alexametrics
22.7 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

Butuh Lima Bulan Raup Rp 1,48 Miliar

Mobile_AP_Rectangle 1

PROBOLINGGO, RADARJEMBER.ID – Sepanjang 2022, pencapaian retribusi parkir di Kota Probolinggo belum maksimal. Hingga awal Juni, realisasi baru mencapai Rp 1,48 miliar dari target Rp 4,938 miliar. Penyebabnya, dikarenakan pemilik kendaraan belum melunasi pajak.

BACA JUGA : Bakal Terapkan pada Tahun Ajaran Baru per Juli

Purwantoro, Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo mengatakan, capaian retribusi parkir memang belum sesuai harapan. Lima bulan berjalan sektor ini baru memperoleh 32 persen.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ia menambahkan pula, kondisi ini tidak terlepas dari pandemi Covid-19. pemilik kendaraan bila pajak kendaraan mati, karena tidak sempat bayar pada awal tahun. Akibatnya, retribusi parkir terganggu.

- Advertisement -

PROBOLINGGO, RADARJEMBER.ID – Sepanjang 2022, pencapaian retribusi parkir di Kota Probolinggo belum maksimal. Hingga awal Juni, realisasi baru mencapai Rp 1,48 miliar dari target Rp 4,938 miliar. Penyebabnya, dikarenakan pemilik kendaraan belum melunasi pajak.

BACA JUGA : Bakal Terapkan pada Tahun Ajaran Baru per Juli

Purwantoro, Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo mengatakan, capaian retribusi parkir memang belum sesuai harapan. Lima bulan berjalan sektor ini baru memperoleh 32 persen.

Ia menambahkan pula, kondisi ini tidak terlepas dari pandemi Covid-19. pemilik kendaraan bila pajak kendaraan mati, karena tidak sempat bayar pada awal tahun. Akibatnya, retribusi parkir terganggu.

PROBOLINGGO, RADARJEMBER.ID – Sepanjang 2022, pencapaian retribusi parkir di Kota Probolinggo belum maksimal. Hingga awal Juni, realisasi baru mencapai Rp 1,48 miliar dari target Rp 4,938 miliar. Penyebabnya, dikarenakan pemilik kendaraan belum melunasi pajak.

BACA JUGA : Bakal Terapkan pada Tahun Ajaran Baru per Juli

Purwantoro, Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo mengatakan, capaian retribusi parkir memang belum sesuai harapan. Lima bulan berjalan sektor ini baru memperoleh 32 persen.

Ia menambahkan pula, kondisi ini tidak terlepas dari pandemi Covid-19. pemilik kendaraan bila pajak kendaraan mati, karena tidak sempat bayar pada awal tahun. Akibatnya, retribusi parkir terganggu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/