alexametrics
22 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Menkominfo: UMKM Dapat Manfaatkan Platform Digital untuk Berkembang

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Perkembangan platform digital di era saat ini, diharapkan mampu mendukung perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah melalui pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Hal ini disampaikan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Swiss, dikutip dari siaran pers.

“Pemerintah (memberikan fasilitasi) untuk platform digital yang mendukung UMKM Indonesia. Bahkan, dengan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, perusahaan teknologi global maupun platform digital yang ada di Indonesia bisa melakukan bisnis yang baik,” kata Menteri Kominfo Johnny G. Plate.

UMKM dapat memanfaatkan infrastruktur digital untuk mengembangkan bisnis mereka. Pemerintah sedang gencar membangun infrastruktur TIK di seluruh Indonesia antara lain berupa jaringan tulang punggung serat optik, jaringan middle-mile seperti microwave link, fiber link dan menara base transceiver station (BTS).

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, Indonesia sedang menyiapkan satelit multifungsi (high throughput satellite) berkapasitas total 300GBps. Satelit ini dijadwalkan meluncur tahun depan untuk mendukung kebutuhan jaringan internet Indonesia.

Program pembangunan infrastruktur digital dilakukan secara bertahap karena ketersediaan dana dan kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau. “Dengan transportasi dan sarana logistik yang sangat terbatas di wilayah kepulauan, kita harapkan pembangunan infrastruktur berjalan dengan baik. Pemerintah membangun infrastruktur TIK di seluruh negeri untuk menutup kesenjangan digital,” katanya.

Keberadaan infrastruktur TIK di Indonesia diharapkan bisa mendukung pertumbuhan ekonomi digital. Oleh karena itu, pemerintah mendorong platform digital dan UMKM untuk ikut serta dalam pengembangan ekonomi digital.

“Kami mengundang UMKM Indonesia untuk bergabung dan mengambil ekonomi digital ini. Saya mendukung platform digital untuk memastikan bahwa Indonesia juga mengambil bagian besar dalam ekonomi digital negara-negara Asia Tenggara. Sebagai imbalannya, tentu mengharapkan membayar pajak yang baik pula untuk Indonesia,” katanya.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Perkembangan platform digital di era saat ini, diharapkan mampu mendukung perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah melalui pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Hal ini disampaikan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Swiss, dikutip dari siaran pers.

“Pemerintah (memberikan fasilitasi) untuk platform digital yang mendukung UMKM Indonesia. Bahkan, dengan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, perusahaan teknologi global maupun platform digital yang ada di Indonesia bisa melakukan bisnis yang baik,” kata Menteri Kominfo Johnny G. Plate.

UMKM dapat memanfaatkan infrastruktur digital untuk mengembangkan bisnis mereka. Pemerintah sedang gencar membangun infrastruktur TIK di seluruh Indonesia antara lain berupa jaringan tulang punggung serat optik, jaringan middle-mile seperti microwave link, fiber link dan menara base transceiver station (BTS).

Selain itu, Indonesia sedang menyiapkan satelit multifungsi (high throughput satellite) berkapasitas total 300GBps. Satelit ini dijadwalkan meluncur tahun depan untuk mendukung kebutuhan jaringan internet Indonesia.

Program pembangunan infrastruktur digital dilakukan secara bertahap karena ketersediaan dana dan kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau. “Dengan transportasi dan sarana logistik yang sangat terbatas di wilayah kepulauan, kita harapkan pembangunan infrastruktur berjalan dengan baik. Pemerintah membangun infrastruktur TIK di seluruh negeri untuk menutup kesenjangan digital,” katanya.

Keberadaan infrastruktur TIK di Indonesia diharapkan bisa mendukung pertumbuhan ekonomi digital. Oleh karena itu, pemerintah mendorong platform digital dan UMKM untuk ikut serta dalam pengembangan ekonomi digital.

“Kami mengundang UMKM Indonesia untuk bergabung dan mengambil ekonomi digital ini. Saya mendukung platform digital untuk memastikan bahwa Indonesia juga mengambil bagian besar dalam ekonomi digital negara-negara Asia Tenggara. Sebagai imbalannya, tentu mengharapkan membayar pajak yang baik pula untuk Indonesia,” katanya.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Perkembangan platform digital di era saat ini, diharapkan mampu mendukung perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah melalui pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Hal ini disampaikan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Swiss, dikutip dari siaran pers.

“Pemerintah (memberikan fasilitasi) untuk platform digital yang mendukung UMKM Indonesia. Bahkan, dengan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, perusahaan teknologi global maupun platform digital yang ada di Indonesia bisa melakukan bisnis yang baik,” kata Menteri Kominfo Johnny G. Plate.

UMKM dapat memanfaatkan infrastruktur digital untuk mengembangkan bisnis mereka. Pemerintah sedang gencar membangun infrastruktur TIK di seluruh Indonesia antara lain berupa jaringan tulang punggung serat optik, jaringan middle-mile seperti microwave link, fiber link dan menara base transceiver station (BTS).

Selain itu, Indonesia sedang menyiapkan satelit multifungsi (high throughput satellite) berkapasitas total 300GBps. Satelit ini dijadwalkan meluncur tahun depan untuk mendukung kebutuhan jaringan internet Indonesia.

Program pembangunan infrastruktur digital dilakukan secara bertahap karena ketersediaan dana dan kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau. “Dengan transportasi dan sarana logistik yang sangat terbatas di wilayah kepulauan, kita harapkan pembangunan infrastruktur berjalan dengan baik. Pemerintah membangun infrastruktur TIK di seluruh negeri untuk menutup kesenjangan digital,” katanya.

Keberadaan infrastruktur TIK di Indonesia diharapkan bisa mendukung pertumbuhan ekonomi digital. Oleh karena itu, pemerintah mendorong platform digital dan UMKM untuk ikut serta dalam pengembangan ekonomi digital.

“Kami mengundang UMKM Indonesia untuk bergabung dan mengambil ekonomi digital ini. Saya mendukung platform digital untuk memastikan bahwa Indonesia juga mengambil bagian besar dalam ekonomi digital negara-negara Asia Tenggara. Sebagai imbalannya, tentu mengharapkan membayar pajak yang baik pula untuk Indonesia,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/