alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Berusia Tujuh Ratus Tahun Tetap Kokoh Berdiri

Mobile_AP_Rectangle 1

KENDAL, RADARJEMBER.ID- Masjid Agung Kendal di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah  berdiri di abad ke 14 di tahun 1493 Masehi, seiring waktu berjalan tanpa terasa tempat peribadatan umat Islam itu telah berusia 700 tahun. Bangunan masjid itu berada di pusat jantung Kota Kendal, karena termasuk bangunan bersejarah maka wajar bila pemerintah setempat senantiasa  merawat masjid tersebut.

Pendiri Masjid Agung Kendal adalah Wali Joko atau biasa dipanggil Pangeran Panggung. Wali Joko memiliki nama kecil Raden Joko Suwiryo, masjid ini pada awal dibangun  untuk menampung para santri. Namun santri Pangeran Panggung lambat tahun semakin terus bertambah, hingga bangunan itu disempurnakan sebagai tempat ibadah.

Perlu diketahui bahwa  konstruksi utama Masjid Agung Kendal ini terbilang unik, karena memiliki 16 saka atau tiang. Sementara atap masjid itu bersusun tiga, dibuat dari bahan sederhana berupa sirap. Dari catatan sejarah Wali Joko atau Pangeran Panggung lahir tahun 1463 Masehi, ia adalah murid Sunan Kalijaga dan berdakwa di Kendal.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dari runtutan silsilah keluarga, Wali Joko merupakan saudara kandung Sunan Katong, keturunan Raja Majapahit, Sriwijaya dan masih ada hubungan saudara dengan Raden Patah pendiri Kerajaan Demak kerajaan Islam pertama di Tanah Jawa. Saat masjid itu pertama kali dibangun, usia Wali Joko sekitar 30 tahun dan bangunan masjid memiliki luas 27-27 meter persegi.(*)

 

- Advertisement -

KENDAL, RADARJEMBER.ID- Masjid Agung Kendal di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah  berdiri di abad ke 14 di tahun 1493 Masehi, seiring waktu berjalan tanpa terasa tempat peribadatan umat Islam itu telah berusia 700 tahun. Bangunan masjid itu berada di pusat jantung Kota Kendal, karena termasuk bangunan bersejarah maka wajar bila pemerintah setempat senantiasa  merawat masjid tersebut.

Pendiri Masjid Agung Kendal adalah Wali Joko atau biasa dipanggil Pangeran Panggung. Wali Joko memiliki nama kecil Raden Joko Suwiryo, masjid ini pada awal dibangun  untuk menampung para santri. Namun santri Pangeran Panggung lambat tahun semakin terus bertambah, hingga bangunan itu disempurnakan sebagai tempat ibadah.

Perlu diketahui bahwa  konstruksi utama Masjid Agung Kendal ini terbilang unik, karena memiliki 16 saka atau tiang. Sementara atap masjid itu bersusun tiga, dibuat dari bahan sederhana berupa sirap. Dari catatan sejarah Wali Joko atau Pangeran Panggung lahir tahun 1463 Masehi, ia adalah murid Sunan Kalijaga dan berdakwa di Kendal.

Dari runtutan silsilah keluarga, Wali Joko merupakan saudara kandung Sunan Katong, keturunan Raja Majapahit, Sriwijaya dan masih ada hubungan saudara dengan Raden Patah pendiri Kerajaan Demak kerajaan Islam pertama di Tanah Jawa. Saat masjid itu pertama kali dibangun, usia Wali Joko sekitar 30 tahun dan bangunan masjid memiliki luas 27-27 meter persegi.(*)

 

KENDAL, RADARJEMBER.ID- Masjid Agung Kendal di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah  berdiri di abad ke 14 di tahun 1493 Masehi, seiring waktu berjalan tanpa terasa tempat peribadatan umat Islam itu telah berusia 700 tahun. Bangunan masjid itu berada di pusat jantung Kota Kendal, karena termasuk bangunan bersejarah maka wajar bila pemerintah setempat senantiasa  merawat masjid tersebut.

Pendiri Masjid Agung Kendal adalah Wali Joko atau biasa dipanggil Pangeran Panggung. Wali Joko memiliki nama kecil Raden Joko Suwiryo, masjid ini pada awal dibangun  untuk menampung para santri. Namun santri Pangeran Panggung lambat tahun semakin terus bertambah, hingga bangunan itu disempurnakan sebagai tempat ibadah.

Perlu diketahui bahwa  konstruksi utama Masjid Agung Kendal ini terbilang unik, karena memiliki 16 saka atau tiang. Sementara atap masjid itu bersusun tiga, dibuat dari bahan sederhana berupa sirap. Dari catatan sejarah Wali Joko atau Pangeran Panggung lahir tahun 1463 Masehi, ia adalah murid Sunan Kalijaga dan berdakwa di Kendal.

Dari runtutan silsilah keluarga, Wali Joko merupakan saudara kandung Sunan Katong, keturunan Raja Majapahit, Sriwijaya dan masih ada hubungan saudara dengan Raden Patah pendiri Kerajaan Demak kerajaan Islam pertama di Tanah Jawa. Saat masjid itu pertama kali dibangun, usia Wali Joko sekitar 30 tahun dan bangunan masjid memiliki luas 27-27 meter persegi.(*)

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/