Megawati Ingin ke Hambalang Selfie Sambil Naik Kudanya Prabowo

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto saat datang mengunjungi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di kediamannya Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta. (Fedrik/JawaPos)

JawaPos.com – Saat pertemuan di Teuku Umar, Menteng, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sempat mengajak Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk berkunjung ke kediamannya di Hambalang, Jawa Barat. Ajakan itu pun disambut positif oleh pihak tuan rumah.

IKLAN

Prabowo mengajak Megawati jalan-jalan di sekitaran rumahnya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Sembari mengobrol santai‎ membicarakan berbagai hal.

“Kami juga menunggu Ibu Mega jalan-jalan ke Hambalang,” ujar Prabowo Subianto di Kediaman Megawati Jalan Tengku Umar, Jakarta, Rabu (24/7).

Menanggapi itu, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, ketua umumnya Megawati Soekarnoputri juga menyatakan ingin berkunjung ke kediaman Prabowo di Hambalang.

Bahkan dalam pertemuan dua tokoh bangsa itu, Megawati sempat bertanya-tanya caranya menaiki kuda milik Prabowo Subianto.

“Tentu saja menarik. Nanti, mengunjungi itu satu hal yang baik. Jadi itu positif. Tadi kita juga cerita tips naik kuda juga sambil selfie naik kuda,” ka‎ta Hasto.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut Prabowo juga memberi kenang-kenangan sebuah lukisan Bung Karno yang sedang menunggang kuda.

“Pak Prabowo bawa kenang-kenangan untuk Ibu Megawati berupa lukisan Bung Karno yang naik kuda ketika berada di Yogyakarta dan itu dalam rangka hari TNI saat itu,” ujar Hasto.

Hasto mengatakan, ketua umumnya merasa senang mendapatkan cindera mata dari mantan Danjen Kopassus tersebut. Sebab lukisan yang diberikan itu adalah bagian dari sebuah sejarah yang kala itu ibu kota masih berada di Yogyakarta‎.

Hasto juga menuturkan, ketua umumnya Megawati sempat menceritakan sejarah di balik lukisan Bung Karno sedang menaiki kuda tersebut kepada Prabowo Subianto dan juga elite Gerindra lainnya. Momen Bung Karno menaiki kuda itu terjadi di acara HUT TNI ke-47. ‎Kala itu TNI masih bernama Badan Keamanan Rakyat (BKR).

“Saat itu namanya masih BKR ke-47 terus Bung Karno harus naik kuda. Kemudian dicarikanlah kuda terbaik untuk dinaiki Bung Karno,” pungkasnya.

Sekadar informasi dalam pertemuan tersebut, Megawati dan Prabowo Subianto sepakat untuk merajut kembali persatuan setelah Pilpres 2019.

Adanya perbedaan dukungan adalah hal yang biasa. Tidak serta merta perbedaan pilihan ini menjadikan orang bermusuhan. Sehingga persahatan bisa terus diwujudkan untuk persatuan dan kesatuan.
‎

Diketahui, Prabowo datang didampingi Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani dan Wakil Ketua Umum Edhy Prabowo. Sedangkan Megawati sebagai tuan rumah didampingi elite PDIP Puan Maharani, Prananda Prabowo, Hasto Kristiyanto. Sementara perwakilan pemerintah ada Seskab Pramono Anung dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono

Reporter :

Fotografer :

Editor :