alexametrics
30.4 C
Jember
Monday, 15 August 2022

1.245 Ekor Sapi Mojokerto Belum Aman PMK

Mobile_AP_Rectangle 1

MOJOKERTO– Pekan depan vaksinasi sapi di tengah merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) kembali dilajutkan. Sedikitnya ada 9.000 vaksin lagi didroping provinsi dalam percepatan penanganan wabah diakibatkan virus picorna itu.

BACA JUGA: Selipkan Peserta Palsu Trik Arisan Bodong Keruk Keuntungan

Kepala Disperta Kabupaten Mojokerto Nurul Istiqomah, mengatakan, penanganan PMK di kabupaten terus berlanjut. Sebab, hingga kemarin, kasus sapi yang sakit akibat terpapar PMK pun masih di atas seribu ekor.

Mobile_AP_Rectangle 2

’’Sampai saat ini kasusnya masih tinggi, sapi yang masih sakit ada 1.245 ekor, sedangkan yang sembuh ada 4.232 ekor,’’ ungkap Istiqomah.Persebaran PMK di setiap daerah masih terus menjadi atensi pemerintah pusat.

Hal itu karena juga berpengaruh pada sektor ekonomi nasional. Tak urung percepatan penangan tiap daerah pun terus digenjot. Salah satunya dengan pengendalian PMK melalui vaksinasi.Terbaru, disperta pun kembali mendapatkan pasokan vaksinasi dari Provinsi Jatim.

’’Ada 9.000 vaksin di tahap dua ini untuk sasaran baru. Jika ditotal dengan tahap pertama 9.300 dosis, Pemkab Mojokerto sudah dapat 18.300 dosis vaksin.”jelas dia.Menurut Istiqomah, droping vaksin tahap dua ini menjadi angin segar disperta melakukan penanganan di lapangan.

Mengerahkan, puluhan vaksinator, vaksinasi dengan sasaran baru ini bakal dimulai pekan depan. Berbeda dengan pasokan vaksin sebelum lebaran Idul Adha lalu, kali ini pemerintah provinsi atau pusat tidak menentukan sasaran secara khusus.

- Advertisement -

MOJOKERTO– Pekan depan vaksinasi sapi di tengah merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) kembali dilajutkan. Sedikitnya ada 9.000 vaksin lagi didroping provinsi dalam percepatan penanganan wabah diakibatkan virus picorna itu.

BACA JUGA: Selipkan Peserta Palsu Trik Arisan Bodong Keruk Keuntungan

Kepala Disperta Kabupaten Mojokerto Nurul Istiqomah, mengatakan, penanganan PMK di kabupaten terus berlanjut. Sebab, hingga kemarin, kasus sapi yang sakit akibat terpapar PMK pun masih di atas seribu ekor.

’’Sampai saat ini kasusnya masih tinggi, sapi yang masih sakit ada 1.245 ekor, sedangkan yang sembuh ada 4.232 ekor,’’ ungkap Istiqomah.Persebaran PMK di setiap daerah masih terus menjadi atensi pemerintah pusat.

Hal itu karena juga berpengaruh pada sektor ekonomi nasional. Tak urung percepatan penangan tiap daerah pun terus digenjot. Salah satunya dengan pengendalian PMK melalui vaksinasi.Terbaru, disperta pun kembali mendapatkan pasokan vaksinasi dari Provinsi Jatim.

’’Ada 9.000 vaksin di tahap dua ini untuk sasaran baru. Jika ditotal dengan tahap pertama 9.300 dosis, Pemkab Mojokerto sudah dapat 18.300 dosis vaksin.”jelas dia.Menurut Istiqomah, droping vaksin tahap dua ini menjadi angin segar disperta melakukan penanganan di lapangan.

Mengerahkan, puluhan vaksinator, vaksinasi dengan sasaran baru ini bakal dimulai pekan depan. Berbeda dengan pasokan vaksin sebelum lebaran Idul Adha lalu, kali ini pemerintah provinsi atau pusat tidak menentukan sasaran secara khusus.

MOJOKERTO– Pekan depan vaksinasi sapi di tengah merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) kembali dilajutkan. Sedikitnya ada 9.000 vaksin lagi didroping provinsi dalam percepatan penanganan wabah diakibatkan virus picorna itu.

BACA JUGA: Selipkan Peserta Palsu Trik Arisan Bodong Keruk Keuntungan

Kepala Disperta Kabupaten Mojokerto Nurul Istiqomah, mengatakan, penanganan PMK di kabupaten terus berlanjut. Sebab, hingga kemarin, kasus sapi yang sakit akibat terpapar PMK pun masih di atas seribu ekor.

’’Sampai saat ini kasusnya masih tinggi, sapi yang masih sakit ada 1.245 ekor, sedangkan yang sembuh ada 4.232 ekor,’’ ungkap Istiqomah.Persebaran PMK di setiap daerah masih terus menjadi atensi pemerintah pusat.

Hal itu karena juga berpengaruh pada sektor ekonomi nasional. Tak urung percepatan penangan tiap daerah pun terus digenjot. Salah satunya dengan pengendalian PMK melalui vaksinasi.Terbaru, disperta pun kembali mendapatkan pasokan vaksinasi dari Provinsi Jatim.

’’Ada 9.000 vaksin di tahap dua ini untuk sasaran baru. Jika ditotal dengan tahap pertama 9.300 dosis, Pemkab Mojokerto sudah dapat 18.300 dosis vaksin.”jelas dia.Menurut Istiqomah, droping vaksin tahap dua ini menjadi angin segar disperta melakukan penanganan di lapangan.

Mengerahkan, puluhan vaksinator, vaksinasi dengan sasaran baru ini bakal dimulai pekan depan. Berbeda dengan pasokan vaksin sebelum lebaran Idul Adha lalu, kali ini pemerintah provinsi atau pusat tidak menentukan sasaran secara khusus.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/