25.5 C
Jember
Saturday, 10 June 2023

Jelang Ramadan Waspadai Produk Kemasan Rusak

Mobile_AP_Rectangle 1

Selesai melakukan pengecekan di Pasar Legi, Tim Gabungan melanjutkan pengecekan ke Pasar Harjodaksino dan dua toko modern seperti di Indomart Jl RM Said, Ketelan, Banjarsari hingga ke Toserba seperti Superindo di Jl Adi Sucipto,

Berdasarkan hasil sidak di tiga lokasi itu, tim gabungan masih menemukan bahan makanan kemasannya rusak, makanan kadaluwarsa, dan makanan tidak higienis seperti kerupuk, rengginan, roti kaleng, rambah, kacang-kacangan, serta berbagai makanan ringan (snack, Red).

“Jadi temuannya bukan hanya makanan kadaluwarsa saja, tapi juga ada yang mendekati tanggal kadaluawarsa, kemasan rusak, dan tidak bersih masih dijual di pasaran,” papar Veronica, usai rangkaian giat pengecekan tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pemerintah Kota Surakarta selanjutnya meminta barang-barang tidak layak konsumsi itu untuk tidak dijual pada konsumen. Pedagang, pemilik toko, maupun pengelola pusat perbelanjaan diminta untuk menyingkirkan makanan tak layak konsumsi itu dari lokasi display.

Kemudian, pedagang diminta untuk mengembalikan barang itu pada pihak distributor atau produsen makanan tersebut untuk diganti dengan produk baru atau sejenisnya. “Kami minta agar produk  tidak layak tidak dijual.” jelas Heru Sunardi, Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta.

Hasil dari sidak ini akan dituliskan dalam berita acara dan jadi acuan untuk monitoring dan evaluasi kedepannya. Pemkot Surkarta juga akan mengintensifkan kegiatan pengawasan seperti ini dengan melibatkan berbagai pihak secara rutin dan berkala.

Terlebih khusus lagi, menjelang momen besar seperti Ramadhan dan tinggal hitungan hari.“Giat ini bukan hanya jelang Ramadan dan Lebaran saja, tapi juga dilakukan pada waktu-waktu biasa sebagai upaya untuk perlindungan konsumen.”pungkas Heru. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:M.Ihsan/Jawa Pos Radar Solo

Sumber Berita:jawapos.com

 

- Advertisement -

Selesai melakukan pengecekan di Pasar Legi, Tim Gabungan melanjutkan pengecekan ke Pasar Harjodaksino dan dua toko modern seperti di Indomart Jl RM Said, Ketelan, Banjarsari hingga ke Toserba seperti Superindo di Jl Adi Sucipto,

Berdasarkan hasil sidak di tiga lokasi itu, tim gabungan masih menemukan bahan makanan kemasannya rusak, makanan kadaluwarsa, dan makanan tidak higienis seperti kerupuk, rengginan, roti kaleng, rambah, kacang-kacangan, serta berbagai makanan ringan (snack, Red).

“Jadi temuannya bukan hanya makanan kadaluwarsa saja, tapi juga ada yang mendekati tanggal kadaluawarsa, kemasan rusak, dan tidak bersih masih dijual di pasaran,” papar Veronica, usai rangkaian giat pengecekan tersebut.

Pemerintah Kota Surakarta selanjutnya meminta barang-barang tidak layak konsumsi itu untuk tidak dijual pada konsumen. Pedagang, pemilik toko, maupun pengelola pusat perbelanjaan diminta untuk menyingkirkan makanan tak layak konsumsi itu dari lokasi display.

Kemudian, pedagang diminta untuk mengembalikan barang itu pada pihak distributor atau produsen makanan tersebut untuk diganti dengan produk baru atau sejenisnya. “Kami minta agar produk  tidak layak tidak dijual.” jelas Heru Sunardi, Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta.

Hasil dari sidak ini akan dituliskan dalam berita acara dan jadi acuan untuk monitoring dan evaluasi kedepannya. Pemkot Surkarta juga akan mengintensifkan kegiatan pengawasan seperti ini dengan melibatkan berbagai pihak secara rutin dan berkala.

Terlebih khusus lagi, menjelang momen besar seperti Ramadhan dan tinggal hitungan hari.“Giat ini bukan hanya jelang Ramadan dan Lebaran saja, tapi juga dilakukan pada waktu-waktu biasa sebagai upaya untuk perlindungan konsumen.”pungkas Heru. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:M.Ihsan/Jawa Pos Radar Solo

Sumber Berita:jawapos.com

 

Selesai melakukan pengecekan di Pasar Legi, Tim Gabungan melanjutkan pengecekan ke Pasar Harjodaksino dan dua toko modern seperti di Indomart Jl RM Said, Ketelan, Banjarsari hingga ke Toserba seperti Superindo di Jl Adi Sucipto,

Berdasarkan hasil sidak di tiga lokasi itu, tim gabungan masih menemukan bahan makanan kemasannya rusak, makanan kadaluwarsa, dan makanan tidak higienis seperti kerupuk, rengginan, roti kaleng, rambah, kacang-kacangan, serta berbagai makanan ringan (snack, Red).

“Jadi temuannya bukan hanya makanan kadaluwarsa saja, tapi juga ada yang mendekati tanggal kadaluawarsa, kemasan rusak, dan tidak bersih masih dijual di pasaran,” papar Veronica, usai rangkaian giat pengecekan tersebut.

Pemerintah Kota Surakarta selanjutnya meminta barang-barang tidak layak konsumsi itu untuk tidak dijual pada konsumen. Pedagang, pemilik toko, maupun pengelola pusat perbelanjaan diminta untuk menyingkirkan makanan tak layak konsumsi itu dari lokasi display.

Kemudian, pedagang diminta untuk mengembalikan barang itu pada pihak distributor atau produsen makanan tersebut untuk diganti dengan produk baru atau sejenisnya. “Kami minta agar produk  tidak layak tidak dijual.” jelas Heru Sunardi, Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta.

Hasil dari sidak ini akan dituliskan dalam berita acara dan jadi acuan untuk monitoring dan evaluasi kedepannya. Pemkot Surkarta juga akan mengintensifkan kegiatan pengawasan seperti ini dengan melibatkan berbagai pihak secara rutin dan berkala.

Terlebih khusus lagi, menjelang momen besar seperti Ramadhan dan tinggal hitungan hari.“Giat ini bukan hanya jelang Ramadan dan Lebaran saja, tapi juga dilakukan pada waktu-waktu biasa sebagai upaya untuk perlindungan konsumen.”pungkas Heru. (*)

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:M.Ihsan/Jawa Pos Radar Solo

Sumber Berita:jawapos.com

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca