alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Polisi Akhiri Pelarian Distributor Miras Ilegal

Mobile_AP_Rectangle 1

KEDIRI, RADARJEMBER.ID- Satreskrim Polres Kediri Kota menangkap Ali Muslih, 47. Pria asal Desa Sidomulyo, Wates itu diamankan setelah di tempat kosnya ditemukan 139 jerikan miras jenis arak jowo. Pria itu sempat buron selama dua bulan, kini harus mendekam di tahanan.

BACA JUGA : Pemberian Apresiasi Belasan Juta Rupiah bagi Atlet Berprestasi Porprov

AKBP Wahyudi, Kapolres Kediri mengungkapkan, Ali ditangkap sejak dua minggu lalu.Ia mengatakan, tersangka ini mengambil miras dari Solo dan didistribusikan ke beberapa tempat di Kediri.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain dijual ke Kabupaten Kediri dan Kota Kediri, miras milik Ali juga dijual ke Nganjuk, Tulungagung, dan Blitar. Penjualan miras tanpa izin itulah saat ini disidik oleh Polres Kediri Kota, bahkan dampak dari miras tersebut bisa merusak masa depan generasi muda.

Terancam hukuman lima tahun penjara. Dia disangkakan pasal 62 ayat (1) jo pasal 8 ayat (1) huruf a,b, g dan i UU No. 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen. Atau pasal 106 jo pasal 124 ayat (1) UU No. 7/2014 tentang Perdagangan, atau pasal 142 UU No. 18/2012 tentang Pangan.

- Advertisement -

KEDIRI, RADARJEMBER.ID- Satreskrim Polres Kediri Kota menangkap Ali Muslih, 47. Pria asal Desa Sidomulyo, Wates itu diamankan setelah di tempat kosnya ditemukan 139 jerikan miras jenis arak jowo. Pria itu sempat buron selama dua bulan, kini harus mendekam di tahanan.

BACA JUGA : Pemberian Apresiasi Belasan Juta Rupiah bagi Atlet Berprestasi Porprov

AKBP Wahyudi, Kapolres Kediri mengungkapkan, Ali ditangkap sejak dua minggu lalu.Ia mengatakan, tersangka ini mengambil miras dari Solo dan didistribusikan ke beberapa tempat di Kediri.

Selain dijual ke Kabupaten Kediri dan Kota Kediri, miras milik Ali juga dijual ke Nganjuk, Tulungagung, dan Blitar. Penjualan miras tanpa izin itulah saat ini disidik oleh Polres Kediri Kota, bahkan dampak dari miras tersebut bisa merusak masa depan generasi muda.

Terancam hukuman lima tahun penjara. Dia disangkakan pasal 62 ayat (1) jo pasal 8 ayat (1) huruf a,b, g dan i UU No. 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen. Atau pasal 106 jo pasal 124 ayat (1) UU No. 7/2014 tentang Perdagangan, atau pasal 142 UU No. 18/2012 tentang Pangan.

KEDIRI, RADARJEMBER.ID- Satreskrim Polres Kediri Kota menangkap Ali Muslih, 47. Pria asal Desa Sidomulyo, Wates itu diamankan setelah di tempat kosnya ditemukan 139 jerikan miras jenis arak jowo. Pria itu sempat buron selama dua bulan, kini harus mendekam di tahanan.

BACA JUGA : Pemberian Apresiasi Belasan Juta Rupiah bagi Atlet Berprestasi Porprov

AKBP Wahyudi, Kapolres Kediri mengungkapkan, Ali ditangkap sejak dua minggu lalu.Ia mengatakan, tersangka ini mengambil miras dari Solo dan didistribusikan ke beberapa tempat di Kediri.

Selain dijual ke Kabupaten Kediri dan Kota Kediri, miras milik Ali juga dijual ke Nganjuk, Tulungagung, dan Blitar. Penjualan miras tanpa izin itulah saat ini disidik oleh Polres Kediri Kota, bahkan dampak dari miras tersebut bisa merusak masa depan generasi muda.

Terancam hukuman lima tahun penjara. Dia disangkakan pasal 62 ayat (1) jo pasal 8 ayat (1) huruf a,b, g dan i UU No. 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen. Atau pasal 106 jo pasal 124 ayat (1) UU No. 7/2014 tentang Perdagangan, atau pasal 142 UU No. 18/2012 tentang Pangan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/