alexametrics
29.1 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Triple Shock! Harga Solar, Pertalite, Gas Elpiji dan Listrik Akan Naik

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Sejak terjadinya perang antar dua kubu, lonjakan minyak dunia seakan akan menjadi hantaman dahsyat untuk dunia, khususnya Indonesia yang merupakan Negara pengimpor minyak.

Hal ini sudah terjadi adanya harga minyak dunia terus melonjak di atas US$ 100 per barel sejak serangan Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022 lalu. Bahkan, harga minyak jenis Brent sempat nyaris menyentuh US$ 128 per barel pada 8 Maret 2022 lalu. Tentu hal ini juga berimbas pada harga minyak mentah di Indonesia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyebut, ICP pada Maret mencapai US$ 98,4 per barel. ICP ini jauh di atas asumsi APBN yang hanya mengasumsikan sebesar US$ 63 per barel.

Dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI, Arifin menyebut dalam jangka pendek, pemerintah berencana untuk melakukan penyesuaian formula Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi tabung 3 kg, menerapkan penyesuaian tarif listrik untuk golongan pelanggan non subsidi (tarif adjustment), serta dalam jangka menengah akan melakukan penyesuaian harga jual eceran LPG dan juga bensin Pertalite (RON 90) dan Solar.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Untuk menjaga ketersediaan LPG dan mengurangi impor, dalam jangka pendek, akan dilakukan peningkatan pengawasan pendistribusian LPG 3 kg tepat sasaran, kerja sama dengan Pemerintah Daerah dan aparat penegak hukum, dan melakukan uji coba,” tuturnya pada saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI.

Selain itu juga kenaikan harga listrik yang ikut berimbas, Sebelumnya, Kementerian ESDM mencatat bahwa tarif listrik di Indonesia merupakan yang termurah di Asia Tenggara. “Kami pastikan tarif listrik di Indonesia masih tergolong murah dibandingkan negara-negara lain di regional ASEAN,” ujar Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi dan Kerjasama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, Rabu (6/4/2022).

karena hal ini masyarakat berharap kepada pemerintah untuk mengupayakan penyesuaian terhadap harga pokok kebutuhan sehari-hari.

Penulis: Winda (mg)
Source: Berbagai Sumber

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Sejak terjadinya perang antar dua kubu, lonjakan minyak dunia seakan akan menjadi hantaman dahsyat untuk dunia, khususnya Indonesia yang merupakan Negara pengimpor minyak.

Hal ini sudah terjadi adanya harga minyak dunia terus melonjak di atas US$ 100 per barel sejak serangan Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022 lalu. Bahkan, harga minyak jenis Brent sempat nyaris menyentuh US$ 128 per barel pada 8 Maret 2022 lalu. Tentu hal ini juga berimbas pada harga minyak mentah di Indonesia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyebut, ICP pada Maret mencapai US$ 98,4 per barel. ICP ini jauh di atas asumsi APBN yang hanya mengasumsikan sebesar US$ 63 per barel.

Dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI, Arifin menyebut dalam jangka pendek, pemerintah berencana untuk melakukan penyesuaian formula Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi tabung 3 kg, menerapkan penyesuaian tarif listrik untuk golongan pelanggan non subsidi (tarif adjustment), serta dalam jangka menengah akan melakukan penyesuaian harga jual eceran LPG dan juga bensin Pertalite (RON 90) dan Solar.

“Untuk menjaga ketersediaan LPG dan mengurangi impor, dalam jangka pendek, akan dilakukan peningkatan pengawasan pendistribusian LPG 3 kg tepat sasaran, kerja sama dengan Pemerintah Daerah dan aparat penegak hukum, dan melakukan uji coba,” tuturnya pada saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI.

Selain itu juga kenaikan harga listrik yang ikut berimbas, Sebelumnya, Kementerian ESDM mencatat bahwa tarif listrik di Indonesia merupakan yang termurah di Asia Tenggara. “Kami pastikan tarif listrik di Indonesia masih tergolong murah dibandingkan negara-negara lain di regional ASEAN,” ujar Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi dan Kerjasama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, Rabu (6/4/2022).

karena hal ini masyarakat berharap kepada pemerintah untuk mengupayakan penyesuaian terhadap harga pokok kebutuhan sehari-hari.

Penulis: Winda (mg)
Source: Berbagai Sumber

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Sejak terjadinya perang antar dua kubu, lonjakan minyak dunia seakan akan menjadi hantaman dahsyat untuk dunia, khususnya Indonesia yang merupakan Negara pengimpor minyak.

Hal ini sudah terjadi adanya harga minyak dunia terus melonjak di atas US$ 100 per barel sejak serangan Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022 lalu. Bahkan, harga minyak jenis Brent sempat nyaris menyentuh US$ 128 per barel pada 8 Maret 2022 lalu. Tentu hal ini juga berimbas pada harga minyak mentah di Indonesia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyebut, ICP pada Maret mencapai US$ 98,4 per barel. ICP ini jauh di atas asumsi APBN yang hanya mengasumsikan sebesar US$ 63 per barel.

Dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI, Arifin menyebut dalam jangka pendek, pemerintah berencana untuk melakukan penyesuaian formula Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi tabung 3 kg, menerapkan penyesuaian tarif listrik untuk golongan pelanggan non subsidi (tarif adjustment), serta dalam jangka menengah akan melakukan penyesuaian harga jual eceran LPG dan juga bensin Pertalite (RON 90) dan Solar.

“Untuk menjaga ketersediaan LPG dan mengurangi impor, dalam jangka pendek, akan dilakukan peningkatan pengawasan pendistribusian LPG 3 kg tepat sasaran, kerja sama dengan Pemerintah Daerah dan aparat penegak hukum, dan melakukan uji coba,” tuturnya pada saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI.

Selain itu juga kenaikan harga listrik yang ikut berimbas, Sebelumnya, Kementerian ESDM mencatat bahwa tarif listrik di Indonesia merupakan yang termurah di Asia Tenggara. “Kami pastikan tarif listrik di Indonesia masih tergolong murah dibandingkan negara-negara lain di regional ASEAN,” ujar Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi dan Kerjasama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, Rabu (6/4/2022).

karena hal ini masyarakat berharap kepada pemerintah untuk mengupayakan penyesuaian terhadap harga pokok kebutuhan sehari-hari.

Penulis: Winda (mg)
Source: Berbagai Sumber

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/