alexametrics
30.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Empat Timbangan Milik PKL Diangkut Pol PP Probolinggo

Mobile_AP_Rectangle 1

PROBOLINGGO, RADARJEMBER.ID-Penertiban pedagang kaki lima (PKL) buah di Jalan Basuki Rahmat, Kota Probolinggo, tidak semudah membalik telapak tangan. Berulang kali operasi teguran dilakukan Satpol PP, tidak membuat mereka jerah.

BACA JUGA : Terkait Korupsi Bupati Probolinggo Kini KPK Periksa Kepala Dispopar

Aparat penegak peraturan daerah (perda) itu mengamankan timbangan milik sejumlah PKL.Ada empat PKLkembali mendapatkan teguran. Semuanya warga luar Kota Probolinggo. Ada pula, dari Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Lumajang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sebelumnya mereka pernah dapat teguran dari Satpol PP pada 27 Juni 2022.Saat itu, PKL asal Kota Probolinggo diminta untuk berjualan di areal Pasar Mangunharjo. Sementara, PKL luar kota diminta tidak berjualan di Jalan Basuk Rahmat.

Tetapi, ternyata masih melanggar. Karena itu, mereka ditindak tegas. Selain timbangan, Satpol PP juga membawa keranjang.Kepada petugas, keempat PKL itu sempat meminta agar alat dagangannya tidak dibawa dengan berjanji tidak akan mengulangi.

“Saya berjualan di sini cuma untuk mencari makan. Di sini (Jalan Basuki Rahmat) lokasinya strategis dan ramai. Banyak masyarakat melintas di sini. Makanya saya berjualan di sini,” ujar salah seorang PKL asal Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

- Advertisement -

PROBOLINGGO, RADARJEMBER.ID-Penertiban pedagang kaki lima (PKL) buah di Jalan Basuki Rahmat, Kota Probolinggo, tidak semudah membalik telapak tangan. Berulang kali operasi teguran dilakukan Satpol PP, tidak membuat mereka jerah.

BACA JUGA : Terkait Korupsi Bupati Probolinggo Kini KPK Periksa Kepala Dispopar

Aparat penegak peraturan daerah (perda) itu mengamankan timbangan milik sejumlah PKL.Ada empat PKLkembali mendapatkan teguran. Semuanya warga luar Kota Probolinggo. Ada pula, dari Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Lumajang.

Sebelumnya mereka pernah dapat teguran dari Satpol PP pada 27 Juni 2022.Saat itu, PKL asal Kota Probolinggo diminta untuk berjualan di areal Pasar Mangunharjo. Sementara, PKL luar kota diminta tidak berjualan di Jalan Basuk Rahmat.

Tetapi, ternyata masih melanggar. Karena itu, mereka ditindak tegas. Selain timbangan, Satpol PP juga membawa keranjang.Kepada petugas, keempat PKL itu sempat meminta agar alat dagangannya tidak dibawa dengan berjanji tidak akan mengulangi.

“Saya berjualan di sini cuma untuk mencari makan. Di sini (Jalan Basuki Rahmat) lokasinya strategis dan ramai. Banyak masyarakat melintas di sini. Makanya saya berjualan di sini,” ujar salah seorang PKL asal Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

PROBOLINGGO, RADARJEMBER.ID-Penertiban pedagang kaki lima (PKL) buah di Jalan Basuki Rahmat, Kota Probolinggo, tidak semudah membalik telapak tangan. Berulang kali operasi teguran dilakukan Satpol PP, tidak membuat mereka jerah.

BACA JUGA : Terkait Korupsi Bupati Probolinggo Kini KPK Periksa Kepala Dispopar

Aparat penegak peraturan daerah (perda) itu mengamankan timbangan milik sejumlah PKL.Ada empat PKLkembali mendapatkan teguran. Semuanya warga luar Kota Probolinggo. Ada pula, dari Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Lumajang.

Sebelumnya mereka pernah dapat teguran dari Satpol PP pada 27 Juni 2022.Saat itu, PKL asal Kota Probolinggo diminta untuk berjualan di areal Pasar Mangunharjo. Sementara, PKL luar kota diminta tidak berjualan di Jalan Basuk Rahmat.

Tetapi, ternyata masih melanggar. Karena itu, mereka ditindak tegas. Selain timbangan, Satpol PP juga membawa keranjang.Kepada petugas, keempat PKL itu sempat meminta agar alat dagangannya tidak dibawa dengan berjanji tidak akan mengulangi.

“Saya berjualan di sini cuma untuk mencari makan. Di sini (Jalan Basuki Rahmat) lokasinya strategis dan ramai. Banyak masyarakat melintas di sini. Makanya saya berjualan di sini,” ujar salah seorang PKL asal Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/