alexametrics
22.8 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Tangani PMK Perlu Libatkan Perguruan Tinggi

Mobile_AP_Rectangle 1

SUKOHARJO , RADARJEMBER.ID- Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian menegaskan, penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sangat cepat. Maka, perlu keterlibatan seluruh stakeholder baik TNI/Polri, akademisi dan mahasiswa kedokteran hewan untuk percepatan vaksinasi PMK guna memutus mata ranat virus tersebut.

BACA JUGA: Hadi Tjahjanto Janji Sapu Bersih Mafia Tanah

Menteri Pertanian saat melakukan vaksinasi perdana PMK di Sukoharjo mengutarakan bahwa 800 ribu dosis vaksin PMK dimpor dari Prancis telah tiba dan langsung didistribusikan ke berbagai daerah sebagai bentuk percepatan penanganan wabah PMK.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Ada 800 ribu dosis ditangan kita beberapa hari lalu, serta 3 juta dosis dipastikan bisa sampai di Indonesia, secara bertahap tentu saja.Ketika vaksin tersebut diberikan ke hewan ternak, maka PMK tidak lagi menjangkiti ternak,” kata Mentan Syahrul, saat berada di Sukoharjo.

Syahrul Yasin Limpo menerangkan distribusi vaksin akan dilakukan di kawasan PMK dan sudah dipetakan sebelumnya. Kementerian Pertanian sudah mengategorikan hewan ternak terpaparPMK untuk diprioritaskan mendapatkan vaksin.(*)

- Advertisement -

SUKOHARJO , RADARJEMBER.ID- Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian menegaskan, penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sangat cepat. Maka, perlu keterlibatan seluruh stakeholder baik TNI/Polri, akademisi dan mahasiswa kedokteran hewan untuk percepatan vaksinasi PMK guna memutus mata ranat virus tersebut.

BACA JUGA: Hadi Tjahjanto Janji Sapu Bersih Mafia Tanah

Menteri Pertanian saat melakukan vaksinasi perdana PMK di Sukoharjo mengutarakan bahwa 800 ribu dosis vaksin PMK dimpor dari Prancis telah tiba dan langsung didistribusikan ke berbagai daerah sebagai bentuk percepatan penanganan wabah PMK.

“Ada 800 ribu dosis ditangan kita beberapa hari lalu, serta 3 juta dosis dipastikan bisa sampai di Indonesia, secara bertahap tentu saja.Ketika vaksin tersebut diberikan ke hewan ternak, maka PMK tidak lagi menjangkiti ternak,” kata Mentan Syahrul, saat berada di Sukoharjo.

Syahrul Yasin Limpo menerangkan distribusi vaksin akan dilakukan di kawasan PMK dan sudah dipetakan sebelumnya. Kementerian Pertanian sudah mengategorikan hewan ternak terpaparPMK untuk diprioritaskan mendapatkan vaksin.(*)

SUKOHARJO , RADARJEMBER.ID- Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian menegaskan, penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sangat cepat. Maka, perlu keterlibatan seluruh stakeholder baik TNI/Polri, akademisi dan mahasiswa kedokteran hewan untuk percepatan vaksinasi PMK guna memutus mata ranat virus tersebut.

BACA JUGA: Hadi Tjahjanto Janji Sapu Bersih Mafia Tanah

Menteri Pertanian saat melakukan vaksinasi perdana PMK di Sukoharjo mengutarakan bahwa 800 ribu dosis vaksin PMK dimpor dari Prancis telah tiba dan langsung didistribusikan ke berbagai daerah sebagai bentuk percepatan penanganan wabah PMK.

“Ada 800 ribu dosis ditangan kita beberapa hari lalu, serta 3 juta dosis dipastikan bisa sampai di Indonesia, secara bertahap tentu saja.Ketika vaksin tersebut diberikan ke hewan ternak, maka PMK tidak lagi menjangkiti ternak,” kata Mentan Syahrul, saat berada di Sukoharjo.

Syahrul Yasin Limpo menerangkan distribusi vaksin akan dilakukan di kawasan PMK dan sudah dipetakan sebelumnya. Kementerian Pertanian sudah mengategorikan hewan ternak terpaparPMK untuk diprioritaskan mendapatkan vaksin.(*)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/