alexametrics
23.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

18 Ribu Orang di Madiun Tidak Memiliki Pekerjaan

Mobile_AP_Rectangle 1

MADIUN, RADARJEMBER.ID- Kendati penanganan pengangguran di Kabupaten Madiun terus digencarkan, namun hasilnya belum signifikan.Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Madiun mencatat, total tahun  2021 lalu di Kabupaten Madiun angka pengangguran tembus 18 ribu orang.

Menurut Heru Kuncoro, Kepala Disnaker Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro menerangkan, sejatinya jumlah pengangguran di kota Brem itu telah mengalami penurunan.Dinas itu menerangkan, di tahun 2020 terdapat 19 ribu orang menganggur.

Diakui oleh Kuncoro, penurunan jumlah angka pengangguran di Madiun itu belum memenuhi target dikarenakan terkendala berbagai faktor.Diketahui, angka pengangguran itu dihitung dari berbagai aspek, salah satunya adalah faktor usia dan dipastikan saban tahun ada penambahan jumlah warga berusia produktif. 

Mobile_AP_Rectangle 2

“Contoh lulusan SMA/SMK sederajat dan mereka tidak melanjutkan kuliah di perguruan tinggi dan belum memiliki pekerjaan, ini juga bagian dari sebab kenapa angka pengangguran meningkat.Belum lagi dampak dari pandemi Covid-19 dua tahun belakangan ini, tidak sedikit orang kehilangan pekerjaan akibat PHK.”tutur Kuncoro. 

- Advertisement -

MADIUN, RADARJEMBER.ID- Kendati penanganan pengangguran di Kabupaten Madiun terus digencarkan, namun hasilnya belum signifikan.Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Madiun mencatat, total tahun  2021 lalu di Kabupaten Madiun angka pengangguran tembus 18 ribu orang.

Menurut Heru Kuncoro, Kepala Disnaker Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro menerangkan, sejatinya jumlah pengangguran di kota Brem itu telah mengalami penurunan.Dinas itu menerangkan, di tahun 2020 terdapat 19 ribu orang menganggur.

Diakui oleh Kuncoro, penurunan jumlah angka pengangguran di Madiun itu belum memenuhi target dikarenakan terkendala berbagai faktor.Diketahui, angka pengangguran itu dihitung dari berbagai aspek, salah satunya adalah faktor usia dan dipastikan saban tahun ada penambahan jumlah warga berusia produktif. 

“Contoh lulusan SMA/SMK sederajat dan mereka tidak melanjutkan kuliah di perguruan tinggi dan belum memiliki pekerjaan, ini juga bagian dari sebab kenapa angka pengangguran meningkat.Belum lagi dampak dari pandemi Covid-19 dua tahun belakangan ini, tidak sedikit orang kehilangan pekerjaan akibat PHK.”tutur Kuncoro. 

MADIUN, RADARJEMBER.ID- Kendati penanganan pengangguran di Kabupaten Madiun terus digencarkan, namun hasilnya belum signifikan.Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Madiun mencatat, total tahun  2021 lalu di Kabupaten Madiun angka pengangguran tembus 18 ribu orang.

Menurut Heru Kuncoro, Kepala Disnaker Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro menerangkan, sejatinya jumlah pengangguran di kota Brem itu telah mengalami penurunan.Dinas itu menerangkan, di tahun 2020 terdapat 19 ribu orang menganggur.

Diakui oleh Kuncoro, penurunan jumlah angka pengangguran di Madiun itu belum memenuhi target dikarenakan terkendala berbagai faktor.Diketahui, angka pengangguran itu dihitung dari berbagai aspek, salah satunya adalah faktor usia dan dipastikan saban tahun ada penambahan jumlah warga berusia produktif. 

“Contoh lulusan SMA/SMK sederajat dan mereka tidak melanjutkan kuliah di perguruan tinggi dan belum memiliki pekerjaan, ini juga bagian dari sebab kenapa angka pengangguran meningkat.Belum lagi dampak dari pandemi Covid-19 dua tahun belakangan ini, tidak sedikit orang kehilangan pekerjaan akibat PHK.”tutur Kuncoro. 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/