alexametrics
22.6 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Eri Cahyadi Minta Satpol PP Masifkan Pengawasan Perda KTR

Mobile_AP_Rectangle 1

SURABAYA, RADARJEMBER.ID – Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di tempat terbuka mulai diberlakukan di Kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Jawa Timur, meminta Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP) setempat memperkuat pengawasan terhadap Perda KTR tersebut. “Saya minta setiap tempat fasilitas umum seperti taman harus ada petugas satpol PP,” katanya.

Lebih lanjut Eri mengatakan, untuk memasifkan pengawasan di lapangan, pihaknya telah menginstruksikan jajaran satpol PP agar setiap harinya berkeliling menggunakan sepeda angin. Salah satu tugas mereka adalah melakukan pengawasan Perda KTR di tempat-tempat umum.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Sudah saya perintahkan setiap hari ada satpol PP naik sepeda. Nanti dimulai bulan Agustus. Ini masih dibelikan sepeda, nanti dia (petugas) jalan berapa kilometer tidak boleh berhenti, wira-wiri terus,” katanya.

Menurut dia, ketika bulan Agustus 2022 berjalan dan petugas satpol PP belum terlihat melakukan pengawasan Perda KTR, maka hal itu dapat mengurangi kontrak kinerja Satpol PP Surabaya. “Kalau itu (petugas satpol PP) belum ada, nanti kontrak kinerjanya dikurangi,” kata Eri.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Nanik Sukristina sebelumnya menjelaskan, terdapat tujuh kawasan yang memberlakukan KTR, yakni sarana kesehatan, tempat proses belajar mengajar, arena kegiatan anak, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, dan tempat umum.

- Advertisement -

SURABAYA, RADARJEMBER.ID – Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di tempat terbuka mulai diberlakukan di Kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Jawa Timur, meminta Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP) setempat memperkuat pengawasan terhadap Perda KTR tersebut. “Saya minta setiap tempat fasilitas umum seperti taman harus ada petugas satpol PP,” katanya.

Lebih lanjut Eri mengatakan, untuk memasifkan pengawasan di lapangan, pihaknya telah menginstruksikan jajaran satpol PP agar setiap harinya berkeliling menggunakan sepeda angin. Salah satu tugas mereka adalah melakukan pengawasan Perda KTR di tempat-tempat umum.

“Sudah saya perintahkan setiap hari ada satpol PP naik sepeda. Nanti dimulai bulan Agustus. Ini masih dibelikan sepeda, nanti dia (petugas) jalan berapa kilometer tidak boleh berhenti, wira-wiri terus,” katanya.

Menurut dia, ketika bulan Agustus 2022 berjalan dan petugas satpol PP belum terlihat melakukan pengawasan Perda KTR, maka hal itu dapat mengurangi kontrak kinerja Satpol PP Surabaya. “Kalau itu (petugas satpol PP) belum ada, nanti kontrak kinerjanya dikurangi,” kata Eri.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Nanik Sukristina sebelumnya menjelaskan, terdapat tujuh kawasan yang memberlakukan KTR, yakni sarana kesehatan, tempat proses belajar mengajar, arena kegiatan anak, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, dan tempat umum.

SURABAYA, RADARJEMBER.ID – Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di tempat terbuka mulai diberlakukan di Kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Jawa Timur, meminta Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP) setempat memperkuat pengawasan terhadap Perda KTR tersebut. “Saya minta setiap tempat fasilitas umum seperti taman harus ada petugas satpol PP,” katanya.

Lebih lanjut Eri mengatakan, untuk memasifkan pengawasan di lapangan, pihaknya telah menginstruksikan jajaran satpol PP agar setiap harinya berkeliling menggunakan sepeda angin. Salah satu tugas mereka adalah melakukan pengawasan Perda KTR di tempat-tempat umum.

“Sudah saya perintahkan setiap hari ada satpol PP naik sepeda. Nanti dimulai bulan Agustus. Ini masih dibelikan sepeda, nanti dia (petugas) jalan berapa kilometer tidak boleh berhenti, wira-wiri terus,” katanya.

Menurut dia, ketika bulan Agustus 2022 berjalan dan petugas satpol PP belum terlihat melakukan pengawasan Perda KTR, maka hal itu dapat mengurangi kontrak kinerja Satpol PP Surabaya. “Kalau itu (petugas satpol PP) belum ada, nanti kontrak kinerjanya dikurangi,” kata Eri.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Nanik Sukristina sebelumnya menjelaskan, terdapat tujuh kawasan yang memberlakukan KTR, yakni sarana kesehatan, tempat proses belajar mengajar, arena kegiatan anak, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, dan tempat umum.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/