alexametrics
30.9 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Ratusan Warga Madura Serbu Balai Kota Surabaya.

Mobile_AP_Rectangle 1

BANGKALAN, RADARJEMBER.ID- Melonjaknya kasus aktif covid-19 di Bangkalan Madura Jawa Timur menjadikan Bangkalan satu-satunya wilayah di Jawa Timur yang masuk zona merah. Adanya pos penyekatan di jembatan Suramadu sisi Bangkalan adalah sebuah usaha untuk menekan penyebaran dan lonjakan kasus Covid-19.

Namun ratusan warga Bangkalan Madura yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Madura Bersatu menggeruduk Balai Kota Surabaya senin (21/6). Mereka melakukan aksi demonstrasi dan meminta Wali Kota Surabaya Ery Cahyadi untuk menemui mereka.

Massa aksi berkumpul di depan kantor balai desa sejak pukul 12.00 mereka berkerumun tanpa menghiraukan protocol kesehatan. Banyak warga yang berdesakan tidak menggunakan masker dan hanya beberapa saja yang tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan menggunakan masker.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu dalam aksi yang bertajuk “Demostrasi Akbar Madura Melawan,” mereka menuntut agar kebijakan swab test antigen di jembatan Suramadu dihapuskan. Mereka juga meminta agar Eri Cahyadi meminta maaf kepada warga Madura. Sebelumnya pemkot meminta 10 orang perwakilan dari massa untuk menemui Eri namun warga menolak mereka ingin agar Eri menemui massa secara langsung.

- Advertisement -

BANGKALAN, RADARJEMBER.ID- Melonjaknya kasus aktif covid-19 di Bangkalan Madura Jawa Timur menjadikan Bangkalan satu-satunya wilayah di Jawa Timur yang masuk zona merah. Adanya pos penyekatan di jembatan Suramadu sisi Bangkalan adalah sebuah usaha untuk menekan penyebaran dan lonjakan kasus Covid-19.

Namun ratusan warga Bangkalan Madura yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Madura Bersatu menggeruduk Balai Kota Surabaya senin (21/6). Mereka melakukan aksi demonstrasi dan meminta Wali Kota Surabaya Ery Cahyadi untuk menemui mereka.

Massa aksi berkumpul di depan kantor balai desa sejak pukul 12.00 mereka berkerumun tanpa menghiraukan protocol kesehatan. Banyak warga yang berdesakan tidak menggunakan masker dan hanya beberapa saja yang tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan menggunakan masker.

Selain itu dalam aksi yang bertajuk “Demostrasi Akbar Madura Melawan,” mereka menuntut agar kebijakan swab test antigen di jembatan Suramadu dihapuskan. Mereka juga meminta agar Eri Cahyadi meminta maaf kepada warga Madura. Sebelumnya pemkot meminta 10 orang perwakilan dari massa untuk menemui Eri namun warga menolak mereka ingin agar Eri menemui massa secara langsung.

BANGKALAN, RADARJEMBER.ID- Melonjaknya kasus aktif covid-19 di Bangkalan Madura Jawa Timur menjadikan Bangkalan satu-satunya wilayah di Jawa Timur yang masuk zona merah. Adanya pos penyekatan di jembatan Suramadu sisi Bangkalan adalah sebuah usaha untuk menekan penyebaran dan lonjakan kasus Covid-19.

Namun ratusan warga Bangkalan Madura yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Madura Bersatu menggeruduk Balai Kota Surabaya senin (21/6). Mereka melakukan aksi demonstrasi dan meminta Wali Kota Surabaya Ery Cahyadi untuk menemui mereka.

Massa aksi berkumpul di depan kantor balai desa sejak pukul 12.00 mereka berkerumun tanpa menghiraukan protocol kesehatan. Banyak warga yang berdesakan tidak menggunakan masker dan hanya beberapa saja yang tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan menggunakan masker.

Selain itu dalam aksi yang bertajuk “Demostrasi Akbar Madura Melawan,” mereka menuntut agar kebijakan swab test antigen di jembatan Suramadu dihapuskan. Mereka juga meminta agar Eri Cahyadi meminta maaf kepada warga Madura. Sebelumnya pemkot meminta 10 orang perwakilan dari massa untuk menemui Eri namun warga menolak mereka ingin agar Eri menemui massa secara langsung.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/