alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 5 October 2022

Puan Bilang Pilpres Jadi Obrolan Warung Kopi

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADAR JEMBER – Puan Maharani Ketua DPR RI Puan Maharani berharap Pemilu 2024 mampu menjadikan pesta demokrasi lebih baik. Sehingga melahirkan pemimpin berkualitas seperti harapan semua orang.

“Dalam membangun peradaban demokrasi di Indonesia agar semakin maju, maka diperlukan Pelaksanaan Pemilu yang berkualitas,” kata Puan dalam pidatonya di Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2022 di DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8).

Untuk memajukan demokrasi di Indonesia, menurut Puan, dibutuhkan Partai Politik peserta Pemilu yang semakin maju dalam mengartikulasikan kepentingan rakyat. Ia juga mengingatkan agar partai-partai politik senantiasa memegang teguh komitmennya.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Pelaksanaan pemilu legislatif, presiden dan pilkada serentak akan dilaksanakan pada tahun 2024. Tahapan Pemilu sudah dan sedang dijalankan oleh KPU. Menjadi komitmen kita Bersama, untuk menjadikan Pemilu 2024 sebagai Pemilu demokratis, jujur, adil dan bermartabat,”Kata dia.

“Kita semua dapat merasakan, bahwa Tahun politik sepertinya datang lebih awal. Perbincangan tentang suksesi kepemimpinan nasional menjadi topik di media sosial hingga warung-warung kopi di penjuru negeri,” imbuh Puan.

Fakta ini dinilai menjadi hal yang menggembirakan. Karena masyarakat dianggap sudah dewasa dalam menghadapi perbedaan pilihan politik.Bahkan dalam hal memilih, masyarakat kini sudah lebih cerdas.

“Sejak pemilu demokratis kembali digelar pada tahun 1999, masyarakat sudah mengajarkan kepada kita semua bagaimana menyikapi perbedaan dalam politik. Kita tentu paham kapan waktu bertanding, dan kapan waktu bersanding,” jelasnya.

Mantan Menko PMK itu menyebut, terdapat ruang partisipasi rakyat di dalam negara demokratis. Negara memastikan ruang partisipasi rakyat tersebut dapat terselenggara dengan baik dan tidak tak terbatas.

“Demokrasi menjamin partisipasi warga bangsa dalam mengartikulasikan hak politik, hak sosial, hak budaya dan hak ekonomi. Bahkan juga memberikan ruang artikulasi kaum perempuan dalam segala bidang,” pungkas Puan. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Dokumen Jawa Pos

Sumber Berita:jawapos.com

 

- Advertisement -

JAKARTA, RADAR JEMBER – Puan Maharani Ketua DPR RI Puan Maharani berharap Pemilu 2024 mampu menjadikan pesta demokrasi lebih baik. Sehingga melahirkan pemimpin berkualitas seperti harapan semua orang.

“Dalam membangun peradaban demokrasi di Indonesia agar semakin maju, maka diperlukan Pelaksanaan Pemilu yang berkualitas,” kata Puan dalam pidatonya di Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2022 di DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8).

Untuk memajukan demokrasi di Indonesia, menurut Puan, dibutuhkan Partai Politik peserta Pemilu yang semakin maju dalam mengartikulasikan kepentingan rakyat. Ia juga mengingatkan agar partai-partai politik senantiasa memegang teguh komitmennya.

“Pelaksanaan pemilu legislatif, presiden dan pilkada serentak akan dilaksanakan pada tahun 2024. Tahapan Pemilu sudah dan sedang dijalankan oleh KPU. Menjadi komitmen kita Bersama, untuk menjadikan Pemilu 2024 sebagai Pemilu demokratis, jujur, adil dan bermartabat,”Kata dia.

“Kita semua dapat merasakan, bahwa Tahun politik sepertinya datang lebih awal. Perbincangan tentang suksesi kepemimpinan nasional menjadi topik di media sosial hingga warung-warung kopi di penjuru negeri,” imbuh Puan.

Fakta ini dinilai menjadi hal yang menggembirakan. Karena masyarakat dianggap sudah dewasa dalam menghadapi perbedaan pilihan politik.Bahkan dalam hal memilih, masyarakat kini sudah lebih cerdas.

“Sejak pemilu demokratis kembali digelar pada tahun 1999, masyarakat sudah mengajarkan kepada kita semua bagaimana menyikapi perbedaan dalam politik. Kita tentu paham kapan waktu bertanding, dan kapan waktu bersanding,” jelasnya.

Mantan Menko PMK itu menyebut, terdapat ruang partisipasi rakyat di dalam negara demokratis. Negara memastikan ruang partisipasi rakyat tersebut dapat terselenggara dengan baik dan tidak tak terbatas.

“Demokrasi menjamin partisipasi warga bangsa dalam mengartikulasikan hak politik, hak sosial, hak budaya dan hak ekonomi. Bahkan juga memberikan ruang artikulasi kaum perempuan dalam segala bidang,” pungkas Puan. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Dokumen Jawa Pos

Sumber Berita:jawapos.com

 

JAKARTA, RADAR JEMBER – Puan Maharani Ketua DPR RI Puan Maharani berharap Pemilu 2024 mampu menjadikan pesta demokrasi lebih baik. Sehingga melahirkan pemimpin berkualitas seperti harapan semua orang.

“Dalam membangun peradaban demokrasi di Indonesia agar semakin maju, maka diperlukan Pelaksanaan Pemilu yang berkualitas,” kata Puan dalam pidatonya di Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2022 di DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8).

Untuk memajukan demokrasi di Indonesia, menurut Puan, dibutuhkan Partai Politik peserta Pemilu yang semakin maju dalam mengartikulasikan kepentingan rakyat. Ia juga mengingatkan agar partai-partai politik senantiasa memegang teguh komitmennya.

“Pelaksanaan pemilu legislatif, presiden dan pilkada serentak akan dilaksanakan pada tahun 2024. Tahapan Pemilu sudah dan sedang dijalankan oleh KPU. Menjadi komitmen kita Bersama, untuk menjadikan Pemilu 2024 sebagai Pemilu demokratis, jujur, adil dan bermartabat,”Kata dia.

“Kita semua dapat merasakan, bahwa Tahun politik sepertinya datang lebih awal. Perbincangan tentang suksesi kepemimpinan nasional menjadi topik di media sosial hingga warung-warung kopi di penjuru negeri,” imbuh Puan.

Fakta ini dinilai menjadi hal yang menggembirakan. Karena masyarakat dianggap sudah dewasa dalam menghadapi perbedaan pilihan politik.Bahkan dalam hal memilih, masyarakat kini sudah lebih cerdas.

“Sejak pemilu demokratis kembali digelar pada tahun 1999, masyarakat sudah mengajarkan kepada kita semua bagaimana menyikapi perbedaan dalam politik. Kita tentu paham kapan waktu bertanding, dan kapan waktu bersanding,” jelasnya.

Mantan Menko PMK itu menyebut, terdapat ruang partisipasi rakyat di dalam negara demokratis. Negara memastikan ruang partisipasi rakyat tersebut dapat terselenggara dengan baik dan tidak tak terbatas.

“Demokrasi menjamin partisipasi warga bangsa dalam mengartikulasikan hak politik, hak sosial, hak budaya dan hak ekonomi. Bahkan juga memberikan ruang artikulasi kaum perempuan dalam segala bidang,” pungkas Puan. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Dokumen Jawa Pos

Sumber Berita:jawapos.com

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/