alexametrics
24.4 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Targetkan Produktivitas Kampung Budidaya Bandeng Naik Dua Kali Lipat 

Mobile_AP_Rectangle 1

GRESIK, RADARJEMBER.ID- Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono meninjau kampung bandeng di Desa Pangkah Wetan Ujungpangkah Gresik. Dalam kunjungan tersebut  Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan produktivitas perikanan bandeng di Kota Pudak meningkat dua kali lipat pada tahun ini.

Menteri Sakti Wahyu mengatakan, Gresik layak dijadikan lokasi pembangunan kampung budidaya bandeng. Diharapkan, hal ini akan membuat produksi jadi meningkat. Dikatakan oleh Sakti, salah satu tujuan dari program kampung budidaya ini adalah menciptakan skala ekonomi sehingga kesejahteraan warga bisa meningkat.

Untuk itu, Menteri KKP RI meminta untuk tetap mempertahankan total lahan tambak seluas 28.643 tetap menjadi sebagai produktivitas agar tidak tergerus oleh kemajuan pembangunan Kampung perikanan budidaya bandeng Pangkahwetan memiliki luas lahan budidaya sekitar 2.465 Ha 

Mobile_AP_Rectangle 2

“Jumlah pembudidaya sebanyak 601 RTP (2-3 tenaga kerja/RTP). Memiliki 7 lembaga Pokdakan, 1 Poklahsar dan 1 Gapoktan, total produksi bandeng 6.900 ton. Dengan target peningkatan produksi budidaya bandeng, dilakukan dengan cara meningkatkan produktivitas budidaya menjadi 2 kali lipat atau 2-4 ton per hektar,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Fandi Akhmad Yani atau akrab dipanggil Gus Yani menyatakan, kampung budidaya bandeng seluas sekitar 28 ribu hektare lahan mampu memproduksi sekitar 80 ton per tahun dengan nilai Rp 1,4 miliar. Terkait lahan seluas sekitar 28 ribu hektare Bupati memastikan bersama DPRD melalui perda LP2B dan dikunci melalui RTRW yang sudah dibahas.

“Akan ditetapkan agar lahan perikanan dan pertanian tidak tergerus kemajuan pembangunan, selain itu  ada sinergi terintegrasi baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah hingga pemerintah desa agar tercipta ekosistem budidaya ikan dari teknologi,” ungkap Gus Yani, saat mendampingi Menteri KKP. (*)

- Advertisement -

GRESIK, RADARJEMBER.ID- Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono meninjau kampung bandeng di Desa Pangkah Wetan Ujungpangkah Gresik. Dalam kunjungan tersebut  Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan produktivitas perikanan bandeng di Kota Pudak meningkat dua kali lipat pada tahun ini.

Menteri Sakti Wahyu mengatakan, Gresik layak dijadikan lokasi pembangunan kampung budidaya bandeng. Diharapkan, hal ini akan membuat produksi jadi meningkat. Dikatakan oleh Sakti, salah satu tujuan dari program kampung budidaya ini adalah menciptakan skala ekonomi sehingga kesejahteraan warga bisa meningkat.

Untuk itu, Menteri KKP RI meminta untuk tetap mempertahankan total lahan tambak seluas 28.643 tetap menjadi sebagai produktivitas agar tidak tergerus oleh kemajuan pembangunan Kampung perikanan budidaya bandeng Pangkahwetan memiliki luas lahan budidaya sekitar 2.465 Ha 

“Jumlah pembudidaya sebanyak 601 RTP (2-3 tenaga kerja/RTP). Memiliki 7 lembaga Pokdakan, 1 Poklahsar dan 1 Gapoktan, total produksi bandeng 6.900 ton. Dengan target peningkatan produksi budidaya bandeng, dilakukan dengan cara meningkatkan produktivitas budidaya menjadi 2 kali lipat atau 2-4 ton per hektar,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Fandi Akhmad Yani atau akrab dipanggil Gus Yani menyatakan, kampung budidaya bandeng seluas sekitar 28 ribu hektare lahan mampu memproduksi sekitar 80 ton per tahun dengan nilai Rp 1,4 miliar. Terkait lahan seluas sekitar 28 ribu hektare Bupati memastikan bersama DPRD melalui perda LP2B dan dikunci melalui RTRW yang sudah dibahas.

“Akan ditetapkan agar lahan perikanan dan pertanian tidak tergerus kemajuan pembangunan, selain itu  ada sinergi terintegrasi baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah hingga pemerintah desa agar tercipta ekosistem budidaya ikan dari teknologi,” ungkap Gus Yani, saat mendampingi Menteri KKP. (*)

GRESIK, RADARJEMBER.ID- Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono meninjau kampung bandeng di Desa Pangkah Wetan Ujungpangkah Gresik. Dalam kunjungan tersebut  Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan produktivitas perikanan bandeng di Kota Pudak meningkat dua kali lipat pada tahun ini.

Menteri Sakti Wahyu mengatakan, Gresik layak dijadikan lokasi pembangunan kampung budidaya bandeng. Diharapkan, hal ini akan membuat produksi jadi meningkat. Dikatakan oleh Sakti, salah satu tujuan dari program kampung budidaya ini adalah menciptakan skala ekonomi sehingga kesejahteraan warga bisa meningkat.

Untuk itu, Menteri KKP RI meminta untuk tetap mempertahankan total lahan tambak seluas 28.643 tetap menjadi sebagai produktivitas agar tidak tergerus oleh kemajuan pembangunan Kampung perikanan budidaya bandeng Pangkahwetan memiliki luas lahan budidaya sekitar 2.465 Ha 

“Jumlah pembudidaya sebanyak 601 RTP (2-3 tenaga kerja/RTP). Memiliki 7 lembaga Pokdakan, 1 Poklahsar dan 1 Gapoktan, total produksi bandeng 6.900 ton. Dengan target peningkatan produksi budidaya bandeng, dilakukan dengan cara meningkatkan produktivitas budidaya menjadi 2 kali lipat atau 2-4 ton per hektar,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Fandi Akhmad Yani atau akrab dipanggil Gus Yani menyatakan, kampung budidaya bandeng seluas sekitar 28 ribu hektare lahan mampu memproduksi sekitar 80 ton per tahun dengan nilai Rp 1,4 miliar. Terkait lahan seluas sekitar 28 ribu hektare Bupati memastikan bersama DPRD melalui perda LP2B dan dikunci melalui RTRW yang sudah dibahas.

“Akan ditetapkan agar lahan perikanan dan pertanian tidak tergerus kemajuan pembangunan, selain itu  ada sinergi terintegrasi baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah hingga pemerintah desa agar tercipta ekosistem budidaya ikan dari teknologi,” ungkap Gus Yani, saat mendampingi Menteri KKP. (*)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/