alexametrics
29.6 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Tak Ada Karantina Terpusat Selama 21 Hari Bagi Jemaah Haji

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Fase pemulangan jemaah haji dari Arab Saudi dimulai. Enam kloter pertama terbang ke Indondesia pada hari ini, 15 Juli 2022. Mereka berangkat dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

BACA JUGA : Buntut Meme Stupa Candi Borobudur, Polda Metro Jaya Panggil Roy Suryo

Setibanya di bandara kedatangan, akan dilakukan pengawasan kesehatan terhadap jemaah haji dan tetap menerapkan protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan luar negeri. Pengawasan kesehatan di bandara dilakukan melalui pengecekan suhu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain menggunakan thermal scanner dan thermal gun, selain itu juga dilakukan pengecekan tanda dan gejala penyakit menular, potensi wabah, termasuk Covid-19 dan hal itu dirasa sangat penting.

Budi Sylvana, Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) menegaskan, bagi jemaah yang dalam kondisi sehat dapat langsung kembali ke daerahnya masing-masing sehingga bisa kembali berkumpul bersama keluarga.

“Tidak ada karantina terpusat selama 21 hari kepada jemaah haji. Kami ulangi, tidak ada karantina kepada jemaah haji kita,” ucapnya, Jumat (15/7).Jemaah akan diminta mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji (K3JH).

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Fase pemulangan jemaah haji dari Arab Saudi dimulai. Enam kloter pertama terbang ke Indondesia pada hari ini, 15 Juli 2022. Mereka berangkat dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

BACA JUGA : Buntut Meme Stupa Candi Borobudur, Polda Metro Jaya Panggil Roy Suryo

Setibanya di bandara kedatangan, akan dilakukan pengawasan kesehatan terhadap jemaah haji dan tetap menerapkan protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan luar negeri. Pengawasan kesehatan di bandara dilakukan melalui pengecekan suhu.

Selain menggunakan thermal scanner dan thermal gun, selain itu juga dilakukan pengecekan tanda dan gejala penyakit menular, potensi wabah, termasuk Covid-19 dan hal itu dirasa sangat penting.

Budi Sylvana, Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) menegaskan, bagi jemaah yang dalam kondisi sehat dapat langsung kembali ke daerahnya masing-masing sehingga bisa kembali berkumpul bersama keluarga.

“Tidak ada karantina terpusat selama 21 hari kepada jemaah haji. Kami ulangi, tidak ada karantina kepada jemaah haji kita,” ucapnya, Jumat (15/7).Jemaah akan diminta mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji (K3JH).

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Fase pemulangan jemaah haji dari Arab Saudi dimulai. Enam kloter pertama terbang ke Indondesia pada hari ini, 15 Juli 2022. Mereka berangkat dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

BACA JUGA : Buntut Meme Stupa Candi Borobudur, Polda Metro Jaya Panggil Roy Suryo

Setibanya di bandara kedatangan, akan dilakukan pengawasan kesehatan terhadap jemaah haji dan tetap menerapkan protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan luar negeri. Pengawasan kesehatan di bandara dilakukan melalui pengecekan suhu.

Selain menggunakan thermal scanner dan thermal gun, selain itu juga dilakukan pengecekan tanda dan gejala penyakit menular, potensi wabah, termasuk Covid-19 dan hal itu dirasa sangat penting.

Budi Sylvana, Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) menegaskan, bagi jemaah yang dalam kondisi sehat dapat langsung kembali ke daerahnya masing-masing sehingga bisa kembali berkumpul bersama keluarga.

“Tidak ada karantina terpusat selama 21 hari kepada jemaah haji. Kami ulangi, tidak ada karantina kepada jemaah haji kita,” ucapnya, Jumat (15/7).Jemaah akan diminta mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji (K3JH).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/