alexametrics
22.3 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

Atasan Pelaku Pembunuh Prada Marinir Sandy Terancam Dipecat

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID – Semestinya Agustus ini Prada Mar Sandy Darmawan pulang kampung ke Pamekasan. Semestinya pula dia akan melamar Hendita Rahmatiyaning Wiji, sang pujaan hati yang dipacarinya sejak April lalu.

Dua Perwira Polisi Dinonaktifkan Buntut Peristiwa Baku Tembak

Sandy memang akhirnya pulang ke kampung halamannya di Madura, Jawa Timur, itu, tapi dalam kondisi sudah meninggal.Personel Yonif 11 Brigif 3 Pasukan Marinir (Pasmar) 3 Sorong, Papua Barat, itu diduga menjadi korban aniaya enam seniornya atas tuduhan mencuri ATM.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala Staf TNI-AL (KSAL) Laksamana Yudo Margono kemarin menegaskan, bukan hanya keenam terduga pelaku yang bakal menghadapi konsekuensi atas perbuatan mereka yang mengakibatkan Sandy meninggal.

Komandan, pimpinan, dan atasan terduga pelaku juga bakal kena sanksi.Kepala Dinas Penerangan TNI-AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono menyampaikan bahwa evaluasi unsur pimpinan di satuan tempat kejadian harus berjalan.

”Sudah diperintahkan oleh KSAL. Saat rapat juga ditekankan ulang,” ungkap Julius ketika dihubungi kemarin.Berdasar informasi yang dia terima, saat ini penanganan kasus dilakukan oleh Pomal Pangkalan Utama TNI-AL (Lantamal) XIV/Sorong.

“Bahkan sudah naik status dari penyelidikan ke penyidikan. ”Enam (terduga pelaku) itu sedang didalami,” ujar Julius.Dalam rapat kemarin, tujuh poin instruksi KSAL disebar melalui lembar penerangan pasukan edisi Juli 2022 pun menjadi penekanan orang nomor satu di tubuh TNI-AL.

Tujuh poin itu terdiri atas instruksi untuk meningkatkan jam komandan di satuan masing-masing, personel TNI-AL di mana pun bertugas harus bermanfaat bagi masyarakat sekitar, dan melarang personel melakukan jakker (pekerjaan di luar tugas sebagai prajurit TNI).

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID – Semestinya Agustus ini Prada Mar Sandy Darmawan pulang kampung ke Pamekasan. Semestinya pula dia akan melamar Hendita Rahmatiyaning Wiji, sang pujaan hati yang dipacarinya sejak April lalu.

Dua Perwira Polisi Dinonaktifkan Buntut Peristiwa Baku Tembak

Sandy memang akhirnya pulang ke kampung halamannya di Madura, Jawa Timur, itu, tapi dalam kondisi sudah meninggal.Personel Yonif 11 Brigif 3 Pasukan Marinir (Pasmar) 3 Sorong, Papua Barat, itu diduga menjadi korban aniaya enam seniornya atas tuduhan mencuri ATM.

Kepala Staf TNI-AL (KSAL) Laksamana Yudo Margono kemarin menegaskan, bukan hanya keenam terduga pelaku yang bakal menghadapi konsekuensi atas perbuatan mereka yang mengakibatkan Sandy meninggal.

Komandan, pimpinan, dan atasan terduga pelaku juga bakal kena sanksi.Kepala Dinas Penerangan TNI-AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono menyampaikan bahwa evaluasi unsur pimpinan di satuan tempat kejadian harus berjalan.

”Sudah diperintahkan oleh KSAL. Saat rapat juga ditekankan ulang,” ungkap Julius ketika dihubungi kemarin.Berdasar informasi yang dia terima, saat ini penanganan kasus dilakukan oleh Pomal Pangkalan Utama TNI-AL (Lantamal) XIV/Sorong.

“Bahkan sudah naik status dari penyelidikan ke penyidikan. ”Enam (terduga pelaku) itu sedang didalami,” ujar Julius.Dalam rapat kemarin, tujuh poin instruksi KSAL disebar melalui lembar penerangan pasukan edisi Juli 2022 pun menjadi penekanan orang nomor satu di tubuh TNI-AL.

Tujuh poin itu terdiri atas instruksi untuk meningkatkan jam komandan di satuan masing-masing, personel TNI-AL di mana pun bertugas harus bermanfaat bagi masyarakat sekitar, dan melarang personel melakukan jakker (pekerjaan di luar tugas sebagai prajurit TNI).

RADARJEMBER.ID – Semestinya Agustus ini Prada Mar Sandy Darmawan pulang kampung ke Pamekasan. Semestinya pula dia akan melamar Hendita Rahmatiyaning Wiji, sang pujaan hati yang dipacarinya sejak April lalu.

Dua Perwira Polisi Dinonaktifkan Buntut Peristiwa Baku Tembak

Sandy memang akhirnya pulang ke kampung halamannya di Madura, Jawa Timur, itu, tapi dalam kondisi sudah meninggal.Personel Yonif 11 Brigif 3 Pasukan Marinir (Pasmar) 3 Sorong, Papua Barat, itu diduga menjadi korban aniaya enam seniornya atas tuduhan mencuri ATM.

Kepala Staf TNI-AL (KSAL) Laksamana Yudo Margono kemarin menegaskan, bukan hanya keenam terduga pelaku yang bakal menghadapi konsekuensi atas perbuatan mereka yang mengakibatkan Sandy meninggal.

Komandan, pimpinan, dan atasan terduga pelaku juga bakal kena sanksi.Kepala Dinas Penerangan TNI-AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono menyampaikan bahwa evaluasi unsur pimpinan di satuan tempat kejadian harus berjalan.

”Sudah diperintahkan oleh KSAL. Saat rapat juga ditekankan ulang,” ungkap Julius ketika dihubungi kemarin.Berdasar informasi yang dia terima, saat ini penanganan kasus dilakukan oleh Pomal Pangkalan Utama TNI-AL (Lantamal) XIV/Sorong.

“Bahkan sudah naik status dari penyelidikan ke penyidikan. ”Enam (terduga pelaku) itu sedang didalami,” ujar Julius.Dalam rapat kemarin, tujuh poin instruksi KSAL disebar melalui lembar penerangan pasukan edisi Juli 2022 pun menjadi penekanan orang nomor satu di tubuh TNI-AL.

Tujuh poin itu terdiri atas instruksi untuk meningkatkan jam komandan di satuan masing-masing, personel TNI-AL di mana pun bertugas harus bermanfaat bagi masyarakat sekitar, dan melarang personel melakukan jakker (pekerjaan di luar tugas sebagai prajurit TNI).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/