alexametrics
24.1 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Berharap Sukses Cetak Entrepreneur Muda Bidang Perikanan

Mobile_AP_Rectangle 1

SOLO, RADARJEMBER.ID – Berkat program bantuan modal dari Pemerintah Desa (Pemdes) Wonorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo kepada para pemuda, desa tersebut memiliki impian besar sukses mencetak entrepreneur. Selain, hal tersebut bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia Program bertajuk Mina Ampuh (Anak Muda Punya Usaha) ini, awal kali program tersebut diluncurkan Cuma butuh Rp 18 juta per tahun.

Dari program pemeliharaan ikan nila ini, ditargetkan tahun 2025 mendatang desa tersebut bisa mencetak 30 wirausahawan muda berjiwa tangguh, Ikan air tawar merupakan komoditas perikanan dan memiliki pangsa pasar cukup tinggi seperti ikan lele, gurami, dan nila. Seiring waktu berjalan, teknologi produksi ikan makin berkembang pesat karena memanfaatkan teknologi bioflok dan model pemeliharaan seperti ini tidak butuh lahan luas.

“Kolam bisa terbuat dari terpal berbentuk bundar, memiliki diameter 1-3 meter dan ketinggian minimal 2 meter. Memelihara ikan seperti ini sudah dijalankan para pemuda karang taruna, menggunakan bantuan modal dari Pemdes Wonorejo,” kata Yusuf Aziz Rahma, Kepala Desa (Kades) Wonorejo, program Mina Ampuh ini merupakan suatu terobosan untuk mencetak entrepreneur muda di desa.

- Advertisement -

SOLO, RADARJEMBER.ID – Berkat program bantuan modal dari Pemerintah Desa (Pemdes) Wonorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo kepada para pemuda, desa tersebut memiliki impian besar sukses mencetak entrepreneur. Selain, hal tersebut bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia Program bertajuk Mina Ampuh (Anak Muda Punya Usaha) ini, awal kali program tersebut diluncurkan Cuma butuh Rp 18 juta per tahun.

Dari program pemeliharaan ikan nila ini, ditargetkan tahun 2025 mendatang desa tersebut bisa mencetak 30 wirausahawan muda berjiwa tangguh, Ikan air tawar merupakan komoditas perikanan dan memiliki pangsa pasar cukup tinggi seperti ikan lele, gurami, dan nila. Seiring waktu berjalan, teknologi produksi ikan makin berkembang pesat karena memanfaatkan teknologi bioflok dan model pemeliharaan seperti ini tidak butuh lahan luas.

“Kolam bisa terbuat dari terpal berbentuk bundar, memiliki diameter 1-3 meter dan ketinggian minimal 2 meter. Memelihara ikan seperti ini sudah dijalankan para pemuda karang taruna, menggunakan bantuan modal dari Pemdes Wonorejo,” kata Yusuf Aziz Rahma, Kepala Desa (Kades) Wonorejo, program Mina Ampuh ini merupakan suatu terobosan untuk mencetak entrepreneur muda di desa.

SOLO, RADARJEMBER.ID – Berkat program bantuan modal dari Pemerintah Desa (Pemdes) Wonorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo kepada para pemuda, desa tersebut memiliki impian besar sukses mencetak entrepreneur. Selain, hal tersebut bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia Program bertajuk Mina Ampuh (Anak Muda Punya Usaha) ini, awal kali program tersebut diluncurkan Cuma butuh Rp 18 juta per tahun.

Dari program pemeliharaan ikan nila ini, ditargetkan tahun 2025 mendatang desa tersebut bisa mencetak 30 wirausahawan muda berjiwa tangguh, Ikan air tawar merupakan komoditas perikanan dan memiliki pangsa pasar cukup tinggi seperti ikan lele, gurami, dan nila. Seiring waktu berjalan, teknologi produksi ikan makin berkembang pesat karena memanfaatkan teknologi bioflok dan model pemeliharaan seperti ini tidak butuh lahan luas.

“Kolam bisa terbuat dari terpal berbentuk bundar, memiliki diameter 1-3 meter dan ketinggian minimal 2 meter. Memelihara ikan seperti ini sudah dijalankan para pemuda karang taruna, menggunakan bantuan modal dari Pemdes Wonorejo,” kata Yusuf Aziz Rahma, Kepala Desa (Kades) Wonorejo, program Mina Ampuh ini merupakan suatu terobosan untuk mencetak entrepreneur muda di desa.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/