alexametrics
26.5 C
Jember
Sunday, 25 September 2022

Jokowi Klaim  Berhasil Pulihkan Ekonomi Indonesia

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID– Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim, Indonesia menjadi salah satu negara berhasil mengatasi pandemi dan memulihkan ekonom dengan cepat. Hal ini disampaikan Jokowi dalam pidato RAPBN 2023 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8).

Jaga Sidang Tahunan MPR, Polda Metro Kerahkan 500 Personel

Kepala negara memaparkan, pemulihan ekonomi Indonesia dalam tren terus menguat, kini tumbuh 5,1 persen pada triwulan I dan menguat signifikan menjadi 5,44 persen pada triwulan II 2022.Bahkan, sektor-sektor strategis seperti manufaktur dan perdagangan tumbuh secara ekspansif, didukung oleh konsumsi masyarakat yang mulai pulih serta solidnya kinerja ekspor.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Neraca perdagangan telah mengalami surplus selama 27 bulan berturut-turut. Sektor manufaktur yang mengalami pemulihan kuat menopang tingginya kinerja ekspor nasional,” ucap Jokowi.Upaya tersebut, lanjut Jokowi, mencerminkan keberhasilan strategi hilirisasi industri yang kita jalankan sejak 2015.”ungkap Jokowi.

Selain itu, tingginya kinerja ekspor juga didukung oleh sektor pertambangan seiring meningkatnya harga komoditas global.“Sektor transportasi dan akomodasi yang paling terdampak pandemi juga mulai mengalami pemulihan,” ungkap Jokowi.Sektor tranportasi, kata Jokowi, kini masing-masing tumbuh 21,3 persen dan 9,8 persen pada triwulan II 2022.

Pada Juli 2022, Indikator Purchasing Managers Index (PMI) meningkat menjadi 51,3 persen, mencerminkan arah pemulihan yang semakin kuat pada Semester II.Jokowi pun memastikan, laju inflasi Indonesia masih jauh lebih moderat dibandingkan dengan negara lain. Pada Juli 2022, tingkat inflasi Indonesia sebesar 4,9 persen.

Hal itu ditopang oleh peran APBN dalam menjaga stabilitas harga energi dan pangan.“Konsekuensinya, anggaran subsidi dan kompensasi energi pada tahun 2022 meningkat menjadi Rp 502 triliun,” pungkas Jokowi.

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Dery Ridwansah/JawaPos.com

Sumber Berita:jawapos.com

 

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID– Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim, Indonesia menjadi salah satu negara berhasil mengatasi pandemi dan memulihkan ekonom dengan cepat. Hal ini disampaikan Jokowi dalam pidato RAPBN 2023 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8).

Jaga Sidang Tahunan MPR, Polda Metro Kerahkan 500 Personel

Kepala negara memaparkan, pemulihan ekonomi Indonesia dalam tren terus menguat, kini tumbuh 5,1 persen pada triwulan I dan menguat signifikan menjadi 5,44 persen pada triwulan II 2022.Bahkan, sektor-sektor strategis seperti manufaktur dan perdagangan tumbuh secara ekspansif, didukung oleh konsumsi masyarakat yang mulai pulih serta solidnya kinerja ekspor.

“Neraca perdagangan telah mengalami surplus selama 27 bulan berturut-turut. Sektor manufaktur yang mengalami pemulihan kuat menopang tingginya kinerja ekspor nasional,” ucap Jokowi.Upaya tersebut, lanjut Jokowi, mencerminkan keberhasilan strategi hilirisasi industri yang kita jalankan sejak 2015.”ungkap Jokowi.

Selain itu, tingginya kinerja ekspor juga didukung oleh sektor pertambangan seiring meningkatnya harga komoditas global.“Sektor transportasi dan akomodasi yang paling terdampak pandemi juga mulai mengalami pemulihan,” ungkap Jokowi.Sektor tranportasi, kata Jokowi, kini masing-masing tumbuh 21,3 persen dan 9,8 persen pada triwulan II 2022.

Pada Juli 2022, Indikator Purchasing Managers Index (PMI) meningkat menjadi 51,3 persen, mencerminkan arah pemulihan yang semakin kuat pada Semester II.Jokowi pun memastikan, laju inflasi Indonesia masih jauh lebih moderat dibandingkan dengan negara lain. Pada Juli 2022, tingkat inflasi Indonesia sebesar 4,9 persen.

Hal itu ditopang oleh peran APBN dalam menjaga stabilitas harga energi dan pangan.“Konsekuensinya, anggaran subsidi dan kompensasi energi pada tahun 2022 meningkat menjadi Rp 502 triliun,” pungkas Jokowi.

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Dery Ridwansah/JawaPos.com

Sumber Berita:jawapos.com

 

JAKARTA, RADARJEMBER.ID– Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim, Indonesia menjadi salah satu negara berhasil mengatasi pandemi dan memulihkan ekonom dengan cepat. Hal ini disampaikan Jokowi dalam pidato RAPBN 2023 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8).

Jaga Sidang Tahunan MPR, Polda Metro Kerahkan 500 Personel

Kepala negara memaparkan, pemulihan ekonomi Indonesia dalam tren terus menguat, kini tumbuh 5,1 persen pada triwulan I dan menguat signifikan menjadi 5,44 persen pada triwulan II 2022.Bahkan, sektor-sektor strategis seperti manufaktur dan perdagangan tumbuh secara ekspansif, didukung oleh konsumsi masyarakat yang mulai pulih serta solidnya kinerja ekspor.

“Neraca perdagangan telah mengalami surplus selama 27 bulan berturut-turut. Sektor manufaktur yang mengalami pemulihan kuat menopang tingginya kinerja ekspor nasional,” ucap Jokowi.Upaya tersebut, lanjut Jokowi, mencerminkan keberhasilan strategi hilirisasi industri yang kita jalankan sejak 2015.”ungkap Jokowi.

Selain itu, tingginya kinerja ekspor juga didukung oleh sektor pertambangan seiring meningkatnya harga komoditas global.“Sektor transportasi dan akomodasi yang paling terdampak pandemi juga mulai mengalami pemulihan,” ungkap Jokowi.Sektor tranportasi, kata Jokowi, kini masing-masing tumbuh 21,3 persen dan 9,8 persen pada triwulan II 2022.

Pada Juli 2022, Indikator Purchasing Managers Index (PMI) meningkat menjadi 51,3 persen, mencerminkan arah pemulihan yang semakin kuat pada Semester II.Jokowi pun memastikan, laju inflasi Indonesia masih jauh lebih moderat dibandingkan dengan negara lain. Pada Juli 2022, tingkat inflasi Indonesia sebesar 4,9 persen.

Hal itu ditopang oleh peran APBN dalam menjaga stabilitas harga energi dan pangan.“Konsekuensinya, anggaran subsidi dan kompensasi energi pada tahun 2022 meningkat menjadi Rp 502 triliun,” pungkas Jokowi.

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Dery Ridwansah/JawaPos.com

Sumber Berita:jawapos.com

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/