alexametrics
22.3 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

51 Wartawan Ikuti UKW Jawa Pos

Mobile_AP_Rectangle 1

SURABAYA, RADARJEMBER.ID- Jawa Pos menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Dewan Pers menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-41 dan 42. Acara berlangsung mulai Senin (13/6) hingga Kamis (16/6) di Pena Room, Jalan Ahmad Yani No 88 Surabaya.

BACA JUGA : Tegakkan Kehormatan Profesi Wartawan, Jawa Pos Gandeng PWI Jatim Gelar UKW

Lutfil Hakim, Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim berpesan kepada seluruh wartawan untuk tetap menjaga profesionalitas di lapangan. ”UKW ini untuk memastikan tiap wartawan sebagai profesi terjaga. Bukan sekedar wartawan dan cuma bisa mendatangi narasumber, lalu menulis berita, tapi keabsahannya dipertanyakan,” kata Lutfil Hakim.

- Advertisement -

SURABAYA, RADARJEMBER.ID- Jawa Pos menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Dewan Pers menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-41 dan 42. Acara berlangsung mulai Senin (13/6) hingga Kamis (16/6) di Pena Room, Jalan Ahmad Yani No 88 Surabaya.

BACA JUGA : Tegakkan Kehormatan Profesi Wartawan, Jawa Pos Gandeng PWI Jatim Gelar UKW

Lutfil Hakim, Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim berpesan kepada seluruh wartawan untuk tetap menjaga profesionalitas di lapangan. ”UKW ini untuk memastikan tiap wartawan sebagai profesi terjaga. Bukan sekedar wartawan dan cuma bisa mendatangi narasumber, lalu menulis berita, tapi keabsahannya dipertanyakan,” kata Lutfil Hakim.

SURABAYA, RADARJEMBER.ID- Jawa Pos menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Dewan Pers menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-41 dan 42. Acara berlangsung mulai Senin (13/6) hingga Kamis (16/6) di Pena Room, Jalan Ahmad Yani No 88 Surabaya.

BACA JUGA : Tegakkan Kehormatan Profesi Wartawan, Jawa Pos Gandeng PWI Jatim Gelar UKW

Lutfil Hakim, Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim berpesan kepada seluruh wartawan untuk tetap menjaga profesionalitas di lapangan. ”UKW ini untuk memastikan tiap wartawan sebagai profesi terjaga. Bukan sekedar wartawan dan cuma bisa mendatangi narasumber, lalu menulis berita, tapi keabsahannya dipertanyakan,” kata Lutfil Hakim.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/