alexametrics
22.8 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Warga Kampung Miliarder Tuban Kini Menyesal Jual Tanahnya. Kok Bisa ?

Mobile_AP_Rectangle 1

Tuban, RadarJember.Id- Warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur mendadak menjadi miliarder setelah menjual tanah untuk pembanguan PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) kilang Grass Root Refinery (GRR) Tuban, Februari 2021 silam.

Kampung itu disebut miliarder karena warga setempat kompak membeli mobil secara beramai-ramai. Namun setelah setahun berlalu sejumlah warga melakukan unjuk rasa di kantor PT Pertamina Grass Root Revenery (GRR) tuban, Senin (24/1). Warga berunjuk rasa menagih janji PT pertamina GRR Tuban yang akan memprioritaskan warga lokal sebagai pekerja.

Mereka warga sekitar proyek strategis nasional pembangunan kilang minyak itu mengaku menyesal telah menjual lahannya. Kini mereka kehilangan pekerjaan tetap sebagai petani dan menganggur. Mugi warga sekitar mengaku menyesal telah menjual menjual lahannya. Ia bahkan tidak memiliki pekerjaan dan penghasilan.

Mobile_AP_Rectangle 2

“ya nyesel, dulu lahan saya ditanami jagung dan cabai setiap kali panen bisa menghasilkan Rp 40 juta,” ujar Mugi (59) warga sekitar.

- Advertisement -

Tuban, RadarJember.Id- Warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur mendadak menjadi miliarder setelah menjual tanah untuk pembanguan PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) kilang Grass Root Refinery (GRR) Tuban, Februari 2021 silam.

Kampung itu disebut miliarder karena warga setempat kompak membeli mobil secara beramai-ramai. Namun setelah setahun berlalu sejumlah warga melakukan unjuk rasa di kantor PT Pertamina Grass Root Revenery (GRR) tuban, Senin (24/1). Warga berunjuk rasa menagih janji PT pertamina GRR Tuban yang akan memprioritaskan warga lokal sebagai pekerja.

Mereka warga sekitar proyek strategis nasional pembangunan kilang minyak itu mengaku menyesal telah menjual lahannya. Kini mereka kehilangan pekerjaan tetap sebagai petani dan menganggur. Mugi warga sekitar mengaku menyesal telah menjual menjual lahannya. Ia bahkan tidak memiliki pekerjaan dan penghasilan.

“ya nyesel, dulu lahan saya ditanami jagung dan cabai setiap kali panen bisa menghasilkan Rp 40 juta,” ujar Mugi (59) warga sekitar.

Tuban, RadarJember.Id- Warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur mendadak menjadi miliarder setelah menjual tanah untuk pembanguan PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) kilang Grass Root Refinery (GRR) Tuban, Februari 2021 silam.

Kampung itu disebut miliarder karena warga setempat kompak membeli mobil secara beramai-ramai. Namun setelah setahun berlalu sejumlah warga melakukan unjuk rasa di kantor PT Pertamina Grass Root Revenery (GRR) tuban, Senin (24/1). Warga berunjuk rasa menagih janji PT pertamina GRR Tuban yang akan memprioritaskan warga lokal sebagai pekerja.

Mereka warga sekitar proyek strategis nasional pembangunan kilang minyak itu mengaku menyesal telah menjual lahannya. Kini mereka kehilangan pekerjaan tetap sebagai petani dan menganggur. Mugi warga sekitar mengaku menyesal telah menjual menjual lahannya. Ia bahkan tidak memiliki pekerjaan dan penghasilan.

“ya nyesel, dulu lahan saya ditanami jagung dan cabai setiap kali panen bisa menghasilkan Rp 40 juta,” ujar Mugi (59) warga sekitar.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/