alexametrics
23.7 C
Jember
Saturday, 24 September 2022

Jokowi Ingatkan Lagi Kapolri Ungkap Tuntas Kasus Brigadir J

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan agar kasus pembunuhan Brigadir J diusut tuntas dan diungkap secara terbuka dan transparan. Pernyataan terbaru terkait kasus pembunuhan Brigadir Joshua itu disampaikan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jumat (12/8).

BACA JUGA : Gerinda Sepakat Calonkan Prabowo Capres 2024

Jokowi menyatakan, secara prinsip, dirinya tetap memerintahkan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengungkap kasus pembunuhan Brigadir Joshua secara terbuka dan transparan. “Ya, tanyakan ke Kapolri,” ujar Jokowi, seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group) Sabtu (13/8).

Mobile_AP_Rectangle 2

Jokowi juga mengaku sudah menitipkan pesan kepada Polri agar jangan sampai menutup-nutupi peristiwa Jumat beradarah di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo. Termasuk langkah Polri yang sudah menetapkan Irjen Ferdy Sambo tersangka pembunuh Brigadir Joshua.

Presiden juga menekankan perintahnya sebelum-sebelumnya yang sudah disampaikan. “Saya sudah keseringan menyampaikan itu. Tanyakan ke Kapolri. Kan, sudah jelas semuanya,” tegas mantan Wali Kota Solo itu. Apalagi kasus  kematian Brigadir J ini, menarik perhatian semua orang dan mereka menanti kejelasan

Sementara, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pernyataan terbaru kasus pembunuhan Brigadir Joshua melalui akun Instagramnya. Menurut Sigit, pengungkapan kasus pembunuhan Brigadir Joshua ini tidak lepas dari peran dan dukungan masyarakat.Selain itu, juga kerja keras anggota polisi yang menangani kasus tersebut.

“Alhamdulillah berkat doa dan dukungan dari masyarakat serta seluruh anggota Polri, kami dapat bekerja maksimal dalam pengungkapan peristiwa penembakan di Duren Tiga menjadi terang benderang,” tulis Sigit.Ia menekankan bahwa pengungkapan kasus ini mengedepankan scientific investigation dengan melibatkan banyak pihak.

Di antaranya Kedokteran Forensik, Balistik Forensik, Digital Forensik, Biometric Identification serta berbagai tindakan lain yang bersifat ilmiah. “Serta melibatkan pihak eksternal dari Komnas HAM dan Kompolnas untuk menjamin transparansi penyidikan,” ujar Sigit. Dia akan menindak seluruh polisi yang diduga melakukan pelanggaran kode etik dalam penanganan kasus tersebut.

Ia memastikan memproses hukum siapapun yang terbukti melakukan tindak pidana.“Kami juga melakukan pemeriksaan Kode Etik bila di temukan unsur pidana akan diproses sesuai peraturan perundang-undangan berlaku,” tegas Sigit.Terakhir, Kapolri menegaskan untuk mengusut tuntas kasus pembunuhan Brigadir Joshua ini secara akuntabel, jujur dan transparan.(*)

 

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Dokumen Setpres

Sumber Berita:jawapos.com

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan agar kasus pembunuhan Brigadir J diusut tuntas dan diungkap secara terbuka dan transparan. Pernyataan terbaru terkait kasus pembunuhan Brigadir Joshua itu disampaikan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jumat (12/8).

BACA JUGA : Gerinda Sepakat Calonkan Prabowo Capres 2024

Jokowi menyatakan, secara prinsip, dirinya tetap memerintahkan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengungkap kasus pembunuhan Brigadir Joshua secara terbuka dan transparan. “Ya, tanyakan ke Kapolri,” ujar Jokowi, seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group) Sabtu (13/8).

Jokowi juga mengaku sudah menitipkan pesan kepada Polri agar jangan sampai menutup-nutupi peristiwa Jumat beradarah di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo. Termasuk langkah Polri yang sudah menetapkan Irjen Ferdy Sambo tersangka pembunuh Brigadir Joshua.

Presiden juga menekankan perintahnya sebelum-sebelumnya yang sudah disampaikan. “Saya sudah keseringan menyampaikan itu. Tanyakan ke Kapolri. Kan, sudah jelas semuanya,” tegas mantan Wali Kota Solo itu. Apalagi kasus  kematian Brigadir J ini, menarik perhatian semua orang dan mereka menanti kejelasan

Sementara, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pernyataan terbaru kasus pembunuhan Brigadir Joshua melalui akun Instagramnya. Menurut Sigit, pengungkapan kasus pembunuhan Brigadir Joshua ini tidak lepas dari peran dan dukungan masyarakat.Selain itu, juga kerja keras anggota polisi yang menangani kasus tersebut.

“Alhamdulillah berkat doa dan dukungan dari masyarakat serta seluruh anggota Polri, kami dapat bekerja maksimal dalam pengungkapan peristiwa penembakan di Duren Tiga menjadi terang benderang,” tulis Sigit.Ia menekankan bahwa pengungkapan kasus ini mengedepankan scientific investigation dengan melibatkan banyak pihak.

Di antaranya Kedokteran Forensik, Balistik Forensik, Digital Forensik, Biometric Identification serta berbagai tindakan lain yang bersifat ilmiah. “Serta melibatkan pihak eksternal dari Komnas HAM dan Kompolnas untuk menjamin transparansi penyidikan,” ujar Sigit. Dia akan menindak seluruh polisi yang diduga melakukan pelanggaran kode etik dalam penanganan kasus tersebut.

Ia memastikan memproses hukum siapapun yang terbukti melakukan tindak pidana.“Kami juga melakukan pemeriksaan Kode Etik bila di temukan unsur pidana akan diproses sesuai peraturan perundang-undangan berlaku,” tegas Sigit.Terakhir, Kapolri menegaskan untuk mengusut tuntas kasus pembunuhan Brigadir Joshua ini secara akuntabel, jujur dan transparan.(*)

 

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Dokumen Setpres

Sumber Berita:jawapos.com

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan agar kasus pembunuhan Brigadir J diusut tuntas dan diungkap secara terbuka dan transparan. Pernyataan terbaru terkait kasus pembunuhan Brigadir Joshua itu disampaikan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jumat (12/8).

BACA JUGA : Gerinda Sepakat Calonkan Prabowo Capres 2024

Jokowi menyatakan, secara prinsip, dirinya tetap memerintahkan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengungkap kasus pembunuhan Brigadir Joshua secara terbuka dan transparan. “Ya, tanyakan ke Kapolri,” ujar Jokowi, seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group) Sabtu (13/8).

Jokowi juga mengaku sudah menitipkan pesan kepada Polri agar jangan sampai menutup-nutupi peristiwa Jumat beradarah di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo. Termasuk langkah Polri yang sudah menetapkan Irjen Ferdy Sambo tersangka pembunuh Brigadir Joshua.

Presiden juga menekankan perintahnya sebelum-sebelumnya yang sudah disampaikan. “Saya sudah keseringan menyampaikan itu. Tanyakan ke Kapolri. Kan, sudah jelas semuanya,” tegas mantan Wali Kota Solo itu. Apalagi kasus  kematian Brigadir J ini, menarik perhatian semua orang dan mereka menanti kejelasan

Sementara, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pernyataan terbaru kasus pembunuhan Brigadir Joshua melalui akun Instagramnya. Menurut Sigit, pengungkapan kasus pembunuhan Brigadir Joshua ini tidak lepas dari peran dan dukungan masyarakat.Selain itu, juga kerja keras anggota polisi yang menangani kasus tersebut.

“Alhamdulillah berkat doa dan dukungan dari masyarakat serta seluruh anggota Polri, kami dapat bekerja maksimal dalam pengungkapan peristiwa penembakan di Duren Tiga menjadi terang benderang,” tulis Sigit.Ia menekankan bahwa pengungkapan kasus ini mengedepankan scientific investigation dengan melibatkan banyak pihak.

Di antaranya Kedokteran Forensik, Balistik Forensik, Digital Forensik, Biometric Identification serta berbagai tindakan lain yang bersifat ilmiah. “Serta melibatkan pihak eksternal dari Komnas HAM dan Kompolnas untuk menjamin transparansi penyidikan,” ujar Sigit. Dia akan menindak seluruh polisi yang diduga melakukan pelanggaran kode etik dalam penanganan kasus tersebut.

Ia memastikan memproses hukum siapapun yang terbukti melakukan tindak pidana.“Kami juga melakukan pemeriksaan Kode Etik bila di temukan unsur pidana akan diproses sesuai peraturan perundang-undangan berlaku,” tegas Sigit.Terakhir, Kapolri menegaskan untuk mengusut tuntas kasus pembunuhan Brigadir Joshua ini secara akuntabel, jujur dan transparan.(*)

 

Editor:Winardyasto HariKirono

Foto:Dokumen Setpres

Sumber Berita:jawapos.com

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/