alexametrics
29.6 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Dua Saudara Kembar Tewas Kecemplung Irigasi

Mobile_AP_Rectangle 1

WONOGIRI, RADARJEMBER.ID – Nasib naas dialami oleh bocah kembar asal Kecamatan Selogiri, Vk (11) dan Vn (11). Keduanya meninggal dunia usai mengalami kecelakaan air di saluran irigasi yang ada di di Dusun Pulosari, Senin (13/6).

BACA JUGA : Tiga Tahun Gaji Karyawan PT Indah Plywood Dipotong sampai Rp 500 Ribu

Joko Santoso, Kepala Desa Desa Jaten Kecamatan Selogiri membenarkan perihal kecelakaan air dan mengakibatkan bocah kembar tersebut meninggal dunia. Diduga, kedua saudara kembar itu terpeleset di saluran irigasi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kades menuturkan kedua korban ditemukan dalam kondisi sudah menunggal dunia. Setelah itu, jenazah dibawa ke rumah sakit guna dilakukan pemeriksaan dan tidak ditemukan tanda penganiayaan. Setelah itu korban diserahkan kepada pihak keluarga.

- Advertisement -

WONOGIRI, RADARJEMBER.ID – Nasib naas dialami oleh bocah kembar asal Kecamatan Selogiri, Vk (11) dan Vn (11). Keduanya meninggal dunia usai mengalami kecelakaan air di saluran irigasi yang ada di di Dusun Pulosari, Senin (13/6).

BACA JUGA : Tiga Tahun Gaji Karyawan PT Indah Plywood Dipotong sampai Rp 500 Ribu

Joko Santoso, Kepala Desa Desa Jaten Kecamatan Selogiri membenarkan perihal kecelakaan air dan mengakibatkan bocah kembar tersebut meninggal dunia. Diduga, kedua saudara kembar itu terpeleset di saluran irigasi.

Kades menuturkan kedua korban ditemukan dalam kondisi sudah menunggal dunia. Setelah itu, jenazah dibawa ke rumah sakit guna dilakukan pemeriksaan dan tidak ditemukan tanda penganiayaan. Setelah itu korban diserahkan kepada pihak keluarga.

WONOGIRI, RADARJEMBER.ID – Nasib naas dialami oleh bocah kembar asal Kecamatan Selogiri, Vk (11) dan Vn (11). Keduanya meninggal dunia usai mengalami kecelakaan air di saluran irigasi yang ada di di Dusun Pulosari, Senin (13/6).

BACA JUGA : Tiga Tahun Gaji Karyawan PT Indah Plywood Dipotong sampai Rp 500 Ribu

Joko Santoso, Kepala Desa Desa Jaten Kecamatan Selogiri membenarkan perihal kecelakaan air dan mengakibatkan bocah kembar tersebut meninggal dunia. Diduga, kedua saudara kembar itu terpeleset di saluran irigasi.

Kades menuturkan kedua korban ditemukan dalam kondisi sudah menunggal dunia. Setelah itu, jenazah dibawa ke rumah sakit guna dilakukan pemeriksaan dan tidak ditemukan tanda penganiayaan. Setelah itu korban diserahkan kepada pihak keluarga.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/