alexametrics
23.4 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Pertahankan Bahasa Daerah Hindari Kepunahan

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Bahasa daerah mendapat perhatian serius dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), kementerian tersebut tidak menginginkan bahasa daerah tergerus zaman dan kemudian hilang alias punah.Dari laporan UNESCO, setiap empat belas hari atau dua minggu sekali satu bahasa daerah di dunia punah.

Hal itu seperti dipaparkan oleh Aminudin Aziz, kepala badan bahasa  menuturkan, karena bahasa itu tidak lagi digunakan maka hal itu bakal memicu kepunahan.  Untuk itu, kementerian tersebut datang langsung ke daerah untuk mencegah bahasa daerah punah. Berbagai cara ditempuh seperti melakukan kampanye, untuk menghindari kepunahan bahasa daerah di nusantara ini.

“Bahasa daerah itu bagian dari identitas bangsa, karena itu sebagai langkah awal kementrian memanfaatkan sektor pendidikan dimana sekolah merupakan pondasi utama, diharapkan bahasa daerah bisa masuk ke dalam muatan lokal,”ungkap Aminudin.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Bahasa daerah mendapat perhatian serius dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), kementerian tersebut tidak menginginkan bahasa daerah tergerus zaman dan kemudian hilang alias punah.Dari laporan UNESCO, setiap empat belas hari atau dua minggu sekali satu bahasa daerah di dunia punah.

Hal itu seperti dipaparkan oleh Aminudin Aziz, kepala badan bahasa  menuturkan, karena bahasa itu tidak lagi digunakan maka hal itu bakal memicu kepunahan.  Untuk itu, kementerian tersebut datang langsung ke daerah untuk mencegah bahasa daerah punah. Berbagai cara ditempuh seperti melakukan kampanye, untuk menghindari kepunahan bahasa daerah di nusantara ini.

“Bahasa daerah itu bagian dari identitas bangsa, karena itu sebagai langkah awal kementrian memanfaatkan sektor pendidikan dimana sekolah merupakan pondasi utama, diharapkan bahasa daerah bisa masuk ke dalam muatan lokal,”ungkap Aminudin.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Bahasa daerah mendapat perhatian serius dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), kementerian tersebut tidak menginginkan bahasa daerah tergerus zaman dan kemudian hilang alias punah.Dari laporan UNESCO, setiap empat belas hari atau dua minggu sekali satu bahasa daerah di dunia punah.

Hal itu seperti dipaparkan oleh Aminudin Aziz, kepala badan bahasa  menuturkan, karena bahasa itu tidak lagi digunakan maka hal itu bakal memicu kepunahan.  Untuk itu, kementerian tersebut datang langsung ke daerah untuk mencegah bahasa daerah punah. Berbagai cara ditempuh seperti melakukan kampanye, untuk menghindari kepunahan bahasa daerah di nusantara ini.

“Bahasa daerah itu bagian dari identitas bangsa, karena itu sebagai langkah awal kementrian memanfaatkan sektor pendidikan dimana sekolah merupakan pondasi utama, diharapkan bahasa daerah bisa masuk ke dalam muatan lokal,”ungkap Aminudin.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/