alexametrics
22.4 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Pelajar Usia 14 Tahun Lahirkan Bayi Laki-laki Jelang Peringatan HAN

Mobile_AP_Rectangle 1

TUBAN, RADARJEMBER.ID – Usia Mawar (bukan nama sebenarnya) baru menginjak 14 tahun. Masih pelajar setingkat SMP. Namun, Selasa (19/7) lalu, bocah asal Kecamatan Plumpang, Tuban, Jawa Timur, tersebut telah melahirkan. Seorang bayi laki-laki. Bobotnya 2,9 kilogram.

Mawar dihamili seorang berinisial AH. Laki-laki berusia 21 tahun. Dia disebut anak ustad. Pemilik sebuah tempat mengaji. Lokasinya pun di desa wilayah Kecamatan Plumpang, Tuban. Tapi, kasus ini tidak sampai ke proses hukum. Keluarga Mawar memilih jalan kekeluargaan. Pernikahan dini, pada 23 Juli lalu. Bersamaan dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN).

Awalnya, kasus bocah 14 tahun yang sudah melahirkan tanpa suami itu kali pertama beredar di sebuah grup media sosial Facebook. Viral. Kemudian, menjadi pergunjingan. Meluas. Maklum, mungkin baru terjadi di wilayah itu. Bocah seusia itu, tapi sudah melahirkan seorang bayi. Kabar itupun sampai ke Polres Tuban.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kasatreskrim Polres Tuban AKP M. Gananta mengatakan, pihaknya sudah mendatangi keluarga korban pada Jumat (22/7) malam untuk memastikan kabar tersebut. Ternyata, kabar itu tidak salah. Namun, setelah mediasi yang berlangsung hingga larut malam, akhirnya muncul keputusan. Korban dan pelaku dinikahkan.

- Advertisement -

TUBAN, RADARJEMBER.ID – Usia Mawar (bukan nama sebenarnya) baru menginjak 14 tahun. Masih pelajar setingkat SMP. Namun, Selasa (19/7) lalu, bocah asal Kecamatan Plumpang, Tuban, Jawa Timur, tersebut telah melahirkan. Seorang bayi laki-laki. Bobotnya 2,9 kilogram.

Mawar dihamili seorang berinisial AH. Laki-laki berusia 21 tahun. Dia disebut anak ustad. Pemilik sebuah tempat mengaji. Lokasinya pun di desa wilayah Kecamatan Plumpang, Tuban. Tapi, kasus ini tidak sampai ke proses hukum. Keluarga Mawar memilih jalan kekeluargaan. Pernikahan dini, pada 23 Juli lalu. Bersamaan dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN).

Awalnya, kasus bocah 14 tahun yang sudah melahirkan tanpa suami itu kali pertama beredar di sebuah grup media sosial Facebook. Viral. Kemudian, menjadi pergunjingan. Meluas. Maklum, mungkin baru terjadi di wilayah itu. Bocah seusia itu, tapi sudah melahirkan seorang bayi. Kabar itupun sampai ke Polres Tuban.

Kasatreskrim Polres Tuban AKP M. Gananta mengatakan, pihaknya sudah mendatangi keluarga korban pada Jumat (22/7) malam untuk memastikan kabar tersebut. Ternyata, kabar itu tidak salah. Namun, setelah mediasi yang berlangsung hingga larut malam, akhirnya muncul keputusan. Korban dan pelaku dinikahkan.

TUBAN, RADARJEMBER.ID – Usia Mawar (bukan nama sebenarnya) baru menginjak 14 tahun. Masih pelajar setingkat SMP. Namun, Selasa (19/7) lalu, bocah asal Kecamatan Plumpang, Tuban, Jawa Timur, tersebut telah melahirkan. Seorang bayi laki-laki. Bobotnya 2,9 kilogram.

Mawar dihamili seorang berinisial AH. Laki-laki berusia 21 tahun. Dia disebut anak ustad. Pemilik sebuah tempat mengaji. Lokasinya pun di desa wilayah Kecamatan Plumpang, Tuban. Tapi, kasus ini tidak sampai ke proses hukum. Keluarga Mawar memilih jalan kekeluargaan. Pernikahan dini, pada 23 Juli lalu. Bersamaan dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN).

Awalnya, kasus bocah 14 tahun yang sudah melahirkan tanpa suami itu kali pertama beredar di sebuah grup media sosial Facebook. Viral. Kemudian, menjadi pergunjingan. Meluas. Maklum, mungkin baru terjadi di wilayah itu. Bocah seusia itu, tapi sudah melahirkan seorang bayi. Kabar itupun sampai ke Polres Tuban.

Kasatreskrim Polres Tuban AKP M. Gananta mengatakan, pihaknya sudah mendatangi keluarga korban pada Jumat (22/7) malam untuk memastikan kabar tersebut. Ternyata, kabar itu tidak salah. Namun, setelah mediasi yang berlangsung hingga larut malam, akhirnya muncul keputusan. Korban dan pelaku dinikahkan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/