alexametrics
26.6 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Inilah Ungkapan Kapolda Jateng Terkait Penembakan Istri TNI

Mobile_AP_Rectangle 1

SEMARANG, RADARJEMBER.ID-Polisi mengungkapkan bahwa Kopda M, suami Rina Wulandari, yang menjadi korban penembakan di depan rumah di Jalan Cemara III, Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (18/7) diduga sudah empat kali memerintahkan pembunuh bayaran untuk membunuh istrinya.

BACA JUGA: Dua Pekan Kuasai Box Office Amerika, Thor: Love and Thunder Digeser Nope

Hal ini dikemukakan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol.Ahmad Luthfi.“Sudah sekitar 1 bulan lalu suami korban memerintahkan target menewaskan istri,” kata Ahmad Luthfi di Semarang, Senin (25/7) dikutip dari Antara. Dalam pengungkapan tindak pidana percobaan pembunuhan tersebut, polisi menangkap empat orang pelaku lapangan penembakan Rina Wulandari.

Mobile_AP_Rectangle 2

Upaya percobaan pembunuhan pertama, lanjut dia, dilakukan dengan cara meracuni korban. Ia menuturkan upaya percobaan lain dilakukan lewat upaya pencurian di rumah korban dengan target menghabisi nyawa korban.“Ada pula upaya menewaskan korban dengan menggunakan santet,” tambah Luthfi..

- Advertisement -

SEMARANG, RADARJEMBER.ID-Polisi mengungkapkan bahwa Kopda M, suami Rina Wulandari, yang menjadi korban penembakan di depan rumah di Jalan Cemara III, Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (18/7) diduga sudah empat kali memerintahkan pembunuh bayaran untuk membunuh istrinya.

BACA JUGA: Dua Pekan Kuasai Box Office Amerika, Thor: Love and Thunder Digeser Nope

Hal ini dikemukakan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol.Ahmad Luthfi.“Sudah sekitar 1 bulan lalu suami korban memerintahkan target menewaskan istri,” kata Ahmad Luthfi di Semarang, Senin (25/7) dikutip dari Antara. Dalam pengungkapan tindak pidana percobaan pembunuhan tersebut, polisi menangkap empat orang pelaku lapangan penembakan Rina Wulandari.

Upaya percobaan pembunuhan pertama, lanjut dia, dilakukan dengan cara meracuni korban. Ia menuturkan upaya percobaan lain dilakukan lewat upaya pencurian di rumah korban dengan target menghabisi nyawa korban.“Ada pula upaya menewaskan korban dengan menggunakan santet,” tambah Luthfi..

SEMARANG, RADARJEMBER.ID-Polisi mengungkapkan bahwa Kopda M, suami Rina Wulandari, yang menjadi korban penembakan di depan rumah di Jalan Cemara III, Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (18/7) diduga sudah empat kali memerintahkan pembunuh bayaran untuk membunuh istrinya.

BACA JUGA: Dua Pekan Kuasai Box Office Amerika, Thor: Love and Thunder Digeser Nope

Hal ini dikemukakan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol.Ahmad Luthfi.“Sudah sekitar 1 bulan lalu suami korban memerintahkan target menewaskan istri,” kata Ahmad Luthfi di Semarang, Senin (25/7) dikutip dari Antara. Dalam pengungkapan tindak pidana percobaan pembunuhan tersebut, polisi menangkap empat orang pelaku lapangan penembakan Rina Wulandari.

Upaya percobaan pembunuhan pertama, lanjut dia, dilakukan dengan cara meracuni korban. Ia menuturkan upaya percobaan lain dilakukan lewat upaya pencurian di rumah korban dengan target menghabisi nyawa korban.“Ada pula upaya menewaskan korban dengan menggunakan santet,” tambah Luthfi..

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/