alexametrics
29.6 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Berakhir Sungkem Korban Pasca Lolos Jerat Hukum

Mobile_AP_Rectangle 1

SEMARANG, RADARJEMBRER.ID- Jamilah, 33, pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) menangis tersedu-sedu di hadapan korban, Andre, 30. Proses hukum atas kasus itu telah gugur melalui Restorative Justice (RJ) karena Andre memaafkan. Jamilah pun lepas dari tuntutan dan jeratan hukuman.

BACA JUGA : Lulusan SMK Kini Bisa Kuliah Ke Jerman

Kemarin (16/6), Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pekalongan mempertemukan Jamilah dan Andre. Mereka kemudian bersalaman, saling memaafkan. Jamilah juga menangis dan bersimpuh di tangan orang tua Andre.

Mobile_AP_Rectangle 2

Jamilah dan Andre merupakan tetangga dekat dan akrab. Namun beberapa waktu lalu, Jamilah terpaksa mencuri sepeda motor Andre karena himpitan ekonomi. Jamilah merasa memiliki kesempatan mencuri karena kunci masih menempel di sepeda motor.

Motor itu kemudian Jamilah bawa kabur. Namun ia bingung, motor itu akan ia jual ke mana. Lantas ia titipkan barang itu ke tempat warga lain. Barang belum sempat ia jual, niatan mau ia jual untuk kebutuhan bayar sekolah anak, serta berobat suami sakit dan tidak sembuh-sembuh.

- Advertisement -

SEMARANG, RADARJEMBRER.ID- Jamilah, 33, pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) menangis tersedu-sedu di hadapan korban, Andre, 30. Proses hukum atas kasus itu telah gugur melalui Restorative Justice (RJ) karena Andre memaafkan. Jamilah pun lepas dari tuntutan dan jeratan hukuman.

BACA JUGA : Lulusan SMK Kini Bisa Kuliah Ke Jerman

Kemarin (16/6), Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pekalongan mempertemukan Jamilah dan Andre. Mereka kemudian bersalaman, saling memaafkan. Jamilah juga menangis dan bersimpuh di tangan orang tua Andre.

Jamilah dan Andre merupakan tetangga dekat dan akrab. Namun beberapa waktu lalu, Jamilah terpaksa mencuri sepeda motor Andre karena himpitan ekonomi. Jamilah merasa memiliki kesempatan mencuri karena kunci masih menempel di sepeda motor.

Motor itu kemudian Jamilah bawa kabur. Namun ia bingung, motor itu akan ia jual ke mana. Lantas ia titipkan barang itu ke tempat warga lain. Barang belum sempat ia jual, niatan mau ia jual untuk kebutuhan bayar sekolah anak, serta berobat suami sakit dan tidak sembuh-sembuh.

SEMARANG, RADARJEMBRER.ID- Jamilah, 33, pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) menangis tersedu-sedu di hadapan korban, Andre, 30. Proses hukum atas kasus itu telah gugur melalui Restorative Justice (RJ) karena Andre memaafkan. Jamilah pun lepas dari tuntutan dan jeratan hukuman.

BACA JUGA : Lulusan SMK Kini Bisa Kuliah Ke Jerman

Kemarin (16/6), Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pekalongan mempertemukan Jamilah dan Andre. Mereka kemudian bersalaman, saling memaafkan. Jamilah juga menangis dan bersimpuh di tangan orang tua Andre.

Jamilah dan Andre merupakan tetangga dekat dan akrab. Namun beberapa waktu lalu, Jamilah terpaksa mencuri sepeda motor Andre karena himpitan ekonomi. Jamilah merasa memiliki kesempatan mencuri karena kunci masih menempel di sepeda motor.

Motor itu kemudian Jamilah bawa kabur. Namun ia bingung, motor itu akan ia jual ke mana. Lantas ia titipkan barang itu ke tempat warga lain. Barang belum sempat ia jual, niatan mau ia jual untuk kebutuhan bayar sekolah anak, serta berobat suami sakit dan tidak sembuh-sembuh.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/