alexametrics
22.9 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Kunjungi Tempat Bersejarah Bikin Pelajaran Sejarah Lebih Menarik

Mobile_AP_Rectangle 1

SEMARANG, RADARJEMBER.ID-Seperti diketahui bersama, berbicara masa lampau butuh sumber sejarah akurat. Hal ini disebabkan siswa tidak mengalami secara langsung. Seperti pada materi masa kemerdekaan hingga masa reformasi, siswa diharapkan dapat menjelaskan peristiwa pada masa tersebut.

BACA JUGA : Dipanggang Dulu Sebelum Masukan ke Kuali Santan
Model pembelajaran berbasis proyek menjadi alternatif andalan bagi guru. Model project based learning (Pjbl) adalah model pembelajaran yang berpusat pada siswa, dimana mereka dapat menuangkan ide-ide mereka secara kreatif. Pembelajaran berbasis proyek akan lebih bermakna saat digunakan bersama dengan pendekatan konstektual.

Pada materi masa kemerdekaan hingga masa reformasi ini menuntut siswa untuk berpikir kritis menggali peristiwa yang terjadi pada masa lalu. Oleh karena itu, guru memberikan penugasan berupa proyek yang dikerjakan secara berkelompok.

Mobile_AP_Rectangle 2

Proyek tersebut meliputi kegiatan wawancara dengan tokoh sejarah atau narasumber yang mengalami masa kemerdekaan, masa orde lama dan masa orde baru. Tokoh sejarah berasal dari saudara atau tetangga dekat siswa. Langkah-langkah yang diterapkan dalam pembelajaran ini adalah siswa membuat rancangan proyek yang berisikan jadwal kegiatan.

Pembagian tugas dan menentukan tokoh yang akan diwawancarai. Jadwal disusun secara sistematis agar sesuai dengan rancangan proyek yang dibuat. Pembagian tugas juga harus jelas, masing-masing mendapat tugas sesuai dengan keahlian masing-masing. Tokoh yang diwawancarai adalah narasumber yang langsung mengalami tiga masa tersebut.

- Advertisement -

SEMARANG, RADARJEMBER.ID-Seperti diketahui bersama, berbicara masa lampau butuh sumber sejarah akurat. Hal ini disebabkan siswa tidak mengalami secara langsung. Seperti pada materi masa kemerdekaan hingga masa reformasi, siswa diharapkan dapat menjelaskan peristiwa pada masa tersebut.

BACA JUGA : Dipanggang Dulu Sebelum Masukan ke Kuali Santan
Model pembelajaran berbasis proyek menjadi alternatif andalan bagi guru. Model project based learning (Pjbl) adalah model pembelajaran yang berpusat pada siswa, dimana mereka dapat menuangkan ide-ide mereka secara kreatif. Pembelajaran berbasis proyek akan lebih bermakna saat digunakan bersama dengan pendekatan konstektual.

Pada materi masa kemerdekaan hingga masa reformasi ini menuntut siswa untuk berpikir kritis menggali peristiwa yang terjadi pada masa lalu. Oleh karena itu, guru memberikan penugasan berupa proyek yang dikerjakan secara berkelompok.

Proyek tersebut meliputi kegiatan wawancara dengan tokoh sejarah atau narasumber yang mengalami masa kemerdekaan, masa orde lama dan masa orde baru. Tokoh sejarah berasal dari saudara atau tetangga dekat siswa. Langkah-langkah yang diterapkan dalam pembelajaran ini adalah siswa membuat rancangan proyek yang berisikan jadwal kegiatan.

Pembagian tugas dan menentukan tokoh yang akan diwawancarai. Jadwal disusun secara sistematis agar sesuai dengan rancangan proyek yang dibuat. Pembagian tugas juga harus jelas, masing-masing mendapat tugas sesuai dengan keahlian masing-masing. Tokoh yang diwawancarai adalah narasumber yang langsung mengalami tiga masa tersebut.

SEMARANG, RADARJEMBER.ID-Seperti diketahui bersama, berbicara masa lampau butuh sumber sejarah akurat. Hal ini disebabkan siswa tidak mengalami secara langsung. Seperti pada materi masa kemerdekaan hingga masa reformasi, siswa diharapkan dapat menjelaskan peristiwa pada masa tersebut.

BACA JUGA : Dipanggang Dulu Sebelum Masukan ke Kuali Santan
Model pembelajaran berbasis proyek menjadi alternatif andalan bagi guru. Model project based learning (Pjbl) adalah model pembelajaran yang berpusat pada siswa, dimana mereka dapat menuangkan ide-ide mereka secara kreatif. Pembelajaran berbasis proyek akan lebih bermakna saat digunakan bersama dengan pendekatan konstektual.

Pada materi masa kemerdekaan hingga masa reformasi ini menuntut siswa untuk berpikir kritis menggali peristiwa yang terjadi pada masa lalu. Oleh karena itu, guru memberikan penugasan berupa proyek yang dikerjakan secara berkelompok.

Proyek tersebut meliputi kegiatan wawancara dengan tokoh sejarah atau narasumber yang mengalami masa kemerdekaan, masa orde lama dan masa orde baru. Tokoh sejarah berasal dari saudara atau tetangga dekat siswa. Langkah-langkah yang diterapkan dalam pembelajaran ini adalah siswa membuat rancangan proyek yang berisikan jadwal kegiatan.

Pembagian tugas dan menentukan tokoh yang akan diwawancarai. Jadwal disusun secara sistematis agar sesuai dengan rancangan proyek yang dibuat. Pembagian tugas juga harus jelas, masing-masing mendapat tugas sesuai dengan keahlian masing-masing. Tokoh yang diwawancarai adalah narasumber yang langsung mengalami tiga masa tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/