alexametrics
26.5 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Keterampilan Otomotif Penting Dimiliki Pekerja Migran Indonesia di Jeddah

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Keselamatan berkendaraan menjadi hal yang sangat penting bagi pengemudi dan penumpang yang dibawa. Menurut Staf Teknis Ketenagakerjaan KJRI Jeddah Kholid Ibrahim, pekerja migran Indonesia yang berprofesi sebagai pengemudi wajib beradaptasi dengan perkembangan teknologi otomotif.

BACA JUGA : Bupati Lumajang Serahkan Proses Hukum kepada APH

Menyikapi hal tersebut, Konsulat Jenderal RI di Jeddah menggelar pelatihan untuk memelihara kendaraan bermotor bagi para pekerja migran Indonesia yang berada di Jeddah, Arab Saudi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pelatihan ini bertujuan membekali para pekerja migran Indonesia dan staf KJRI dengan kompetensi dasar mengenal beberapa komponen vital pada kendaraan roda empat, khususnya kendaraan pribadi, demikian disampaikan KJRI Jeddah dalam keterangannya yang diterima di Jakarta.

“Kebiasaan buruk kita adalah belum mempersiapkan diri, tapi nekatnya sudah duluan. Tidak pernah mencari tahu pedomannya bagaimana. Tanggung jawab pengemudi bukan sekadar menjalankan mobil, melainkan juga wajib memastikan bahwa kendaraan yang dibawanya dalam kondisi baik,” ujarnya.

Dia berharap pelatihan keterampilan merawat mobil yang diadakan KJRI bisa menjadi nilai tambah dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan pekerja migran Indonesia dalam menjalankan pekerjaannya dengan baik.

“Karena pengguna jasa akan lebih menghargai sopir yang memiliki kompetensi merawat kendaraan,” kata Kholid.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Keselamatan berkendaraan menjadi hal yang sangat penting bagi pengemudi dan penumpang yang dibawa. Menurut Staf Teknis Ketenagakerjaan KJRI Jeddah Kholid Ibrahim, pekerja migran Indonesia yang berprofesi sebagai pengemudi wajib beradaptasi dengan perkembangan teknologi otomotif.

BACA JUGA : Bupati Lumajang Serahkan Proses Hukum kepada APH

Menyikapi hal tersebut, Konsulat Jenderal RI di Jeddah menggelar pelatihan untuk memelihara kendaraan bermotor bagi para pekerja migran Indonesia yang berada di Jeddah, Arab Saudi.

Pelatihan ini bertujuan membekali para pekerja migran Indonesia dan staf KJRI dengan kompetensi dasar mengenal beberapa komponen vital pada kendaraan roda empat, khususnya kendaraan pribadi, demikian disampaikan KJRI Jeddah dalam keterangannya yang diterima di Jakarta.

“Kebiasaan buruk kita adalah belum mempersiapkan diri, tapi nekatnya sudah duluan. Tidak pernah mencari tahu pedomannya bagaimana. Tanggung jawab pengemudi bukan sekadar menjalankan mobil, melainkan juga wajib memastikan bahwa kendaraan yang dibawanya dalam kondisi baik,” ujarnya.

Dia berharap pelatihan keterampilan merawat mobil yang diadakan KJRI bisa menjadi nilai tambah dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan pekerja migran Indonesia dalam menjalankan pekerjaannya dengan baik.

“Karena pengguna jasa akan lebih menghargai sopir yang memiliki kompetensi merawat kendaraan,” kata Kholid.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Keselamatan berkendaraan menjadi hal yang sangat penting bagi pengemudi dan penumpang yang dibawa. Menurut Staf Teknis Ketenagakerjaan KJRI Jeddah Kholid Ibrahim, pekerja migran Indonesia yang berprofesi sebagai pengemudi wajib beradaptasi dengan perkembangan teknologi otomotif.

BACA JUGA : Bupati Lumajang Serahkan Proses Hukum kepada APH

Menyikapi hal tersebut, Konsulat Jenderal RI di Jeddah menggelar pelatihan untuk memelihara kendaraan bermotor bagi para pekerja migran Indonesia yang berada di Jeddah, Arab Saudi.

Pelatihan ini bertujuan membekali para pekerja migran Indonesia dan staf KJRI dengan kompetensi dasar mengenal beberapa komponen vital pada kendaraan roda empat, khususnya kendaraan pribadi, demikian disampaikan KJRI Jeddah dalam keterangannya yang diterima di Jakarta.

“Kebiasaan buruk kita adalah belum mempersiapkan diri, tapi nekatnya sudah duluan. Tidak pernah mencari tahu pedomannya bagaimana. Tanggung jawab pengemudi bukan sekadar menjalankan mobil, melainkan juga wajib memastikan bahwa kendaraan yang dibawanya dalam kondisi baik,” ujarnya.

Dia berharap pelatihan keterampilan merawat mobil yang diadakan KJRI bisa menjadi nilai tambah dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan pekerja migran Indonesia dalam menjalankan pekerjaannya dengan baik.

“Karena pengguna jasa akan lebih menghargai sopir yang memiliki kompetensi merawat kendaraan,” kata Kholid.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/