alexametrics
22.6 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Empat Sekolah Jogjakarta Diduga Jual Beli Seragam Sekolah

Mobile_AP_Rectangle 1

JOGJAKARTA, RADARJEMBER.ID – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Jogjakarta menyatakan telah memanggil perwakilan empat SMA/SMK yang terindikasi melakukan praktik jual beli seragam sekolah kepada peserta didik.

”Begitu muncul berita soal itu (dugaan jual beli seragam) langsung kami mintai klarifikasi,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Jogjakarta Didik Wardaya seperti dilansir dari Antara di Jogjakarta.

Menurut dia, empat sekolah yang dimintai klarifikasi mengaku belum sempat menjual seragam kepada orang tua siswa. ”Mereka memang sepertinya menyiapkan (seragam) tapi tidak sampai menjual,” ujar Didik.

- Advertisement -

JOGJAKARTA, RADARJEMBER.ID – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Jogjakarta menyatakan telah memanggil perwakilan empat SMA/SMK yang terindikasi melakukan praktik jual beli seragam sekolah kepada peserta didik.

”Begitu muncul berita soal itu (dugaan jual beli seragam) langsung kami mintai klarifikasi,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Jogjakarta Didik Wardaya seperti dilansir dari Antara di Jogjakarta.

Menurut dia, empat sekolah yang dimintai klarifikasi mengaku belum sempat menjual seragam kepada orang tua siswa. ”Mereka memang sepertinya menyiapkan (seragam) tapi tidak sampai menjual,” ujar Didik.

JOGJAKARTA, RADARJEMBER.ID – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Jogjakarta menyatakan telah memanggil perwakilan empat SMA/SMK yang terindikasi melakukan praktik jual beli seragam sekolah kepada peserta didik.

”Begitu muncul berita soal itu (dugaan jual beli seragam) langsung kami mintai klarifikasi,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Jogjakarta Didik Wardaya seperti dilansir dari Antara di Jogjakarta.

Menurut dia, empat sekolah yang dimintai klarifikasi mengaku belum sempat menjual seragam kepada orang tua siswa. ”Mereka memang sepertinya menyiapkan (seragam) tapi tidak sampai menjual,” ujar Didik.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/