alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Kebun Salak Dijadikan Tempat Ijab Kabul

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID – Kesan unik nampak saat tujuh pasang pengantin asal Kabupaten Sleman, Jogjakarta, menggelar prosesi ijab kabul di kebun salak milik Kemuning Kopi dan Senja, Pulowatu, Pakem, Kabupaten Sleman, Jogjakarta Kami (19/5) kemarin. Selain itu satu kilogram salak juga diberikan kepada pengantin wanita, sebagai mahar pendamping perhiasan.

BACA JUGA : Tertunda Dua Tahun, Monolog Inggit Garnasih Akhirnya Dipentaskan

Perlu diketahui, kegiatan nikah massal ini mengundang perhatian orang dan diinisiasi oleh Forum Ta’aruf Indonesia (Fortais), bekerja sama berbagai vendor.Seperti, Paguyuban Pranatacara Yogyakarta (PPY), beberapa make up artist, RS Siloam Hospital Jogjakarta, hingga penyedia jasa fotografi dan videografi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ryan Budi Nuryanto, Ketua Golek Garwo Fortais Indonesia dan Nikah Bareng Nasional menjelaskan, gelaran nikah massal ini bertepatan momentum Hari Kebangkitan Nasional dan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman Ke-106.Kegiatan nikah masal di kebun salak tersebut gratis, sehingga tidak membebani tujuh pasangan pengantin tersebut.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID – Kesan unik nampak saat tujuh pasang pengantin asal Kabupaten Sleman, Jogjakarta, menggelar prosesi ijab kabul di kebun salak milik Kemuning Kopi dan Senja, Pulowatu, Pakem, Kabupaten Sleman, Jogjakarta Kami (19/5) kemarin. Selain itu satu kilogram salak juga diberikan kepada pengantin wanita, sebagai mahar pendamping perhiasan.

BACA JUGA : Tertunda Dua Tahun, Monolog Inggit Garnasih Akhirnya Dipentaskan

Perlu diketahui, kegiatan nikah massal ini mengundang perhatian orang dan diinisiasi oleh Forum Ta’aruf Indonesia (Fortais), bekerja sama berbagai vendor.Seperti, Paguyuban Pranatacara Yogyakarta (PPY), beberapa make up artist, RS Siloam Hospital Jogjakarta, hingga penyedia jasa fotografi dan videografi.

Ryan Budi Nuryanto, Ketua Golek Garwo Fortais Indonesia dan Nikah Bareng Nasional menjelaskan, gelaran nikah massal ini bertepatan momentum Hari Kebangkitan Nasional dan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman Ke-106.Kegiatan nikah masal di kebun salak tersebut gratis, sehingga tidak membebani tujuh pasangan pengantin tersebut.

RADARJEMBER.ID – Kesan unik nampak saat tujuh pasang pengantin asal Kabupaten Sleman, Jogjakarta, menggelar prosesi ijab kabul di kebun salak milik Kemuning Kopi dan Senja, Pulowatu, Pakem, Kabupaten Sleman, Jogjakarta Kami (19/5) kemarin. Selain itu satu kilogram salak juga diberikan kepada pengantin wanita, sebagai mahar pendamping perhiasan.

BACA JUGA : Tertunda Dua Tahun, Monolog Inggit Garnasih Akhirnya Dipentaskan

Perlu diketahui, kegiatan nikah massal ini mengundang perhatian orang dan diinisiasi oleh Forum Ta’aruf Indonesia (Fortais), bekerja sama berbagai vendor.Seperti, Paguyuban Pranatacara Yogyakarta (PPY), beberapa make up artist, RS Siloam Hospital Jogjakarta, hingga penyedia jasa fotografi dan videografi.

Ryan Budi Nuryanto, Ketua Golek Garwo Fortais Indonesia dan Nikah Bareng Nasional menjelaskan, gelaran nikah massal ini bertepatan momentum Hari Kebangkitan Nasional dan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman Ke-106.Kegiatan nikah masal di kebun salak tersebut gratis, sehingga tidak membebani tujuh pasangan pengantin tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/