23.7 C
Jember
Friday, 3 February 2023

Capai Ratusan Orang Per Bulan Pendaftar Haji Sidoarjo

Mobile_AP_Rectangle 1

SIDOARJO, RADARJEMBER.ID-Minat warga Sidoarjo untuk mendaftar haji masih tetap tinggi. Data dari Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo, selama Agustus saja jumlahnya mencapai 491 orang.

BACA JUGA : KPK Sebut Belum Gelar Perkara Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Formula E

Dalam sehari, rata-rata ada 5 hingga 37 orang yang mendaftarkan diri untuk antre menunaikan rukun Islam kelima itu. Khoidar Kasi Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah (PIHU) Kemenag Sidoarjo mengatakan, sampai Rabu (21/9) lalu setidaknya ada sebanyak 273 pendaftar.

Mobile_AP_Rectangle 2

Rata-rata yang mendaftar masih berusia muda. Usia mereka berkisar 20-30 tahun. ”Sebab tahu antrean haji semakin banyak setiap tahunnya, Jadi banyak yang mendaftarkan diri saat masih muda,” ujarnya seperti dilansir Jawa Pos Radar Sidoarjo (21/9).

Arwani, Kepala Kemenag Sidoarjo Arwani menyebut, selain banyak yang mendaftar, ada juga warga yang mengajukan pembatalan haji. Salah satu alasannya setelah melihat syarat haji pada tahun ini ada batasan usia 65 tahun.

Nah, sebagian dari mereka yang usianya sudah melebihi itu, memilih untuk mengundurkan diri. ”Banyak yang memilih untuk umrah,” katanya. Dalam satu bulan ada lebih dari 50 orang yang mengajukan pembatalan.

Selain karena persyaratan atau persoalan usia, ada juga karena memiliki penyakit yang sulit sembuh. Karena itu, mereka memilih untuk dibatalkan. Ada juga yang mengalihkan porsi haji ke ahli waris atau saudaranya.

Bagi calon jemaah haji yang meninggal dunia, bisa digantikan oleh pihak lain yang masih ada hubungan keluarga. Seperti pernah diberitakan, Sidoarjo menjadi daerah dengan jumlah pendaftar haji paling banyak. Tidak hanya di Jatim, melainkan juga di Indonesia.

Data sampai 21 Oktober 2021 saja, ada sebanyak 79.649 pendaftar. Mereka terdiri atas pendaftar haji reguler mencapai 77.639 orang dan haji khusus sebanyak 2.010 orang. Pada musim haji 2022, jumlah porsi berangkat haji untuk Sidoarjo sebanyak 1.306 orang.

Sebelum pandemi, porsi untuk Kota Delta mencapai 2.301 orang. Tahun depan, semua pihak berharap porsi haji kembali normal. Dengan demikian, antrean untuk berangkat ke Tanah Suci tidak semakin panjang. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Dok.Jawa Pos

Sumber Berita: Jawa Pos

 

- Advertisement -

SIDOARJO, RADARJEMBER.ID-Minat warga Sidoarjo untuk mendaftar haji masih tetap tinggi. Data dari Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo, selama Agustus saja jumlahnya mencapai 491 orang.

BACA JUGA : KPK Sebut Belum Gelar Perkara Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Formula E

Dalam sehari, rata-rata ada 5 hingga 37 orang yang mendaftarkan diri untuk antre menunaikan rukun Islam kelima itu. Khoidar Kasi Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah (PIHU) Kemenag Sidoarjo mengatakan, sampai Rabu (21/9) lalu setidaknya ada sebanyak 273 pendaftar.

Rata-rata yang mendaftar masih berusia muda. Usia mereka berkisar 20-30 tahun. ”Sebab tahu antrean haji semakin banyak setiap tahunnya, Jadi banyak yang mendaftarkan diri saat masih muda,” ujarnya seperti dilansir Jawa Pos Radar Sidoarjo (21/9).

Arwani, Kepala Kemenag Sidoarjo Arwani menyebut, selain banyak yang mendaftar, ada juga warga yang mengajukan pembatalan haji. Salah satu alasannya setelah melihat syarat haji pada tahun ini ada batasan usia 65 tahun.

Nah, sebagian dari mereka yang usianya sudah melebihi itu, memilih untuk mengundurkan diri. ”Banyak yang memilih untuk umrah,” katanya. Dalam satu bulan ada lebih dari 50 orang yang mengajukan pembatalan.

Selain karena persyaratan atau persoalan usia, ada juga karena memiliki penyakit yang sulit sembuh. Karena itu, mereka memilih untuk dibatalkan. Ada juga yang mengalihkan porsi haji ke ahli waris atau saudaranya.

Bagi calon jemaah haji yang meninggal dunia, bisa digantikan oleh pihak lain yang masih ada hubungan keluarga. Seperti pernah diberitakan, Sidoarjo menjadi daerah dengan jumlah pendaftar haji paling banyak. Tidak hanya di Jatim, melainkan juga di Indonesia.

Data sampai 21 Oktober 2021 saja, ada sebanyak 79.649 pendaftar. Mereka terdiri atas pendaftar haji reguler mencapai 77.639 orang dan haji khusus sebanyak 2.010 orang. Pada musim haji 2022, jumlah porsi berangkat haji untuk Sidoarjo sebanyak 1.306 orang.

Sebelum pandemi, porsi untuk Kota Delta mencapai 2.301 orang. Tahun depan, semua pihak berharap porsi haji kembali normal. Dengan demikian, antrean untuk berangkat ke Tanah Suci tidak semakin panjang. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Dok.Jawa Pos

Sumber Berita: Jawa Pos

 

SIDOARJO, RADARJEMBER.ID-Minat warga Sidoarjo untuk mendaftar haji masih tetap tinggi. Data dari Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo, selama Agustus saja jumlahnya mencapai 491 orang.

BACA JUGA : KPK Sebut Belum Gelar Perkara Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Formula E

Dalam sehari, rata-rata ada 5 hingga 37 orang yang mendaftarkan diri untuk antre menunaikan rukun Islam kelima itu. Khoidar Kasi Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah (PIHU) Kemenag Sidoarjo mengatakan, sampai Rabu (21/9) lalu setidaknya ada sebanyak 273 pendaftar.

Rata-rata yang mendaftar masih berusia muda. Usia mereka berkisar 20-30 tahun. ”Sebab tahu antrean haji semakin banyak setiap tahunnya, Jadi banyak yang mendaftarkan diri saat masih muda,” ujarnya seperti dilansir Jawa Pos Radar Sidoarjo (21/9).

Arwani, Kepala Kemenag Sidoarjo Arwani menyebut, selain banyak yang mendaftar, ada juga warga yang mengajukan pembatalan haji. Salah satu alasannya setelah melihat syarat haji pada tahun ini ada batasan usia 65 tahun.

Nah, sebagian dari mereka yang usianya sudah melebihi itu, memilih untuk mengundurkan diri. ”Banyak yang memilih untuk umrah,” katanya. Dalam satu bulan ada lebih dari 50 orang yang mengajukan pembatalan.

Selain karena persyaratan atau persoalan usia, ada juga karena memiliki penyakit yang sulit sembuh. Karena itu, mereka memilih untuk dibatalkan. Ada juga yang mengalihkan porsi haji ke ahli waris atau saudaranya.

Bagi calon jemaah haji yang meninggal dunia, bisa digantikan oleh pihak lain yang masih ada hubungan keluarga. Seperti pernah diberitakan, Sidoarjo menjadi daerah dengan jumlah pendaftar haji paling banyak. Tidak hanya di Jatim, melainkan juga di Indonesia.

Data sampai 21 Oktober 2021 saja, ada sebanyak 79.649 pendaftar. Mereka terdiri atas pendaftar haji reguler mencapai 77.639 orang dan haji khusus sebanyak 2.010 orang. Pada musim haji 2022, jumlah porsi berangkat haji untuk Sidoarjo sebanyak 1.306 orang.

Sebelum pandemi, porsi untuk Kota Delta mencapai 2.301 orang. Tahun depan, semua pihak berharap porsi haji kembali normal. Dengan demikian, antrean untuk berangkat ke Tanah Suci tidak semakin panjang. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Dok.Jawa Pos

Sumber Berita: Jawa Pos

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca