alexametrics
25 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Sate Jadi Sarana Akrabkan Hubungan Antar Negara

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Ada hal unik dibalik perhelatan Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Bandung Jawa Barat semasa pemerintahan Presiden Soekarno, kuliner sengaja dihadirkan sebagai hidangan para peserta konferensi tersebut.

Lebih menarik lagi, aneka kuliner khas Indonesia itu memang diharapkan mampu mengakrabkan hubungan anara Indonesia dan Negara-negara Asia dan Afrika,selain itu nama Indonesia bisa dikenal lebih luas lagi.

Presiden pertama RI pertama tersebut, menuruit pandangan Wildan Sena Utama pengajar sejarah di Universitas Gajah Mada (UGM), kuliner tersebut tidak sekedar hidangan untuk tamu undangan, namun lebih dari itu Soekarno mampu mewujudkan diplomasi kuliner sekaligus ingin memperlihatkan kepada peserta KAA bahwa Indonesia merupakan negara multikultur seperti beragam suku, agama dan adat istiadat.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Ada hal unik dibalik perhelatan Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Bandung Jawa Barat semasa pemerintahan Presiden Soekarno, kuliner sengaja dihadirkan sebagai hidangan para peserta konferensi tersebut.

Lebih menarik lagi, aneka kuliner khas Indonesia itu memang diharapkan mampu mengakrabkan hubungan anara Indonesia dan Negara-negara Asia dan Afrika,selain itu nama Indonesia bisa dikenal lebih luas lagi.

Presiden pertama RI pertama tersebut, menuruit pandangan Wildan Sena Utama pengajar sejarah di Universitas Gajah Mada (UGM), kuliner tersebut tidak sekedar hidangan untuk tamu undangan, namun lebih dari itu Soekarno mampu mewujudkan diplomasi kuliner sekaligus ingin memperlihatkan kepada peserta KAA bahwa Indonesia merupakan negara multikultur seperti beragam suku, agama dan adat istiadat.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Ada hal unik dibalik perhelatan Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Bandung Jawa Barat semasa pemerintahan Presiden Soekarno, kuliner sengaja dihadirkan sebagai hidangan para peserta konferensi tersebut.

Lebih menarik lagi, aneka kuliner khas Indonesia itu memang diharapkan mampu mengakrabkan hubungan anara Indonesia dan Negara-negara Asia dan Afrika,selain itu nama Indonesia bisa dikenal lebih luas lagi.

Presiden pertama RI pertama tersebut, menuruit pandangan Wildan Sena Utama pengajar sejarah di Universitas Gajah Mada (UGM), kuliner tersebut tidak sekedar hidangan untuk tamu undangan, namun lebih dari itu Soekarno mampu mewujudkan diplomasi kuliner sekaligus ingin memperlihatkan kepada peserta KAA bahwa Indonesia merupakan negara multikultur seperti beragam suku, agama dan adat istiadat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/