alexametrics
24.3 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Gunakan Tangki Modifikasi Timbun Solar 3000 Liter

Mobile_AP_Rectangle 1

MANADO, RADARJEMBER.ID- Pantas saja sopir di Kota Manado selama ini merasakan sulit untuk mendapatkan BBM jenis solar saat mengantri di SPBU, kelangkaan solar tidak saja diakibatkan pasokan berkurang namun karena ulah nakal segelintir orang untuk menimbun BBM dan hal itu melibatkan tenaga keamanan SPBU sendiri.

Hal itu seperti terjadi di SPBU Kairagi, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara, dimana aksi pembelian solar di SPBU itu dilakukan menggunakan mobil truk dan tangki mobil tersebut telah dimodifikasi.  Aroma tidak sedap di SPBU Kairagi itu langsung tercium oleh polisi, alhasil dua warga kota tersebut berinisial FL (65) dan VP (55) digelandang polisi.

Tidak itu saja, seorang petugas SPBU juga ikut terlibat penimbunan 3000 liter solar subsidi itu terpaksa ikut diamankan. Hal tersebut dibenarkan oleh Taufik Kurniawan, Supervisor Corcom Pertamina sulawesi, pria tersebut kemudian meminta kepada saja bila menemui hal serupa diharapkan warga untuk melapor ke call  center Pertamina atau ke kepolisian.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Tentu ada langkah tegas dari Pertamina untuk SPBU Kairagi ini, berupa pencabutan izin alokasi solar subsidi di SPBU tersebut. Selain penjatuhan sanksi itu tentu di SPBU ini bakal dipasang spanduk bertuliskan SPBU dalam pengawasan. Pertamina sedang menunggu hasil BAP kepolisian, menurut laporan polisi memang benar oknum sekuriti ikut terlibat,” tegas Agung.(*)

 

- Advertisement -

MANADO, RADARJEMBER.ID- Pantas saja sopir di Kota Manado selama ini merasakan sulit untuk mendapatkan BBM jenis solar saat mengantri di SPBU, kelangkaan solar tidak saja diakibatkan pasokan berkurang namun karena ulah nakal segelintir orang untuk menimbun BBM dan hal itu melibatkan tenaga keamanan SPBU sendiri.

Hal itu seperti terjadi di SPBU Kairagi, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara, dimana aksi pembelian solar di SPBU itu dilakukan menggunakan mobil truk dan tangki mobil tersebut telah dimodifikasi.  Aroma tidak sedap di SPBU Kairagi itu langsung tercium oleh polisi, alhasil dua warga kota tersebut berinisial FL (65) dan VP (55) digelandang polisi.

Tidak itu saja, seorang petugas SPBU juga ikut terlibat penimbunan 3000 liter solar subsidi itu terpaksa ikut diamankan. Hal tersebut dibenarkan oleh Taufik Kurniawan, Supervisor Corcom Pertamina sulawesi, pria tersebut kemudian meminta kepada saja bila menemui hal serupa diharapkan warga untuk melapor ke call  center Pertamina atau ke kepolisian.

“Tentu ada langkah tegas dari Pertamina untuk SPBU Kairagi ini, berupa pencabutan izin alokasi solar subsidi di SPBU tersebut. Selain penjatuhan sanksi itu tentu di SPBU ini bakal dipasang spanduk bertuliskan SPBU dalam pengawasan. Pertamina sedang menunggu hasil BAP kepolisian, menurut laporan polisi memang benar oknum sekuriti ikut terlibat,” tegas Agung.(*)

 

MANADO, RADARJEMBER.ID- Pantas saja sopir di Kota Manado selama ini merasakan sulit untuk mendapatkan BBM jenis solar saat mengantri di SPBU, kelangkaan solar tidak saja diakibatkan pasokan berkurang namun karena ulah nakal segelintir orang untuk menimbun BBM dan hal itu melibatkan tenaga keamanan SPBU sendiri.

Hal itu seperti terjadi di SPBU Kairagi, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara, dimana aksi pembelian solar di SPBU itu dilakukan menggunakan mobil truk dan tangki mobil tersebut telah dimodifikasi.  Aroma tidak sedap di SPBU Kairagi itu langsung tercium oleh polisi, alhasil dua warga kota tersebut berinisial FL (65) dan VP (55) digelandang polisi.

Tidak itu saja, seorang petugas SPBU juga ikut terlibat penimbunan 3000 liter solar subsidi itu terpaksa ikut diamankan. Hal tersebut dibenarkan oleh Taufik Kurniawan, Supervisor Corcom Pertamina sulawesi, pria tersebut kemudian meminta kepada saja bila menemui hal serupa diharapkan warga untuk melapor ke call  center Pertamina atau ke kepolisian.

“Tentu ada langkah tegas dari Pertamina untuk SPBU Kairagi ini, berupa pencabutan izin alokasi solar subsidi di SPBU tersebut. Selain penjatuhan sanksi itu tentu di SPBU ini bakal dipasang spanduk bertuliskan SPBU dalam pengawasan. Pertamina sedang menunggu hasil BAP kepolisian, menurut laporan polisi memang benar oknum sekuriti ikut terlibat,” tegas Agung.(*)

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/