diri.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/