alexametrics
21.9 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Jangan Selewengkan Mandat Presiden Demi Investasi

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Deddy Sitorus Anggota Komisi VI DPR RI Deddy Sitorus mengatakan, dirinya mendapat informasi tentang pejabat berwenang sengaja mempersulit proses investasi untuk mendapatkan keuntungan bagi pribadi dan kelompok.

Melalui keterangan tertulisn kepada media, Deddy mengatakan, ia mengimbau agar para pejabat tersebut tidak menyelewengkan kepercayaan yang diberikan Presiden Jokowi. Jika hal itu dilakukan, bakal menghambat pertumbuhan investasi di Indonesia.

“Ketika saya bertemu dan mendapat keluhan dari beberapa investor baik dalam maupun luar negeri. Mereka mengeluhkan bahwa proses perizinan terbaru memang mempermudah urusan administrasi di awal, tetapi proses setelahnya justru menjadi rumit dan tidak jelas,” ujar Deddy.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Deddy Sitorus Anggota Komisi VI DPR RI Deddy Sitorus mengatakan, dirinya mendapat informasi tentang pejabat berwenang sengaja mempersulit proses investasi untuk mendapatkan keuntungan bagi pribadi dan kelompok.

Melalui keterangan tertulisn kepada media, Deddy mengatakan, ia mengimbau agar para pejabat tersebut tidak menyelewengkan kepercayaan yang diberikan Presiden Jokowi. Jika hal itu dilakukan, bakal menghambat pertumbuhan investasi di Indonesia.

“Ketika saya bertemu dan mendapat keluhan dari beberapa investor baik dalam maupun luar negeri. Mereka mengeluhkan bahwa proses perizinan terbaru memang mempermudah urusan administrasi di awal, tetapi proses setelahnya justru menjadi rumit dan tidak jelas,” ujar Deddy.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Deddy Sitorus Anggota Komisi VI DPR RI Deddy Sitorus mengatakan, dirinya mendapat informasi tentang pejabat berwenang sengaja mempersulit proses investasi untuk mendapatkan keuntungan bagi pribadi dan kelompok.

Melalui keterangan tertulisn kepada media, Deddy mengatakan, ia mengimbau agar para pejabat tersebut tidak menyelewengkan kepercayaan yang diberikan Presiden Jokowi. Jika hal itu dilakukan, bakal menghambat pertumbuhan investasi di Indonesia.

“Ketika saya bertemu dan mendapat keluhan dari beberapa investor baik dalam maupun luar negeri. Mereka mengeluhkan bahwa proses perizinan terbaru memang mempermudah urusan administrasi di awal, tetapi proses setelahnya justru menjadi rumit dan tidak jelas,” ujar Deddy.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

Usulkan 510 WBP Dapat Remisi

Temukan Empat ODGJ Dipasung

/