30.5 C
Jember
Thursday, 1 June 2023

Masyarakat Masih Harus Waspada Kendati Kasus COVID-19 Turun

Mobile_AP_Rectangle 1

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Gejala COVID-19 pada populasi umum saat ini tak seberat sebelumnya khususnya bagi yang sudah mendapatkan vaksinasi lengkap salah satunya batuk tanpa sesak, demikian dikatakan Dokter spesialis paru dari RSUP Persahabatan DR dr Fathiyah Isbaniah, Sp. P(K), MPd, Ked, dalam webinar kesehatan, Selasa.

BACA JUGA : Ditlantas Polda Metro Jaya Prediksi Kemacetan Lebih Awal Bulan Ramadan

“Kalau sudah diimunisasi, pernah kena COVID-19 maka gejala akan lebih ringan, yakni batuk tapi enggak sesak, badan pegal tetapi masih bisa beraktivitas, enggak ada sakit kepala,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, apabila COVID-19 mengenai orang dengan faktor risiko tinggi untuk menjadi berat misalnya pasien komorbid seperti diabetes, hipertensi dan penyakit jantung, ditambah belum divaksin lengkap, maka dia bisa mengalami gejala berat seperti sesak napas.

“Memang berbeda dengan varian Delta tetapi tetap saja kalau mengenai orang dengan faktor risiko tinggi untuk menjadi berat atau belum divaksinasi gejalanya berat juga, jadi bisa batuk, sesak napas, sakit kepala,” tutur Fathiyah.

Lebih lanjut mengenai pasien komorbid yang terkena COVID-19, berbeda dari sebelumnya, saat ini mereka dirawat di rumah sakit bukan karena COVID-19 melainkan komorbidnya.

- Advertisement -

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Gejala COVID-19 pada populasi umum saat ini tak seberat sebelumnya khususnya bagi yang sudah mendapatkan vaksinasi lengkap salah satunya batuk tanpa sesak, demikian dikatakan Dokter spesialis paru dari RSUP Persahabatan DR dr Fathiyah Isbaniah, Sp. P(K), MPd, Ked, dalam webinar kesehatan, Selasa.

BACA JUGA : Ditlantas Polda Metro Jaya Prediksi Kemacetan Lebih Awal Bulan Ramadan

“Kalau sudah diimunisasi, pernah kena COVID-19 maka gejala akan lebih ringan, yakni batuk tapi enggak sesak, badan pegal tetapi masih bisa beraktivitas, enggak ada sakit kepala,” katanya.

Namun, apabila COVID-19 mengenai orang dengan faktor risiko tinggi untuk menjadi berat misalnya pasien komorbid seperti diabetes, hipertensi dan penyakit jantung, ditambah belum divaksin lengkap, maka dia bisa mengalami gejala berat seperti sesak napas.

“Memang berbeda dengan varian Delta tetapi tetap saja kalau mengenai orang dengan faktor risiko tinggi untuk menjadi berat atau belum divaksinasi gejalanya berat juga, jadi bisa batuk, sesak napas, sakit kepala,” tutur Fathiyah.

Lebih lanjut mengenai pasien komorbid yang terkena COVID-19, berbeda dari sebelumnya, saat ini mereka dirawat di rumah sakit bukan karena COVID-19 melainkan komorbidnya.

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Gejala COVID-19 pada populasi umum saat ini tak seberat sebelumnya khususnya bagi yang sudah mendapatkan vaksinasi lengkap salah satunya batuk tanpa sesak, demikian dikatakan Dokter spesialis paru dari RSUP Persahabatan DR dr Fathiyah Isbaniah, Sp. P(K), MPd, Ked, dalam webinar kesehatan, Selasa.

BACA JUGA : Ditlantas Polda Metro Jaya Prediksi Kemacetan Lebih Awal Bulan Ramadan

“Kalau sudah diimunisasi, pernah kena COVID-19 maka gejala akan lebih ringan, yakni batuk tapi enggak sesak, badan pegal tetapi masih bisa beraktivitas, enggak ada sakit kepala,” katanya.

Namun, apabila COVID-19 mengenai orang dengan faktor risiko tinggi untuk menjadi berat misalnya pasien komorbid seperti diabetes, hipertensi dan penyakit jantung, ditambah belum divaksin lengkap, maka dia bisa mengalami gejala berat seperti sesak napas.

“Memang berbeda dengan varian Delta tetapi tetap saja kalau mengenai orang dengan faktor risiko tinggi untuk menjadi berat atau belum divaksinasi gejalanya berat juga, jadi bisa batuk, sesak napas, sakit kepala,” tutur Fathiyah.

Lebih lanjut mengenai pasien komorbid yang terkena COVID-19, berbeda dari sebelumnya, saat ini mereka dirawat di rumah sakit bukan karena COVID-19 melainkan komorbidnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca