alexametrics
22.6 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Dua Kali Luncurkan Guguran Lava Pijar, Gunung Merapi Masih Siaga

Mobile_AP_Rectangle 1

YOGYAKARTA, RADARJEMBER.ID – Dua kali guguran lava pijar Gunung Merapi ke arah barat daya pada terjadi pada Kamis (14/7).

BACA JUGA : Bintangi Film Nope, Kaluuya Tak Akan Terlibat di Black Panther 2

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan, Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan guguran lava pijar itu meluncur dengan jarak maksimum sejauh 1.800 meter ( 1,8 km) ke arah barat daya, mulai pukul 00.00 sampai 06.00 WIB.

Mobile_AP_Rectangle 2

Agus Budi Santoso Kepala BPPTKG mengatakan, selama periode pengamatan itu, Merapi mengalami 17 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-15 milimeter (mm) selama 25.9-131.8 detik, dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-4 mm selama 23.3-42.8 detik.

Berikutnya, enam kali gempa fase banyak dengan amplitudo 3-11 mm selama 7.3-13.5 detik, dan tiga kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 27-74 mm selama 8.9-17.6 detik.

Kata Agus, Kamis pagi cuaca di Merapi cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat, suhu udara 14-21 derajat Celcius dengan kelembapan udara 68-95 persen, dan tekanan udara 627-686 mmHg.

“Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 50-75 meter di atas puncak kawah,” katanya.

Berdasar hasil analisis morfologi yang dilakukan BPPTKG pada periode 1- 7 Juli 2022, tidak teramati perubahan ketinggian, baik kubah barat daya maupun kubah tengah.

- Advertisement -

YOGYAKARTA, RADARJEMBER.ID – Dua kali guguran lava pijar Gunung Merapi ke arah barat daya pada terjadi pada Kamis (14/7).

BACA JUGA : Bintangi Film Nope, Kaluuya Tak Akan Terlibat di Black Panther 2

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan, Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan guguran lava pijar itu meluncur dengan jarak maksimum sejauh 1.800 meter ( 1,8 km) ke arah barat daya, mulai pukul 00.00 sampai 06.00 WIB.

Agus Budi Santoso Kepala BPPTKG mengatakan, selama periode pengamatan itu, Merapi mengalami 17 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-15 milimeter (mm) selama 25.9-131.8 detik, dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-4 mm selama 23.3-42.8 detik.

Berikutnya, enam kali gempa fase banyak dengan amplitudo 3-11 mm selama 7.3-13.5 detik, dan tiga kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 27-74 mm selama 8.9-17.6 detik.

Kata Agus, Kamis pagi cuaca di Merapi cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat, suhu udara 14-21 derajat Celcius dengan kelembapan udara 68-95 persen, dan tekanan udara 627-686 mmHg.

“Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 50-75 meter di atas puncak kawah,” katanya.

Berdasar hasil analisis morfologi yang dilakukan BPPTKG pada periode 1- 7 Juli 2022, tidak teramati perubahan ketinggian, baik kubah barat daya maupun kubah tengah.

YOGYAKARTA, RADARJEMBER.ID – Dua kali guguran lava pijar Gunung Merapi ke arah barat daya pada terjadi pada Kamis (14/7).

BACA JUGA : Bintangi Film Nope, Kaluuya Tak Akan Terlibat di Black Panther 2

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan, Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan guguran lava pijar itu meluncur dengan jarak maksimum sejauh 1.800 meter ( 1,8 km) ke arah barat daya, mulai pukul 00.00 sampai 06.00 WIB.

Agus Budi Santoso Kepala BPPTKG mengatakan, selama periode pengamatan itu, Merapi mengalami 17 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-15 milimeter (mm) selama 25.9-131.8 detik, dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-4 mm selama 23.3-42.8 detik.

Berikutnya, enam kali gempa fase banyak dengan amplitudo 3-11 mm selama 7.3-13.5 detik, dan tiga kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 27-74 mm selama 8.9-17.6 detik.

Kata Agus, Kamis pagi cuaca di Merapi cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat, suhu udara 14-21 derajat Celcius dengan kelembapan udara 68-95 persen, dan tekanan udara 627-686 mmHg.

“Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 50-75 meter di atas puncak kawah,” katanya.

Berdasar hasil analisis morfologi yang dilakukan BPPTKG pada periode 1- 7 Juli 2022, tidak teramati perubahan ketinggian, baik kubah barat daya maupun kubah tengah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/