22.7 C
Jember
Sunday, 26 March 2023

Lima Rumah Tertimbun Longsor, Dua Orang Tewas dari 17 Korban di Bogor

Mobile_AP_Rectangle 1

Kota Bogor, RADARJEMBER.ID – Dua warga meninggal dunia serta ada korban lain yang belum ditemukan dalam bencana longsor tebing penahan tanah (TPT) di Bogor Jawa Barat. Longsor tersebut menimpa lima rumah di RT07/RW04 Kampung Sirna Sari Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (14/3) pukul 23.00  WIB.

BACA JUGA : Empat Tersangka dalam Kasus Ledakan Bubuk Mesiu di Blitar Meninggal

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Theofilo Patrocinio Freitas di lokasi, mengatakan longsor tebingan rel kereta di Kelurahan Empang ini terjadi usai hujan deras.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Setelah hujan deras, longsor menimpa lima rumah. Kami segera melanjutkan pencarian pukul 8.00 WIB,” ujarnya.

Thepfilo menyebutkan ada 17 korban, dan dalam pencarian pada malam hari telah menemukan dua korban meninggal dunia dari enam orang yang tertimbun. Sementara 11 orang lain selamat.

Pantauan ANTARA di lokasi, tebing penahan tanah (TPT) pembatas rel kereta api di lokasi sekitar 20 meter beserta tanah yang menimbun lima rumah tersebut sedang dalam penanganan tim gabungan BPBD, TNI dan Polri.

​​​​​​Lokasi berada di permukiman padat penduduk sekitar 1 kilometer dari Jalan kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR) di dalam gang kecil. Permukiman ada di bawah rel sekitar 20 meter. Lokasi rumah juga hanya berada beberapa meter di pinggir Sungai Cisadane.

- Advertisement -

Kota Bogor, RADARJEMBER.ID – Dua warga meninggal dunia serta ada korban lain yang belum ditemukan dalam bencana longsor tebing penahan tanah (TPT) di Bogor Jawa Barat. Longsor tersebut menimpa lima rumah di RT07/RW04 Kampung Sirna Sari Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (14/3) pukul 23.00  WIB.

BACA JUGA : Empat Tersangka dalam Kasus Ledakan Bubuk Mesiu di Blitar Meninggal

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Theofilo Patrocinio Freitas di lokasi, mengatakan longsor tebingan rel kereta di Kelurahan Empang ini terjadi usai hujan deras.

“Setelah hujan deras, longsor menimpa lima rumah. Kami segera melanjutkan pencarian pukul 8.00 WIB,” ujarnya.

Thepfilo menyebutkan ada 17 korban, dan dalam pencarian pada malam hari telah menemukan dua korban meninggal dunia dari enam orang yang tertimbun. Sementara 11 orang lain selamat.

Pantauan ANTARA di lokasi, tebing penahan tanah (TPT) pembatas rel kereta api di lokasi sekitar 20 meter beserta tanah yang menimbun lima rumah tersebut sedang dalam penanganan tim gabungan BPBD, TNI dan Polri.

​​​​​​Lokasi berada di permukiman padat penduduk sekitar 1 kilometer dari Jalan kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR) di dalam gang kecil. Permukiman ada di bawah rel sekitar 20 meter. Lokasi rumah juga hanya berada beberapa meter di pinggir Sungai Cisadane.

Kota Bogor, RADARJEMBER.ID – Dua warga meninggal dunia serta ada korban lain yang belum ditemukan dalam bencana longsor tebing penahan tanah (TPT) di Bogor Jawa Barat. Longsor tersebut menimpa lima rumah di RT07/RW04 Kampung Sirna Sari Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (14/3) pukul 23.00  WIB.

BACA JUGA : Empat Tersangka dalam Kasus Ledakan Bubuk Mesiu di Blitar Meninggal

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Theofilo Patrocinio Freitas di lokasi, mengatakan longsor tebingan rel kereta di Kelurahan Empang ini terjadi usai hujan deras.

“Setelah hujan deras, longsor menimpa lima rumah. Kami segera melanjutkan pencarian pukul 8.00 WIB,” ujarnya.

Thepfilo menyebutkan ada 17 korban, dan dalam pencarian pada malam hari telah menemukan dua korban meninggal dunia dari enam orang yang tertimbun. Sementara 11 orang lain selamat.

Pantauan ANTARA di lokasi, tebing penahan tanah (TPT) pembatas rel kereta api di lokasi sekitar 20 meter beserta tanah yang menimbun lima rumah tersebut sedang dalam penanganan tim gabungan BPBD, TNI dan Polri.

​​​​​​Lokasi berada di permukiman padat penduduk sekitar 1 kilometer dari Jalan kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR) di dalam gang kecil. Permukiman ada di bawah rel sekitar 20 meter. Lokasi rumah juga hanya berada beberapa meter di pinggir Sungai Cisadane.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca