alexametrics
28 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Curah Hujan Tinggi, Puluhan Rumah Warga di Kudus Terdampak Banjir

Mobile_AP_Rectangle 1

KUDUS, RADARJEMBER.ID – Curah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Kudus Jawa Tengah sejak dini hari, Kamis (14/07), mengakibatkan debit air di Sungai Piji meluap ke permukiman warga.

BACA JUGA : Akan Hadapi Ganda China Singapore Open 2022, Fajar/Rian Atur Strategi

Akibatnya, puluhan rumah warga di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terdampak banjir.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Munaji di Kudus, jumlah rumah warga yang terdampak banjir ada 170 rumah, tersebar di beberapa rukun tetangga (RT) di Desa Kesambi.

Peristiwa banjir tersebut diperkirakan terjadi pukul 01.00 WIB, dengan intensitas hujan sangat tinggi di wilayah atas Kabupaten Kudus mulai pukul 01.00 WIB hingga 04.30 WIB sehingga Sungai Piji di Desa Kesambi tidak kuat menampung air.

Kondisi tersebut, diperparah dengan sampah yang menumpuk di jembatan dua sehingga air melimpas cukup deras mulai pukul 03.30 WIB. “Ketinggian limpasan airnya berkisar 20 sentimeter (cm) dari tanggul sungai,” ujarnya.

Akibat banjir tersebut, terdapat 41 rumah warga yang tergenang, sedangkan puluhan rumah lainnya hanya terdampak pada akses jalan menuju rumah. Untuk saat ini, imbuh dia, sedang dilakukan kerja bakti untuk membantu warga yang rumahnya terdampak banjir.

- Advertisement -

KUDUS, RADARJEMBER.ID – Curah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Kudus Jawa Tengah sejak dini hari, Kamis (14/07), mengakibatkan debit air di Sungai Piji meluap ke permukiman warga.

BACA JUGA : Akan Hadapi Ganda China Singapore Open 2022, Fajar/Rian Atur Strategi

Akibatnya, puluhan rumah warga di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terdampak banjir.

Menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Munaji di Kudus, jumlah rumah warga yang terdampak banjir ada 170 rumah, tersebar di beberapa rukun tetangga (RT) di Desa Kesambi.

Peristiwa banjir tersebut diperkirakan terjadi pukul 01.00 WIB, dengan intensitas hujan sangat tinggi di wilayah atas Kabupaten Kudus mulai pukul 01.00 WIB hingga 04.30 WIB sehingga Sungai Piji di Desa Kesambi tidak kuat menampung air.

Kondisi tersebut, diperparah dengan sampah yang menumpuk di jembatan dua sehingga air melimpas cukup deras mulai pukul 03.30 WIB. “Ketinggian limpasan airnya berkisar 20 sentimeter (cm) dari tanggul sungai,” ujarnya.

Akibat banjir tersebut, terdapat 41 rumah warga yang tergenang, sedangkan puluhan rumah lainnya hanya terdampak pada akses jalan menuju rumah. Untuk saat ini, imbuh dia, sedang dilakukan kerja bakti untuk membantu warga yang rumahnya terdampak banjir.

KUDUS, RADARJEMBER.ID – Curah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Kudus Jawa Tengah sejak dini hari, Kamis (14/07), mengakibatkan debit air di Sungai Piji meluap ke permukiman warga.

BACA JUGA : Akan Hadapi Ganda China Singapore Open 2022, Fajar/Rian Atur Strategi

Akibatnya, puluhan rumah warga di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terdampak banjir.

Menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Munaji di Kudus, jumlah rumah warga yang terdampak banjir ada 170 rumah, tersebar di beberapa rukun tetangga (RT) di Desa Kesambi.

Peristiwa banjir tersebut diperkirakan terjadi pukul 01.00 WIB, dengan intensitas hujan sangat tinggi di wilayah atas Kabupaten Kudus mulai pukul 01.00 WIB hingga 04.30 WIB sehingga Sungai Piji di Desa Kesambi tidak kuat menampung air.

Kondisi tersebut, diperparah dengan sampah yang menumpuk di jembatan dua sehingga air melimpas cukup deras mulai pukul 03.30 WIB. “Ketinggian limpasan airnya berkisar 20 sentimeter (cm) dari tanggul sungai,” ujarnya.

Akibat banjir tersebut, terdapat 41 rumah warga yang tergenang, sedangkan puluhan rumah lainnya hanya terdampak pada akses jalan menuju rumah. Untuk saat ini, imbuh dia, sedang dilakukan kerja bakti untuk membantu warga yang rumahnya terdampak banjir.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/