alexametrics
30.2 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

Ratu Arisan Online Gondol Uang Arisan Online Rp 400 Juta 

Mobile_AP_Rectangle 1

SOLO, RADARJEMBER.ID- Bukannya insaf setelah bebas dari bui karena kasus penggelapan mobil, Ajeng Ceptania, 32, warga Kabupaten Sukoharjo kembali menipu dengan modus arisan online. Perempuan berambut pirang itu menggondol uang ratusan juta.

BACA JUGA: Sandiaga Uno Ajak Santri Jadi YouTuber

Kasus tersebut terungkap setelah peserta arisan online melapor belum lama ini. “Yang membuat laporan resmi ada dua orang. Kemungkinan korban masih banyak,” papar Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak..

Mobile_AP_Rectangle 2

Modus yang dilakukan Ajeng dengan menawarkan slot kosong arisan online dengan keuntungan mencapai 30 persen. “Tersangka menawarkan slot arisan Rp 10 juta misalnya, tapi korban cukup membayar Rp 6 juta atau Rp 7 juta saja,” jelas Ade.

Dengan iming-iming tersebut, banyak korban tertarik untuk mendapatkan keuntungan besar secara cepat. Tanpa piker panjang, uang jutaan rupiah diberikan kepada Ajeng.Saat datang pembagian hasil arisan,

Ajeng banyak berkilah. Di antaranya menginformasikan bahwa peserta arisan lainnya belum menyetorkan uang kepadanya. Padahal, peserta lain itu hanya fiktif. Korban hanya mendapat janji uang dikembalikan berlipat.

Kapolresta mengimbau kepada peserta arisan lain yang merasa dirugikan oleh Ajeng, segera melapor ke mapolresta. Mengingat Ajeng juga dilaporkan dalam kasus dugaan penipuan di wilayah hukum Polres Sukoharjo dan Karanganyar.

- Advertisement -

SOLO, RADARJEMBER.ID- Bukannya insaf setelah bebas dari bui karena kasus penggelapan mobil, Ajeng Ceptania, 32, warga Kabupaten Sukoharjo kembali menipu dengan modus arisan online. Perempuan berambut pirang itu menggondol uang ratusan juta.

BACA JUGA: Sandiaga Uno Ajak Santri Jadi YouTuber

Kasus tersebut terungkap setelah peserta arisan online melapor belum lama ini. “Yang membuat laporan resmi ada dua orang. Kemungkinan korban masih banyak,” papar Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak..

Modus yang dilakukan Ajeng dengan menawarkan slot kosong arisan online dengan keuntungan mencapai 30 persen. “Tersangka menawarkan slot arisan Rp 10 juta misalnya, tapi korban cukup membayar Rp 6 juta atau Rp 7 juta saja,” jelas Ade.

Dengan iming-iming tersebut, banyak korban tertarik untuk mendapatkan keuntungan besar secara cepat. Tanpa piker panjang, uang jutaan rupiah diberikan kepada Ajeng.Saat datang pembagian hasil arisan,

Ajeng banyak berkilah. Di antaranya menginformasikan bahwa peserta arisan lainnya belum menyetorkan uang kepadanya. Padahal, peserta lain itu hanya fiktif. Korban hanya mendapat janji uang dikembalikan berlipat.

Kapolresta mengimbau kepada peserta arisan lain yang merasa dirugikan oleh Ajeng, segera melapor ke mapolresta. Mengingat Ajeng juga dilaporkan dalam kasus dugaan penipuan di wilayah hukum Polres Sukoharjo dan Karanganyar.

SOLO, RADARJEMBER.ID- Bukannya insaf setelah bebas dari bui karena kasus penggelapan mobil, Ajeng Ceptania, 32, warga Kabupaten Sukoharjo kembali menipu dengan modus arisan online. Perempuan berambut pirang itu menggondol uang ratusan juta.

BACA JUGA: Sandiaga Uno Ajak Santri Jadi YouTuber

Kasus tersebut terungkap setelah peserta arisan online melapor belum lama ini. “Yang membuat laporan resmi ada dua orang. Kemungkinan korban masih banyak,” papar Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak..

Modus yang dilakukan Ajeng dengan menawarkan slot kosong arisan online dengan keuntungan mencapai 30 persen. “Tersangka menawarkan slot arisan Rp 10 juta misalnya, tapi korban cukup membayar Rp 6 juta atau Rp 7 juta saja,” jelas Ade.

Dengan iming-iming tersebut, banyak korban tertarik untuk mendapatkan keuntungan besar secara cepat. Tanpa piker panjang, uang jutaan rupiah diberikan kepada Ajeng.Saat datang pembagian hasil arisan,

Ajeng banyak berkilah. Di antaranya menginformasikan bahwa peserta arisan lainnya belum menyetorkan uang kepadanya. Padahal, peserta lain itu hanya fiktif. Korban hanya mendapat janji uang dikembalikan berlipat.

Kapolresta mengimbau kepada peserta arisan lain yang merasa dirugikan oleh Ajeng, segera melapor ke mapolresta. Mengingat Ajeng juga dilaporkan dalam kasus dugaan penipuan di wilayah hukum Polres Sukoharjo dan Karanganyar.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/