alexametrics
22.9 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Pohon Peneduh Jadi Korban Pelebaran Jalan

Mobile_AP_Rectangle 1

JOGJAKARTA, RADARJEMBER.ID – Proyek pelebaran Jalan Kabupaten di Sendangadi menuai protes dari Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) DIJ. Pasalnya, pelebaran kali ini mengorbankan dan membabat habis pohon perindang di sepanjang jalan.

BACA JUGA : Eksotika Bromo 2022 Bikin Penonton Kagum

Halik Sandera, Eksekutif Walhi DIJ menuturkan, proyek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dan memakan anggaran Rp 6,7 miliar itu tidak bijaksana. Hal ini karena pohon di sepanjang Jalan Kabupaten, masih bisa dipertahankan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dengan pertimbangan perubahan iklim saat ini mulai terasa, kondisi cuaca tidak bisa diprediksi, dan berpotensi menimbulkan bencana. Ia sangat menyayangkan, pemkab mengorbankan pohon lebih dari 10 tahun demi pelebaran jalan.

- Advertisement -

JOGJAKARTA, RADARJEMBER.ID – Proyek pelebaran Jalan Kabupaten di Sendangadi menuai protes dari Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) DIJ. Pasalnya, pelebaran kali ini mengorbankan dan membabat habis pohon perindang di sepanjang jalan.

BACA JUGA : Eksotika Bromo 2022 Bikin Penonton Kagum

Halik Sandera, Eksekutif Walhi DIJ menuturkan, proyek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dan memakan anggaran Rp 6,7 miliar itu tidak bijaksana. Hal ini karena pohon di sepanjang Jalan Kabupaten, masih bisa dipertahankan.

Dengan pertimbangan perubahan iklim saat ini mulai terasa, kondisi cuaca tidak bisa diprediksi, dan berpotensi menimbulkan bencana. Ia sangat menyayangkan, pemkab mengorbankan pohon lebih dari 10 tahun demi pelebaran jalan.

JOGJAKARTA, RADARJEMBER.ID – Proyek pelebaran Jalan Kabupaten di Sendangadi menuai protes dari Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) DIJ. Pasalnya, pelebaran kali ini mengorbankan dan membabat habis pohon perindang di sepanjang jalan.

BACA JUGA : Eksotika Bromo 2022 Bikin Penonton Kagum

Halik Sandera, Eksekutif Walhi DIJ menuturkan, proyek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dan memakan anggaran Rp 6,7 miliar itu tidak bijaksana. Hal ini karena pohon di sepanjang Jalan Kabupaten, masih bisa dipertahankan.

Dengan pertimbangan perubahan iklim saat ini mulai terasa, kondisi cuaca tidak bisa diprediksi, dan berpotensi menimbulkan bencana. Ia sangat menyayangkan, pemkab mengorbankan pohon lebih dari 10 tahun demi pelebaran jalan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/