alexametrics
22 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Presiden Soekarno Sukai Makanan Ndeso, Tanda Pemimpin Dekat dengan Rakyat

Mobile_AP_Rectangle 1

BLITAR, RADARJEMBER.ID –  Presiden I RI, Ir Soekarno adalah tokoh lintas zaman yang dikenal masyarakat luas hingga sekarang, hal itu turut memberikan dampak positif bagi perkembangan kuliner lokal yang sempat dicicipi presiden pertama Indonesia tersebut, hal itu disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Blitar Anwar Sani.

Meski favorit Soekarno adalah makanan ndeso, itulah poin plus agar makanan tersebut semakin dikenal. ”Banyak makanan lain yang disukai seperti onde-onde dan nagasari. Dua makanan itu biasa tersaji di meja-meja warung kopi atau pasar. Lalu, ayam lodho juga demikian begitu umum dan Soekarno menyukainya,” kata Sani.

Makanan ndeso yang digemari Soekarno itu semakin menguatkan legitimasi bahwa selera pemimpin dan rakyat tidak berbeda. Pamor makanan tradisional akan bangkit dan bisa menjadi tuan rumah, minimal di kotanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Nah, adanya keterkaitan dengan sejarah bakal membuat kuliner itu lestari. Bahkan, generasi kiwari tidak akan pernah lupa dan bisa jadi malah penasaran dibuatnya. Di tengah kekhawatiran makanan tradisional semakin tersingkir, ternyata masih ada harapan untuk makin dikenal. (*)

- Advertisement -

BLITAR, RADARJEMBER.ID –  Presiden I RI, Ir Soekarno adalah tokoh lintas zaman yang dikenal masyarakat luas hingga sekarang, hal itu turut memberikan dampak positif bagi perkembangan kuliner lokal yang sempat dicicipi presiden pertama Indonesia tersebut, hal itu disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Blitar Anwar Sani.

Meski favorit Soekarno adalah makanan ndeso, itulah poin plus agar makanan tersebut semakin dikenal. ”Banyak makanan lain yang disukai seperti onde-onde dan nagasari. Dua makanan itu biasa tersaji di meja-meja warung kopi atau pasar. Lalu, ayam lodho juga demikian begitu umum dan Soekarno menyukainya,” kata Sani.

Makanan ndeso yang digemari Soekarno itu semakin menguatkan legitimasi bahwa selera pemimpin dan rakyat tidak berbeda. Pamor makanan tradisional akan bangkit dan bisa menjadi tuan rumah, minimal di kotanya.

Nah, adanya keterkaitan dengan sejarah bakal membuat kuliner itu lestari. Bahkan, generasi kiwari tidak akan pernah lupa dan bisa jadi malah penasaran dibuatnya. Di tengah kekhawatiran makanan tradisional semakin tersingkir, ternyata masih ada harapan untuk makin dikenal. (*)

BLITAR, RADARJEMBER.ID –  Presiden I RI, Ir Soekarno adalah tokoh lintas zaman yang dikenal masyarakat luas hingga sekarang, hal itu turut memberikan dampak positif bagi perkembangan kuliner lokal yang sempat dicicipi presiden pertama Indonesia tersebut, hal itu disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Blitar Anwar Sani.

Meski favorit Soekarno adalah makanan ndeso, itulah poin plus agar makanan tersebut semakin dikenal. ”Banyak makanan lain yang disukai seperti onde-onde dan nagasari. Dua makanan itu biasa tersaji di meja-meja warung kopi atau pasar. Lalu, ayam lodho juga demikian begitu umum dan Soekarno menyukainya,” kata Sani.

Makanan ndeso yang digemari Soekarno itu semakin menguatkan legitimasi bahwa selera pemimpin dan rakyat tidak berbeda. Pamor makanan tradisional akan bangkit dan bisa menjadi tuan rumah, minimal di kotanya.

Nah, adanya keterkaitan dengan sejarah bakal membuat kuliner itu lestari. Bahkan, generasi kiwari tidak akan pernah lupa dan bisa jadi malah penasaran dibuatnya. Di tengah kekhawatiran makanan tradisional semakin tersingkir, ternyata masih ada harapan untuk makin dikenal. (*)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/