alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Batik Air Gagal Lepas Landas 

Mobile_AP_Rectangle 1

SURABAYA, RADARJEMBER.ID-Meski sudah siap terbang Pesawat Batik Air tujuan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten dikabarkan gagal take off. Peristiwa tersebut terjadi di Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo, Minggu (22/5),  padahal  pesawat tersebut sudah memacu kecepatan tinggi dan siap lepas landas.

Perlu diketahui, Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group memberikan penjelasan operasional nomor ID-6309 pada Minggu (22/5), semua telah dijalankan menurut standar operasional prosedur (SOP). Corporate Communications Strategic of Batik Air Danang Mandala Prihantoro menegaskan, pesawat Batik Air penerbangan ID-6309 telah dipersiapkan secara tepat.

”Peristiwa itu bukan terjadi akibat kesalahan pilot (human error). Sebelum keberangkatan, pesawat Airbus 320-200 registrasi PK-LUJ dinyatakan layak dan aman dioperasikan melalui pengecekan awal (pre flight check),” kata Danang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Danang menjelaskan, Batik Air penerbangan ID-6309 dijadwalkan lepas landas pukul 09.10 WIB dengan membawa 6 (enam) kru dan 151 tamu (penumpang). Namun saat pesawat bergerak pelan memasuki landas pacu (runway), pilot merasakan pergerakan roda pesawat tidak sesuai dengan yang semestinya (pesawat berhenti atau stuck), sehingga perlu dilakukan pengecekan,” papar Danang.

Berdasar hasil pengecekan, diketahui bahwa roda/ban pesawat memasuki area aspal di landas pacu Juanda yang mengalami penurunan dari permukaan (agak amblas).

”Sehingga pesawat perlu direposisi menggunakan kendaraan penarik (tow truck) untuk mempermudah keluar dari area landas pacu yang amblas,” terang Danang.

- Advertisement -

SURABAYA, RADARJEMBER.ID-Meski sudah siap terbang Pesawat Batik Air tujuan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten dikabarkan gagal take off. Peristiwa tersebut terjadi di Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo, Minggu (22/5),  padahal  pesawat tersebut sudah memacu kecepatan tinggi dan siap lepas landas.

Perlu diketahui, Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group memberikan penjelasan operasional nomor ID-6309 pada Minggu (22/5), semua telah dijalankan menurut standar operasional prosedur (SOP). Corporate Communications Strategic of Batik Air Danang Mandala Prihantoro menegaskan, pesawat Batik Air penerbangan ID-6309 telah dipersiapkan secara tepat.

”Peristiwa itu bukan terjadi akibat kesalahan pilot (human error). Sebelum keberangkatan, pesawat Airbus 320-200 registrasi PK-LUJ dinyatakan layak dan aman dioperasikan melalui pengecekan awal (pre flight check),” kata Danang.

Danang menjelaskan, Batik Air penerbangan ID-6309 dijadwalkan lepas landas pukul 09.10 WIB dengan membawa 6 (enam) kru dan 151 tamu (penumpang). Namun saat pesawat bergerak pelan memasuki landas pacu (runway), pilot merasakan pergerakan roda pesawat tidak sesuai dengan yang semestinya (pesawat berhenti atau stuck), sehingga perlu dilakukan pengecekan,” papar Danang.

Berdasar hasil pengecekan, diketahui bahwa roda/ban pesawat memasuki area aspal di landas pacu Juanda yang mengalami penurunan dari permukaan (agak amblas).

”Sehingga pesawat perlu direposisi menggunakan kendaraan penarik (tow truck) untuk mempermudah keluar dari area landas pacu yang amblas,” terang Danang.

SURABAYA, RADARJEMBER.ID-Meski sudah siap terbang Pesawat Batik Air tujuan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten dikabarkan gagal take off. Peristiwa tersebut terjadi di Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo, Minggu (22/5),  padahal  pesawat tersebut sudah memacu kecepatan tinggi dan siap lepas landas.

Perlu diketahui, Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group memberikan penjelasan operasional nomor ID-6309 pada Minggu (22/5), semua telah dijalankan menurut standar operasional prosedur (SOP). Corporate Communications Strategic of Batik Air Danang Mandala Prihantoro menegaskan, pesawat Batik Air penerbangan ID-6309 telah dipersiapkan secara tepat.

”Peristiwa itu bukan terjadi akibat kesalahan pilot (human error). Sebelum keberangkatan, pesawat Airbus 320-200 registrasi PK-LUJ dinyatakan layak dan aman dioperasikan melalui pengecekan awal (pre flight check),” kata Danang.

Danang menjelaskan, Batik Air penerbangan ID-6309 dijadwalkan lepas landas pukul 09.10 WIB dengan membawa 6 (enam) kru dan 151 tamu (penumpang). Namun saat pesawat bergerak pelan memasuki landas pacu (runway), pilot merasakan pergerakan roda pesawat tidak sesuai dengan yang semestinya (pesawat berhenti atau stuck), sehingga perlu dilakukan pengecekan,” papar Danang.

Berdasar hasil pengecekan, diketahui bahwa roda/ban pesawat memasuki area aspal di landas pacu Juanda yang mengalami penurunan dari permukaan (agak amblas).

”Sehingga pesawat perlu direposisi menggunakan kendaraan penarik (tow truck) untuk mempermudah keluar dari area landas pacu yang amblas,” terang Danang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/