alexametrics
28.7 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Joko Widodo Ikhlas Jaga Sungai Meski Gaji Minim  

Mobile_AP_Rectangle 1

SOLO, RADARJEMBER.ID- Sosok Joko Widodo (45) alias Toyib Putra Bengawan sangatlah sederhana. Tapi semangat menjaga kebersihan Sungai Bengawan Solo luar biasa. Walau aji di bawah upah minimum regional (UMR) tidak mengurangi kinerja dia, sebagai penjaga Sungai Bengawan Solo dan menjadi inspirasi bagi Gesang untuk menuangkan sungai itu ke dalam sebuah lagu.

Nama Joko cukup terkenal lantaran aktif mengunggah laporan hasil pantauan dia ke sejumlah media sosial terkait kondisi terkini Sungai Bengawan Solo.Terutama di musim penghujan dimana debit air sungai naik, sehingga warga mengetahui apakah sungai legendaris tersebut bakal meluap atau tidak.

“Informasi di media sosial kan sangat banyak. Ketika pengelola Waduk Gajah Mungkur menginfokan akan membuka sejumlah pintu airnya, warga Solo sudah waswas. Padahal penyebab banjir tidak selalu itu. Yang bahaya itu kalau banyak air kiriman dari Klaten dan Boyolali,” kata Joko.

Mobile_AP_Rectangle 2

Berbekal informasi valid terkait tinggi muka air Sungai Bengawan Solo, Joko berharap menjadi acuan warga, terkhusus lagi bagi mereka penghuni bantaran sungai tinggal dekat dengan sungai agar lebih tenang.Bahkan lelaki tersebut tinggal di bantaran sungai tersebut, mengaku sudah hafal model pergerakan air seperti apa.

- Advertisement -

SOLO, RADARJEMBER.ID- Sosok Joko Widodo (45) alias Toyib Putra Bengawan sangatlah sederhana. Tapi semangat menjaga kebersihan Sungai Bengawan Solo luar biasa. Walau aji di bawah upah minimum regional (UMR) tidak mengurangi kinerja dia, sebagai penjaga Sungai Bengawan Solo dan menjadi inspirasi bagi Gesang untuk menuangkan sungai itu ke dalam sebuah lagu.

Nama Joko cukup terkenal lantaran aktif mengunggah laporan hasil pantauan dia ke sejumlah media sosial terkait kondisi terkini Sungai Bengawan Solo.Terutama di musim penghujan dimana debit air sungai naik, sehingga warga mengetahui apakah sungai legendaris tersebut bakal meluap atau tidak.

“Informasi di media sosial kan sangat banyak. Ketika pengelola Waduk Gajah Mungkur menginfokan akan membuka sejumlah pintu airnya, warga Solo sudah waswas. Padahal penyebab banjir tidak selalu itu. Yang bahaya itu kalau banyak air kiriman dari Klaten dan Boyolali,” kata Joko.

Berbekal informasi valid terkait tinggi muka air Sungai Bengawan Solo, Joko berharap menjadi acuan warga, terkhusus lagi bagi mereka penghuni bantaran sungai tinggal dekat dengan sungai agar lebih tenang.Bahkan lelaki tersebut tinggal di bantaran sungai tersebut, mengaku sudah hafal model pergerakan air seperti apa.

SOLO, RADARJEMBER.ID- Sosok Joko Widodo (45) alias Toyib Putra Bengawan sangatlah sederhana. Tapi semangat menjaga kebersihan Sungai Bengawan Solo luar biasa. Walau aji di bawah upah minimum regional (UMR) tidak mengurangi kinerja dia, sebagai penjaga Sungai Bengawan Solo dan menjadi inspirasi bagi Gesang untuk menuangkan sungai itu ke dalam sebuah lagu.

Nama Joko cukup terkenal lantaran aktif mengunggah laporan hasil pantauan dia ke sejumlah media sosial terkait kondisi terkini Sungai Bengawan Solo.Terutama di musim penghujan dimana debit air sungai naik, sehingga warga mengetahui apakah sungai legendaris tersebut bakal meluap atau tidak.

“Informasi di media sosial kan sangat banyak. Ketika pengelola Waduk Gajah Mungkur menginfokan akan membuka sejumlah pintu airnya, warga Solo sudah waswas. Padahal penyebab banjir tidak selalu itu. Yang bahaya itu kalau banyak air kiriman dari Klaten dan Boyolali,” kata Joko.

Berbekal informasi valid terkait tinggi muka air Sungai Bengawan Solo, Joko berharap menjadi acuan warga, terkhusus lagi bagi mereka penghuni bantaran sungai tinggal dekat dengan sungai agar lebih tenang.Bahkan lelaki tersebut tinggal di bantaran sungai tersebut, mengaku sudah hafal model pergerakan air seperti apa.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/