alexametrics
28 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Fasum Rusak Kini Taman Kota Caruban Tak Asri Lagi

Mobile_AP_Rectangle 1

MADIUN, RADARMADIUN-Kondisi Taman Kota Caruban Asti terkesan tak terawat. Sejumlah fasilitas umum (fasum) di ruang terbuka hijau itu dibiarkan rusak. Kendati begitu, warga Caruban dan sekitarnya masih menjadikan sebagai jujukan untuk refreshing. Sebab, itulah lokasi tempat mencari hiburan terdekat dan murah.

BACA JUGA: Ulama Jatim Pendukung Erick Thohir Presiden Terus Bertambah

Nurhayati, warga Jatirejo, Wonoasri, salah seorang di antaranya. Perempuan 26 tahun itu sering mengunjungi taman kota tersebut. Dia dan keluarganya tidak perlu jauh-jauh ke Kota Madiun untuk sekadar jalan-jalan. ‘’Anak saya suka sekali ke sini main mobil-mobilan. Udaranya segar karena banyak pohon,’’ kata Nurhayati.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lain pula, Daniel Kurniawan, warga Magetan yang bekerja di Caruban, juga salah seorang pengunjung setia, mengeluhkan kebersihan taman di atas lahan bekas Pasar Besar Caruban itu. Dia menyayangkan kondisi taman yang kotor. Beberapa fasum usang dan rusak. ‘’Bagus sebenarnya, cuma kurang bersih saja,’’ ungkap laki-laki 21 tahun itu.

Sampah daun berserakan mengganggu pemandangannya. Pun, beberapa sarana bermain berbahan besi, seperti ayunan, jungkat-jungkit, panjat tiang balon, dan lainnya, memudar catnya, bahkan berkarat. Sedangkan yang berbahan plastik, seperti perosotan, tak utuh lagi. Hampir semua bak sampah tidak berfungsi karena bagian alasnya pecah.

- Advertisement -

MADIUN, RADARMADIUN-Kondisi Taman Kota Caruban Asti terkesan tak terawat. Sejumlah fasilitas umum (fasum) di ruang terbuka hijau itu dibiarkan rusak. Kendati begitu, warga Caruban dan sekitarnya masih menjadikan sebagai jujukan untuk refreshing. Sebab, itulah lokasi tempat mencari hiburan terdekat dan murah.

BACA JUGA: Ulama Jatim Pendukung Erick Thohir Presiden Terus Bertambah

Nurhayati, warga Jatirejo, Wonoasri, salah seorang di antaranya. Perempuan 26 tahun itu sering mengunjungi taman kota tersebut. Dia dan keluarganya tidak perlu jauh-jauh ke Kota Madiun untuk sekadar jalan-jalan. ‘’Anak saya suka sekali ke sini main mobil-mobilan. Udaranya segar karena banyak pohon,’’ kata Nurhayati.

Lain pula, Daniel Kurniawan, warga Magetan yang bekerja di Caruban, juga salah seorang pengunjung setia, mengeluhkan kebersihan taman di atas lahan bekas Pasar Besar Caruban itu. Dia menyayangkan kondisi taman yang kotor. Beberapa fasum usang dan rusak. ‘’Bagus sebenarnya, cuma kurang bersih saja,’’ ungkap laki-laki 21 tahun itu.

Sampah daun berserakan mengganggu pemandangannya. Pun, beberapa sarana bermain berbahan besi, seperti ayunan, jungkat-jungkit, panjat tiang balon, dan lainnya, memudar catnya, bahkan berkarat. Sedangkan yang berbahan plastik, seperti perosotan, tak utuh lagi. Hampir semua bak sampah tidak berfungsi karena bagian alasnya pecah.

MADIUN, RADARMADIUN-Kondisi Taman Kota Caruban Asti terkesan tak terawat. Sejumlah fasilitas umum (fasum) di ruang terbuka hijau itu dibiarkan rusak. Kendati begitu, warga Caruban dan sekitarnya masih menjadikan sebagai jujukan untuk refreshing. Sebab, itulah lokasi tempat mencari hiburan terdekat dan murah.

BACA JUGA: Ulama Jatim Pendukung Erick Thohir Presiden Terus Bertambah

Nurhayati, warga Jatirejo, Wonoasri, salah seorang di antaranya. Perempuan 26 tahun itu sering mengunjungi taman kota tersebut. Dia dan keluarganya tidak perlu jauh-jauh ke Kota Madiun untuk sekadar jalan-jalan. ‘’Anak saya suka sekali ke sini main mobil-mobilan. Udaranya segar karena banyak pohon,’’ kata Nurhayati.

Lain pula, Daniel Kurniawan, warga Magetan yang bekerja di Caruban, juga salah seorang pengunjung setia, mengeluhkan kebersihan taman di atas lahan bekas Pasar Besar Caruban itu. Dia menyayangkan kondisi taman yang kotor. Beberapa fasum usang dan rusak. ‘’Bagus sebenarnya, cuma kurang bersih saja,’’ ungkap laki-laki 21 tahun itu.

Sampah daun berserakan mengganggu pemandangannya. Pun, beberapa sarana bermain berbahan besi, seperti ayunan, jungkat-jungkit, panjat tiang balon, dan lainnya, memudar catnya, bahkan berkarat. Sedangkan yang berbahan plastik, seperti perosotan, tak utuh lagi. Hampir semua bak sampah tidak berfungsi karena bagian alasnya pecah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/