23.6 C
Jember
Thursday, 23 March 2023

Jelang Ramadan Waspadai Produk Kemasan Rusak

Mobile_AP_Rectangle 1

SURAKARTA, RADARJEMBER.ID – Tim gabungan dari Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Satpol PP, Satgas Pangan, dan BPOM Kota Surakarta menggelar sidak ke sejumlah pasar tradisional dan pusat perbelanjaan modern.

BACA JUGA : Terjadi Kenaikan TMA pada Dua Pintu Air di Jakarta, Status Berubah Siaga 3

Dari pengecekan itu, tim gabungan mendapati sejumlah bahan pangan kadaluwarsa dan kemasan rusak masih dijual di pasararan. Pengecekan pertama dilakukan di Pasar Legi sekitar pukul 08.30 WIB.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tim Gabungan menyisir lapak-lapak jualan di pasar tradisinal itu dan mengecek sejumlah bahan pangandiperjualbelikan itu. Di lokasi pasar induk tersebut, petugas mendapati ada sejumlah kemasan rusak.

Mulai dari kemasan rusak atau terbuka sehingga menjadikan makanan tidak higienis hingga ada kemasan kotor sehingga tidak layak dikonsumsi dengan berbagai alasan seperti berjamur dan lain-lain.

“Kemasan rusak atau kotor ini kami catat dan kami sarankan  tidak dijual oleh pedagang karena bisa membahayakan kesehatan. Kalau untuk kadaluwarsa belum ada temuan di Pasar Legi ini.”jelas Veronica Erna, Analis Perdagangan Ahli Muda Dinas Perdagangan Kota Surakarta.

- Advertisement -

SURAKARTA, RADARJEMBER.ID – Tim gabungan dari Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Satpol PP, Satgas Pangan, dan BPOM Kota Surakarta menggelar sidak ke sejumlah pasar tradisional dan pusat perbelanjaan modern.

BACA JUGA : Terjadi Kenaikan TMA pada Dua Pintu Air di Jakarta, Status Berubah Siaga 3

Dari pengecekan itu, tim gabungan mendapati sejumlah bahan pangan kadaluwarsa dan kemasan rusak masih dijual di pasararan. Pengecekan pertama dilakukan di Pasar Legi sekitar pukul 08.30 WIB.

Tim Gabungan menyisir lapak-lapak jualan di pasar tradisinal itu dan mengecek sejumlah bahan pangandiperjualbelikan itu. Di lokasi pasar induk tersebut, petugas mendapati ada sejumlah kemasan rusak.

Mulai dari kemasan rusak atau terbuka sehingga menjadikan makanan tidak higienis hingga ada kemasan kotor sehingga tidak layak dikonsumsi dengan berbagai alasan seperti berjamur dan lain-lain.

“Kemasan rusak atau kotor ini kami catat dan kami sarankan  tidak dijual oleh pedagang karena bisa membahayakan kesehatan. Kalau untuk kadaluwarsa belum ada temuan di Pasar Legi ini.”jelas Veronica Erna, Analis Perdagangan Ahli Muda Dinas Perdagangan Kota Surakarta.

SURAKARTA, RADARJEMBER.ID – Tim gabungan dari Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Satpol PP, Satgas Pangan, dan BPOM Kota Surakarta menggelar sidak ke sejumlah pasar tradisional dan pusat perbelanjaan modern.

BACA JUGA : Terjadi Kenaikan TMA pada Dua Pintu Air di Jakarta, Status Berubah Siaga 3

Dari pengecekan itu, tim gabungan mendapati sejumlah bahan pangan kadaluwarsa dan kemasan rusak masih dijual di pasararan. Pengecekan pertama dilakukan di Pasar Legi sekitar pukul 08.30 WIB.

Tim Gabungan menyisir lapak-lapak jualan di pasar tradisinal itu dan mengecek sejumlah bahan pangandiperjualbelikan itu. Di lokasi pasar induk tersebut, petugas mendapati ada sejumlah kemasan rusak.

Mulai dari kemasan rusak atau terbuka sehingga menjadikan makanan tidak higienis hingga ada kemasan kotor sehingga tidak layak dikonsumsi dengan berbagai alasan seperti berjamur dan lain-lain.

“Kemasan rusak atau kotor ini kami catat dan kami sarankan  tidak dijual oleh pedagang karena bisa membahayakan kesehatan. Kalau untuk kadaluwarsa belum ada temuan di Pasar Legi ini.”jelas Veronica Erna, Analis Perdagangan Ahli Muda Dinas Perdagangan Kota Surakarta.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca