alexametrics
22.9 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Pukul Orang Saat Berjudi Berujung Penjara

Mobile_AP_Rectangle 1

MALANG, RADARJEMBER.ID – Benar kata Bang Haji Rhoma Irama. Judi meracuni kehidupan.Itu pula kini dirasakan oleh Firdaus Silas Ruminding. Pria asal Desa PujonLor, Kecamatan Pujon, Kabupeten Malang itu harus ngandang di dalam penjara selama 21 bulan.

BACA JUGA: Kanada Atur RUU Platform Streaming Online  untuk Dukung Konten Lokal

Hukuman itu dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Amin ImanuelBureni SH MH saat sidang di Pengadilan Negeri Kepanjen kemarin siang (21/6).Hukuman itu didasarkan pada Pasal 170 Ayat 2 ke 1 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan luka.

Mobile_AP_Rectangle 2

”Menjatuhkan hukuman penjara selama satu tahun dan sembilan bulan dipotong masa tahanan,” tegas dia.Putusan itu beda-beda tipis dengan tuntutan yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU) Mochammad Arifianto SH SE MH. Pada 14 Juni lalu.

Jaksa meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman dua tahun penjara atas dasar pasal yang sama. Atas putusan dijatuhkan hakim, Firdaus mengaku tidak akan mengajukan banding.Kasus penganiayaan dilakukan pria 27 tahun itu terjadi pada 8 Februari 2022 dini hari.

Kala itu, Firdaus menemani teman, DikaPrastiawan (buron) bermain judi kartu.Berlokasi di sebuah tanah lapang Dusun Krajan, Desa PujonLor, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.Mereka tiba di lokasi judi sekitar pukul 03.00.

Semula, mereka sekedar melihat-lihat permainan judi saja. Tetapi satu jam kemudian, Dika ikut bergabung.Firdaus cuma berdiri dan melihat saja sang kawan itu berjudi. Dia sama sekali tidak mengetahui, berapa uang dipertaruhkan teman dia tersebut.

- Advertisement -

MALANG, RADARJEMBER.ID – Benar kata Bang Haji Rhoma Irama. Judi meracuni kehidupan.Itu pula kini dirasakan oleh Firdaus Silas Ruminding. Pria asal Desa PujonLor, Kecamatan Pujon, Kabupeten Malang itu harus ngandang di dalam penjara selama 21 bulan.

BACA JUGA: Kanada Atur RUU Platform Streaming Online  untuk Dukung Konten Lokal

Hukuman itu dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Amin ImanuelBureni SH MH saat sidang di Pengadilan Negeri Kepanjen kemarin siang (21/6).Hukuman itu didasarkan pada Pasal 170 Ayat 2 ke 1 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan luka.

”Menjatuhkan hukuman penjara selama satu tahun dan sembilan bulan dipotong masa tahanan,” tegas dia.Putusan itu beda-beda tipis dengan tuntutan yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU) Mochammad Arifianto SH SE MH. Pada 14 Juni lalu.

Jaksa meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman dua tahun penjara atas dasar pasal yang sama. Atas putusan dijatuhkan hakim, Firdaus mengaku tidak akan mengajukan banding.Kasus penganiayaan dilakukan pria 27 tahun itu terjadi pada 8 Februari 2022 dini hari.

Kala itu, Firdaus menemani teman, DikaPrastiawan (buron) bermain judi kartu.Berlokasi di sebuah tanah lapang Dusun Krajan, Desa PujonLor, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.Mereka tiba di lokasi judi sekitar pukul 03.00.

Semula, mereka sekedar melihat-lihat permainan judi saja. Tetapi satu jam kemudian, Dika ikut bergabung.Firdaus cuma berdiri dan melihat saja sang kawan itu berjudi. Dia sama sekali tidak mengetahui, berapa uang dipertaruhkan teman dia tersebut.

MALANG, RADARJEMBER.ID – Benar kata Bang Haji Rhoma Irama. Judi meracuni kehidupan.Itu pula kini dirasakan oleh Firdaus Silas Ruminding. Pria asal Desa PujonLor, Kecamatan Pujon, Kabupeten Malang itu harus ngandang di dalam penjara selama 21 bulan.

BACA JUGA: Kanada Atur RUU Platform Streaming Online  untuk Dukung Konten Lokal

Hukuman itu dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Amin ImanuelBureni SH MH saat sidang di Pengadilan Negeri Kepanjen kemarin siang (21/6).Hukuman itu didasarkan pada Pasal 170 Ayat 2 ke 1 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan luka.

”Menjatuhkan hukuman penjara selama satu tahun dan sembilan bulan dipotong masa tahanan,” tegas dia.Putusan itu beda-beda tipis dengan tuntutan yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU) Mochammad Arifianto SH SE MH. Pada 14 Juni lalu.

Jaksa meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman dua tahun penjara atas dasar pasal yang sama. Atas putusan dijatuhkan hakim, Firdaus mengaku tidak akan mengajukan banding.Kasus penganiayaan dilakukan pria 27 tahun itu terjadi pada 8 Februari 2022 dini hari.

Kala itu, Firdaus menemani teman, DikaPrastiawan (buron) bermain judi kartu.Berlokasi di sebuah tanah lapang Dusun Krajan, Desa PujonLor, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.Mereka tiba di lokasi judi sekitar pukul 03.00.

Semula, mereka sekedar melihat-lihat permainan judi saja. Tetapi satu jam kemudian, Dika ikut bergabung.Firdaus cuma berdiri dan melihat saja sang kawan itu berjudi. Dia sama sekali tidak mengetahui, berapa uang dipertaruhkan teman dia tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/